Istri Yang Tidak Pernah Keluar Rumah

Notulensi Kajian Akhwat Rumah Dakwah Indonesia

~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~

Hari : Selasa, 09 Agustus 2016

Grup : Kajian Akhwat RDI

Muwajjih : Ustadz Hizbullah Ali

Tema : “Istri yang tidak pernah keluar rumah”

Moderator : Mba Sugi

Notulen   : Achie

MUQADIMAH

————————

بسم الله الر حمن الر حيم

السلام عليكم ورحمة الله وبركاته

إِنّ الْحَمْدَ ِللهِ نَحْمَدُهُ وَنَسْتَعِيْنُهُ وَنَسْتَغْفِرُهُ

وَنَعُوْذُ بِاللهِ مِنْ شُرُوْرِ أَنْفُسِنَا و مِنْ َسَيّئَاتِ أَعْمَالِنَا

مَنْ يَهْدِهِ اللهُ فَلاَ مُضِلّ لَهُ وَمَنْ يُضْلِلْ فَلاَ هَادِيَ لَهُ

Puji syukur kehadirat Allah SWT yang masih memberikan kita nikmat iman, islam dan Al Qur’an semoga kita selalu istiqomah sebagai shohibul qur’an dan ahlul Qur’an dan dikumpulkan sebagai keluarga Al Qur’an di JannahNya..

Shalawat beriring salam selalu kita hadiahkan kepada uswah hasanah kita, pejuang peradaban Islam, Al Qur’an berjalan, kekasih Allah SWT yakninya nabi besar Muhammad SAW, pada keluarga dan para sahabat nya semoga kita mendapatkan syafaat beliau di hari akhir nanti. Insyaallah..

Aamiin

========================

Materi :

————-

ISTRI YANG TIDAK PERNAH KELUAR RUMAH

Kamal bin Hummam dalam Fath al-Qadir berfatwa bahwa, bila istri bermaksud menuntut hak atau memenuhi kewajiban terhadap orang lain, seperti merawat orang sakit atau pun memandikan mayat, maka dia diperbolehkan keluar, baik dengan izin suaminya maupun tidak. Menurutnya, hal-hal seperti itu tergolong fardhu kifayah (kewajiban kolektif) yang tidak dapat dibatalkan oleh larangan suami. Karena itu, keluar rumah lantaran memenuhi kewajiban kolektif itu dapat dibenarkan menurut syari’at.

Jadi, bila dalam rangka memenuhi kewajiban (baik fardhu ‘ain maupun fardhu kifayah), maka seorang istri boleh keluar rumah tanpa izin suami.

〰〰〰

sahabatku yang dirahmati Allah,

sedikit paparan di atas mungkin akan terasa aneh, karena satu waktu mungkin pernah ada salah seorang ustadz maupum ustadzah menyampaikan riwayat berikut,

Dari Anas bin Malik (ia berkata): “Bahwa seorang suami pernah keluar (rumah) dan ia perintahkan istrinya agar tidak keluar dari rumahnya. Dan bapak dari si istri itu tinggal di bawah rumah sedangkan ia tinggal di atasnya. Lalu sakitlah bapaknya, lalu dia mengirim utusan kepada Nabi صلى الله عليه وسلم menerangkan keadaannya (ia dilarang keluar rumah oleh suaminya sedangkan bapaknya saat ini sedang sakit)”.

Bersabda Nabi صلى الله عليه وسلم, “Taatilah perintah suamimu” Lalu matilah bapaknya, ia pun mengirim utusan kembali menerangkan keadaannya (ia dilarang keluar rumah oleh suaminya sedangkan bapaknya saat ini telah wafat).

Bersabda Nabi صلى الله عليه وسلم, “Taatilah perintah suamimu” Lalu Nabi صلى الله عليه وسلم mengirimkan utusan kepadanya (menyampaikan sabda beliau), “Sesungguhnya Allah telah mengampuni bapaknya karena ketaatannya kepada suaminya”

ternyata riwayat tersebut adalah riwayat yang DHOIF. Diriwayatkan oleh Imam ath-Thabany dalam kitabnya Mu’jam al-Ausath yang di sanadnya ada seorang rowi dhoif bernama Ishmah bin Mutawakkil sebagaimana dikatakan oleh al-Imam Al Haitsami di kitabnya, al-Majmauz Zawaa’id (4/313). Dan syaikhul Imam al-Albani telah melemahkan hadits di atas dalam Irwaul Ghalil (no 2014), karena kelemahan Ishmah bin Mutawakkil dan gurunya, yaitu Zaafir bin Sulaiman.

(dikutip dari kitab Hadits-Hadits Dhoif dan Maudhu’ karya Ustadz Abdul Hakim Abdat, penerbit Darul Qolam)

〰〰〰

jadi, dari uraian di atas bisa kita ambil satu kesimpulan bolehnya wanita keluar rumah, bila dalam rangka memenuhi kewajiban (baik fardhu ‘ain maupun fardhu kifayah) baik dengan izin suami maupun tanpa izm suami.

dengan syarat ia mampu menjaga kehormatan dirinya, dan ia tidak berlama-lama saat diluar rumah, ia bersegera kembali ke rumah jika urusannya telah terselesaikan.

Demikian paparan singkat untuk kali ini, silahkan bilamana ada hal yang ingin didiskusikan .

〰〰〰〰〰〰〰〰〰〰

REKAP TANYA-JAWAB

—————————————

1. Nadia_G20_Medan

Berarti singkatnya seorang Wanita boleh keluar rumah dalam rangka menjenguk Ibu Bapaknya yang sedang sakit tanpa izin terlebih dahulu kepada Suaminya?

Bagaimana dengan mengunjungi kedua ibu bapaknya atau saudara-saudaranya?

Bolehkah?

↠ pertanyaan yang bagus

sebelum lebih lanjut, ana akan kilas balik dulu

yang terbaik dan yang terutama, seorang wanita yang telah memiliki suami, ketika ia akan menengok orang tua/saudaranya meminta izinlah dengan suami, karena suami mesti memiliki pandangan, dan jika caranya pas tentu izin dengan mudah akan didapatkan, dan bisa saja suami akan ikut mendampingi untuk berkunjung/menengok keadaan mereka

perhatikan juga pengertian dari fardhu ‘ain dan fardhu kifayah

apakah benar-benar karena salah satu dari dua alasan tersebut mesti melanggar ucapan suami

jadi, kembali kepada poin pertanyaan di atas, jawabannya adalah boleh, tapi yang terbaik adalah seperti penjabaran ana di atas.

┅┅┅┅┅┅┅┅┅┅┅┅┅┅┅┅┅┅┅┅┅

2. Ummu Nadhif

Kalau ada seorang istri yg terlanjur mengamalkan hadist dhoif tadi karena menurutnya itu shohih bagaimana ustadz..

Di grup pesantren anaknya pernah diposting hal itu…

↠ yang lalu tidak masalah, selanjutnya amalkan hadits yang shahih

┅┅┅┅┅┅┅┅┅┅┅┅┅┅┅┅┅┅┅┅┅

3. Elvi_G18 –

gmn tanggapan ustadz kalo perempuan ikut aksi dan demonstrasi?

↠ apa yang diharapkan dari hal ini, demonstrasi tidak menghasilkan apa pun, lebih baik aksi tersebut diganti dengan hal yang bermanfaat, misal dengan mengadakan dialog, membuat artikel untuk dikirimkan ke redaksi koran, dan hal lain yang jauh lebih bermanfaat.

Tanggapan Elvi_G18 :

jika tulisan tdk ditanggapi n sesuatu tu sudah gk bisa didiskusikan lagi. Cth ny dg penguasa.

Seperti presiden soeharto bisa turun karna di demo mahasiswa.

Jadi gimana menurut ustad?

↠ do’a adalah yang terbaik, Allah akan berikan jalan terbaik,

مَنْ رَأَى مِنْ أَمِيرِهِ شَيْئًا يَكْرَهُهُ فَلْيَصْبِرْ عَلَيْهِ ، فَإِنَّهُ مَنْ فَارَقَ الْجَمَاعَةَ شِبْرًا فَمَاتَ ، إِلاَّ مَاتَ مِيتَةً جَاهِلِيَّةً

“Barang siapa yang melihat pada pemimpinnya suatu perkara (yang dia benci), maka hendaknya dia bersabar, karena sesungguhnya barangsiapa yang memisahkan diri dari jama’ah satu jengkal saja kemudian dia mati,maka dia mati dalam keadaan jahiliyyah” (HR. Bukhari)

demo itu adalah sebuah kepentingan yang disetir dengan memanfaatkan power massa … yang diuntungkan hanya sedikit orang, tapu banyak kerugian yang diderita oleh orang lain ????

jika dikaitkan dengan masa keruntuhan rezim soeharto, apakah masa sekarang jauh lebih baik, jawabannya akan bias, tergantung di sisi mana kita berada ????

ada pro kontra … jadi demo bukan solusi terbaik, apalagi demo yang ditujukan untuk melawan pemerintah (ulil amri)

┅┅┅┅┅┅┅┅┅┅┅┅┅┅┅┅┅┅┅┅┅

4. Septi savitri

Bismillah.

‘Afwan ustadz, mau bertanya. Apakah seorang istri diperbolehkan bekerja diluar rumah meskipun dg ridho suami? Karna ada ustadz yg tidak memperbolehkan hal tsb krna dikhwatirkan akan trjadinya ikhtilat.

↠ jika telah ada izin dari suami, artinya tiket first class udah didapat, tinggal menjaga kehormatan diri saja selama berada di tempat kerja, serta jangan sampai melupakan tugas utama seorang ibu, yaitu menjadi madrasah bagi anak-anaknya.

┅┅┅┅┅┅┅┅┅┅┅┅┅┅┅┅┅┅┅┅┅

5. Ning Supriyani

Wanita kluar rumah dengan mahrom itu yang gimana?

↠wanita yang keluar dengan mahramnya sudah tentu itu adalah pilihan terbaik, karena ia berada ditangan yang tepat, dan ana yakin tidak perlu menjelaskan siapa saja mahram bagi seorang wanita, karena pasti di sini sudah mengetahuinya.

┅┅┅┅┅┅┅┅┅┅┅┅┅┅┅┅┅┅┅┅┅

6. Yasmirah_G03

saya ijin bertanya:

1) Apakah gaji/uang istri yg diperolehnya dari bekerja itu uang suami juga? Karna ada ustad yg bilang bahwa uang istri yg diperolehnya dari bekerja adalah hak istri, bukan hak suami, kecuali istri ikhlas memberikan uangnya utk memenuhi kebutuhan hdp bersama.

↠uang yang didapat istri dari hasil bekerja (dengan seizin suami) adalah milik istri sepenuhnya, istri bebas menggunakan uang tersebut, baik untuk keperluan dirinya, maupun untuk membantu memutar roda rumah tangga, atau pun diperuntukan untuk suami.

2) Bagaimana hukumnya jika seorang istri sebagai wanita karir yg pergi pagi pulang malam? Suami ijin. Tapi apakah istri tersebut berdosa? Karna anak diasuh oleh pengasuhnya. Rumah diurus oleh pembantunya.

Terima kasih bnyk ustadz.

↠jika suami dan anaknya merasa kurang dengan rasa kasih sayang yang diberikan oleh seorang istri sekaligus ibu bagi anak-anaknya, walau ada pembantu yang dikhususkan untuk merawat mereka, wanita tersebut berdosa.

┅┅┅┅┅┅┅┅┅┅┅┅┅┅┅┅┅┅┅┅┅

7. Wahyuni_G17_

Bila takutnya suami atau keluarga hanya dapat ‘sisa’ perhatian dari profesinya itu. Jadi sebaiknya bagaimana ustadz? Sedangkan banyak perempuan lain yg bilang kalau sayang ijazahnya tdk dipakai untuk bekerja.

↠ kembali kepada kodrat seorang wanita, bahwa ia adalah madrasah bagi anak-anaknya, jika ia mampu bagi waktunya dengan baik, antara bekerja dan anak-anak, silahkan.

┅┅┅┅┅┅┅┅┅┅┅┅┅┅┅┅┅┅┅┅┅

8. Hani

Kalau seorang istri bekerja dan harus melakukan perjalanan dinas dengan seorang teman laki-laki kantor dalam 1 mobil,  dan istri tersebut sudah dapat izin dari suami bgmn ustadz?

↠ lebih baik perjalanan dinas tersebut dibatalkan.

┅┅┅┅┅┅┅┅┅┅┅┅┅┅┅┅┅┅┅┅┅

9.Vivi_G02

Bismillah

Afwan ustadz mau bertanya

Jika seorang suami bkerja di luar kota dan istri berada di rumah seorang diri

Jika si istri ingin keluar rumah tapi suaminya tidak ada dirumah itu bagaimana?

↠ minta izin via telp

┅┅┅┅┅┅┅┅┅┅┅┅┅┅┅┅┅┅┅┅┅

10. Isti_G16

Kalo istri di suruh pulang ke rumah orang tuanya sedangkan suami tidak mengizinkan. manakah yg lebih didahulukan orang tua ataukah suami karena ridho orang tua adalah ridho Alloh juga dan surganya istri juga terletak pada suami.

↠ opsi terbaik, jika punya penghasilan sendiri, dan orang tua sakitnya tidak terlalu parah, kirimkan uang pada mereka, untuk membayar seseorang sebagai pengganti seorang anak yang tidak bisa datang untuk merawat orang tuanya

jika, dalam kondisi yang kritis, jelaskan dengan baik dengan suami, jika perlu minta temani dia untuk menjenguk, atau minta izin untuk bawa orang tua menginap di rumah.

┅┅┅┅┅┅┅┅┅┅┅┅┅┅┅┅┅┅┅┅┅

11. Indi Wailissa

Afwan ustat ana mau tanya , bgaimana kalau seorang istri yg berada diluar rumah lebih daripada dua minggu (dlam hal ini sdah ada izin dari suami) namun karna lamanya perginya itu suami meminta agar segera kembali namun sang istri masih mengulur waktu krna alasan pekerjaan , itu bgaimana pandangnnya dalam islam ustat ??

↠ jika dengan mengulur waktu tadi membuat suaminya menjadi marah, maka istri tadi menjadi berdosa atas suaminya

“Tidaklah seorang istri menyakiti suaminya di dunia, melainkan istri suami tersebut yang berasal dari kaum bidadari akan berkata: “Jangan sakiti dia! Semoga Allah mencelakakanmu, sebab dia berada bersamamu hanya seperti orang asing yang akan meninggalakanmu untuk menemui kami” (HR. Tirmidzi dan Ahmad)

┅┅┅┅┅┅┅┅┅┅┅┅┅┅┅┅┅┅┅┅┅

12. Nuri-G20

ustad jika ada seorang wanita yang jadi tulang punggung keluarga, dia tetap bkrja walaupun suami melarang. itu gimana ya ustad? org tua wanita ini sdh tua, dan adik2 ny masih kecil2.

↠ sebelum menikah, semestinya hal ini sudah dibicarakan dengan suami

jika ia haruskan istrinya berhenti bekerja, suami harus sadar konsekuensinya, ia telah mencabut tulang punggung, dan ia wajib mengganti fungsi istrinya untuk menanggung orang tua istri dan adik-adiknya

nah jika terlanjur bagaimana, menikah tanpa membicarakan solusi mengenai hal ini

jika tidak bisa diselesaikan dengan baik antar mereka berdua

cari orang yang berwibawa dan dihormati oleh keduanya, yang perkataan beliau tidak berpihak pada salah satu dari keduanya

kalau mau aman bisa datang ke KUA

konsultasi ama bidang penasehat perkawinan

〰〰〰〰〰〰〰〰〰

Clossing Statement :

“Perhatikanlah bagaimana sikapmu terhadapnya, sebab dia bisa menjadi (jalan menuju) syurgamu dan nerakamu” (HR. Ahmad dan Hakim)

———————-oOo———————-

PENUTUP

Marilah kita tutup majelis ilmu kita hari ini dgn membaca istighfar, hamdallah serta do’a kafaratul majelis

الْحَمْدُ لِلَّهِ رَبِّ الْعَالَمِين

dan istighfar

أَسْتَغفِرُ اَللّهَ الْعَظيِمْ

: Doa penutup majelis :

سُبْحَانَكَ اللَّهُمَّ وَبِحَمْدِكَ أَشْهَدُ أَنْ لاَ إِلهَ إِلاَّ أَنْتَ أَسْتَغْفِرُكَ وَأَتُوْبُ إِلَيْكَ ٭

Artinya:

“Maha suci Engkau ya Allah, dan segala puji bagi-Mu. Aku bersaksi bahwa tiada Tuhan melainkan Engkau. aku mohon ampun dan bertaubat kepada-Mu.”

Wassalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh

~~~~~~~~~~~~~~

®Rumah Dakwah Indonesia

———————-oOo———————-

1 Comment

  1. putry Reply

    Bagaimana dg istri yg tidak pernah keluar rumah sama sekali,paling hanya ke warung membeli sayur hanya beberapa menit saja.dia hanya keluar jika dg suaminya.saking dia tdk pernah keluar jd dia tdk kenal dg tetangga kanan kiri

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *