Rekap Tanya Jawab Syari’ah (69)

Rekap Tanya Jawab Syari’ah~Tjs(69)
         rumahdakwah.id

01. Klw suami istri itu klw idul fitri yng harus d kunjungi orng tua laki” dlu apa orngtua prempuan?

Jawab

Mana yang lebih mudah dijangkau atau lebih dekat tempatnya saja yg didahulukan, tidak mesti harus orangtua laki2 duluan atau harus orangtua dari pihak perempuan duluan. Insyaallah ini bukan masalah yg besar.

©Ustadz Arifuddin

02. Pertanyaan sy, waktu tahun lalu saya sedang masa nifas bertepatan dgn bulan ramadhan dan full tidak puasa dan tdk membayar fidiah juga krn saya berniat setelah 8 bln menyusui saya akan mengganti puasa sy yg lalu, nah setelah saya coba 1 hari puasa allahamdulillah seminggunya saya hamil lagi padahal bayi saya masih 8 bln, nah ini bagaimana ya, apakah fidiah yg tdk saya bayar tahun lalu menjadi dosa krn mkn sampai memasuki ramadha tahun ini saya gk bs mengganti puasa sy yg lalu, mohon solusinya jzk uatad/ustazah.

Jawab: kondisi kehamilan yang rapat sebagaimana yg disebutkan oleh sebagian ulama sebagai faktor yang dapat membuat membayar fidyah lebih baik daripada mengganti puasa atau qadhaa’. Jadi bila kehamilan rapat sampai 2 atau 3 kali atau lebih maka hendaklah membayar fidyah saja.

©Ustadz Arifuddin

03. Assalamu’alaikum.
Mau tanya begini :
ada akhwat, sblm dia nikah calon suami nya meminta akhwat tersebut untuk kluar dri pkerjaannya. Calon suaminy itu ingin agar istrinya nnti hanya mngurus rumah tangga, full. Tapi d lain sisi akhwat tersebut bsa d blng tulang punggung kluarga. Ayah si akhwat sdh tdk ada, smntara ibunya sdh tua. Akhwat itu mempunyai adik yg masih pda sekolah, ada sktr 5 org. Mnrt ust gmn? Apakah akhwat tsb tetap bkrja atau memilih kluar? Nnti nasib kluarga akhwat tersebut gimana jika tdk ada pemasukan d kluarganya? Smntara itu kluarga akhwat trsebut krg mampu.

Jawab

Dalam kondisi sebagaimana disebutkan menurut saya hendaklah si suami memahami kondisi keluarga istrinya tersebut. Apalagi ibu sang istri masih ada dan wajib dibantu. Suami harus menjamin bisa mengganti posisi istrinya dalam hal memberi maisyah pada keluarga istrinya bila ia memerintahkan sang istri keluar dari pekerjaannya. Tidak boleh karena ia meminta istrinya keluar dari pekerjaan dengan konsekwensi menelantarkan keluarga yg dihidupinya kecuali sang suami bisa menggantikan posisi istri dalam hal ini.

Atau suami tadi bisa mencarikan jalan keluar bagi keluarga istrinya tersebut.

©Ustadz Arifuddin

04. Pertanyaan sy, waktu tahun lalu saya sedang masa nifas bertepatan dgn bulan ramadhan dan full tidak puasa dan tdk membayar fidiah juga krn saya berniat setelah 8 bln menyusui saya akan mengganti puasa sy yg lalu, nah setelah saya coba 1 hari puasa allahamdulillah seminggunya saya hamil lagi padahal bayi saya masih 8 bln, nah ini bagaimana ya, apakah fidiah yg tdk saya bayar tahun lalu menjadi dosa krn mkn sampai memasuki ramadha tahun ini saya gk bs mengganti puasa sy yg lalu, mohon solusinya jzk uatad/ustazah.

Jawab
Kondisi kehamilan yang rapat sebagaimana yg disebutkan oleh sebagian ulama sebagai faktor yang dapat membuat membayar fidyah lebih baik daripada mengganti puasa atau qadhaa’. Jadi bila kehamilan rapat sampai 2 atau 3 kali atau lebih maka hendaklah membayar fidyah saja.
Kalaupun masih ada hutang fidyah tahun sebelumnya maka segera saja dibayar fidyahnya.

©Ustadz Arifuddin

05. Assalamu’alaykum ustadz/ah. Bolehkan sholat sambil menangis? Syukron

Jawab
Shalat sambil menangis: bila dalam keadaan menangis memulai sholat selama tidak meraung-raung yg mengganggu sah nya sholat. Demikian pula bila ditengah sholat menangis karena membaca ayat adzab misalnya maka tetap sah sholatnya selama tangisannya tidak bercampur dengan tindakan yg dapat merusak sholat seperti memukul mukul badan atau meraung2 yang tidak biasa.

©Ustadz Arifuddin

06. Assalamu’alaikum
Bagaimnakah cara yg benar dlm membayar zakat harta yg langsung kpd yg menerima? Apakah perlu ijab kabul atau niat dihati saja?

Jawab
Bismillah…
Membayar zakat adalah amal ibadah. Oleh sebab itu disyaratkan niat karena ia adalah ibadah serta membedakannya dengan pengeluaran harta lainnya. Namun tidak disyaratkan ijab kabul.

©Ustadz Arifuddin

07. 1.Ahsan sih kalo ada perempuan melamar?
2. pernah kemasukan setan atau jin. Pas kemasukan nya di ruqyah mandiri oleh klrga dibaca ayat suci al quran. Apkh hrs di ruqyah oleh peruqyah?

Jawab
Perempuan boleh melamar walaupun secara adat kebiasaan kita di tanah air kurang dikenal. Dalilnya karena pernah seorang sahabiyat datang dan menawarkan dirinya pada Rasulullah. Walaupun secara syariah boleh tapi dalam prakteknya hendaknya dilakukan dengan se baik mungkin dan tidak menimbulkan salah persepsi. Perhatikan juga tingkat  pengenalan komunitas dimana kita berada terhadap syariah bila memang hendak dilakukan.

©Ustadz Arifuddin

===============================
©Muwajjih Rumah Dakwah Indonesia
                  Tim P n k
===============================

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *