Pernikahan (Membina Keluarga Sakinah Mawaddah Warrahmah dan Barokah)

Notulensi Kajian Bulanan Rumah Dakwah Indonesia

Hari : Selasa  9 Agustus 2016

Grup : RDI AKHWAT 06

Muwajjih : Ustdzah Nur jannah

Tema : Pernikahan (Membina Keluarga Sakinah Mawaddah Warrahmah dan Barokah)

Admin : Bunda Shokhikha

Moderator : Ana Sofia

Notulen : Ana Sofia

〰〰〰〰〰〰〰〰〰〰

MUQADIMAH

————————

بسم الله الر حمن الر حيم

السلام عليكم ورحمة الله وبركاته

إِنّ الْحَمْدَ ِللهِ نَحْمَدُهُ وَنَسْتَعِيْنُهُ وَنَسْتَغْفِرُهُ

وَنَعُوْذُ بِاللهِ مِنْ شُرُوْرِ أَنْفُسِنَا و مِنْ َسَيّئَاتِ أَعْمَالِنَا

مَنْ يَهْدِهِ اللهُ فَلاَ مُضِلّ لَهُ وَمَنْ يُضْلِلْ فَلاَ هَادِيَ لَهُ

Puji syukur kehadirat Allah SWT yang masih memberikan kita nikmat iman, islam dan Al Qur’an semoga kita selalu istiqomah sebagai shohibul qur’an dan ahlul Qur’an dan dikumpulkan sebagai keluarga Al Qur’an di JannahNya..

Shalawat beriring salam selalu kita hadiahkan kepada uswah hasanah kita, pejuang peradaban Islam, Al Qur’an berjalan, kekasih Allah SWT yakninya nabi besar Muhammad SAW, pada keluarga dan para sahabat nya semoga kita mendapatkan syafaat beliau di hari akhir nanti. InsyaaLlah..

Aamiin

========================

Materi :

*Tema kita Sore ini ….*

*” PERNIKAHAN (Membina Keluarga Sakina Mawaddah warrahma dan Barokah) “*

السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُه.

*MERAJUT HARMONI DENGAN SYUKUR DAN SABAR*

_Bila ada keindahan_

_Yang mewujud utuh dalam sebuah dimensi,_

_Dan menyentuh sepenuh rasa di jiwa…_

_Itulah enam puluh detik ijab qabul_

_Antara kau dan aku…_

_Selamanya indah,_

_Nyata, insyaAllah_

*Awal sebuah akhir..*

Demikianlah kiasan yang saya buat untuk menggambarkan bagaimana sebuah peristiwa paling bersejarah terjadi dalam kehidupan kita.

Detik detik ijab qabul sungguh menjadi sebuah momentum sederhana namun memiliki energi dasyat untuk mengubah kehidupan dua orang manusia yang akan menjadi suami istri. Inilah awal sebuah kerja besar membangun peradaban yang telah menunggu di depan mata…

Di saat yang sama , pernikahan adalah kata terakhir yang tersemat pada masa lajang kita. Inilah akhir dari segala yang bersifat kesendirian. Sebab segala hal telah menjadi berubah ketika menikah. Telah ada yang mencintai kita, yg juga kita cintai, memperhatikan dan kita perhatikan, berbagi rasa, dan lain sebagainya. Saat itulah terjadi penyatuan antara dua insan yang tumbuh dari kultur yang berbeda, cara pandang maupun sifat dasar yang berbeda..

Setelah Genap separuh din itu,

Betapa Allah Swt memberikan kemudahan bagi pasangan suami istri untuk meraih kebahagiaan dunia akhirat apabila mereka senantiasa membingkai cinta dalam ketaatan kepada ALLAH Swt. Kecintaan kepada pasangan tidak hanya berupa romantisme semu belaka,  namun harus dilandasi oleh motivasi spiritual yang kuat. Motivasi yang akan menjadi spion bagi kita dalam mengarungi biduk rumah tangga, sehingga bagaimana pun kondisinya, kita akan selalu mengacu pada blue print pernikahan tersebut..

_Majelis Rahimakumullah.._

Semoga bait tulisan ini bisa membuat kita saling mengisi dan mengingatkan..

Indikator kesuksesan sebuah pernikahan, bisa kita lihat dari seberapa besar komitmen spiritual yang melandasi pernikahan tersebut. Sebab, menikah adalah proses membangun peradaban dunia…

Berawal dari kesendirian kita yang memiliki tugas untuk beribadah kepadaNya, dengan pernikahan akan lahir generasi yang akan memakmurkan bumi dengan keberadaannya.. Tugas besar itulah yang sedang menunggu,

Ibunda Khadijah RA adalah contoh terbaik bagi kita,

Bagaimana ia telah menempuh jalan suci demi meraih SurgaNya bersama keluarga. Ia yakin bahwa kebutuhan materi dan emosional antara suami (Rasulullah SAW) dengan dirinya akan dapat diselaraskan apabila didukung oleh kekuatan spiritual. Kekuatan spirituallah yang membuatnya yakin akan kebenaran Nabi ketika yang lain tidak mempercayai.. Ialah yang pertama memeluk Islam, bersama suami tercinta..

Kekuatan spiritual menjadi kekuatan yang sangat vital dalam perniķahan…

Kekuatan spiritual ini mewujud dalam syukur dan sabar…

Apa jadinya.. jika pernikahan didalamnya tidak ada rasa syukur dan sabar? Sedangkan syukur dan sabar memudahkan jiwa untuk memandang permasalahan menjadi semakin jernih..

Allah Swt berfiman:

“Sesungguhnya pada yang demikian itu terdapat tanda2 kekuasaan Allah bagi setiap orang yang sabar dan banyak bersyukur”. (Ibrahim:5, Luqman:31, Saba:19, Asy Syuro:33 )

Ayat ini diulang sampai 4 kali dalam surat Makiyyah. Ahli tafsir berpendapat bahwa arti sabar dan syukur adalah iman yang utuh. Sebab iman adalah separuhnya sabar dan separuhnya syukur.

Syukur terhadap anugerah Allah Swt berikan, dan sabar terhadap segala kekurangan pada pasangan kita dan lain lain. Sedangkan rasa itu dibangun atas dasar kekuatan iman yang kokoh kepada Allah Swt.

Lalu darimana kekuatan iman itu muncul ? InsyaAllah kekuatan iman itu akan muncul…dari suami istri yang selalu senang beramal sholeh dan saling menasehati dalam kebenaran dan kesabaran..

_*Akhwat sholihah rahimakumullah*.._

Selain kekuatan spiritual, *komitmen* merupakan hal penting yang kita perlukan dalam membangun mahligai rumah tangga.

Komitmen dengan Allah Swt agar apapun yang kita lakukan mendapat ridho Allah ta’ala. Jika kita temukam hal hal yang tidak sesuai dengan harapan..maka kepada Allah tempat kembali.

Sakinah dalam sebuah pernikahan bukan berarti ketenangan yang sepi tanpa masalah…

Setiap rumah tangga pasti dilanda masalah, entah itu berbeda pendapat, cemburu, kesal, dan sebagainya. Itu biasa.

Yang harus diperhatikan adalah bagaimana agar keluarga kita menjadi keluarga yang dinamis, saling mengoreksi jika salah dan mendukung yang benar.

InsyaAllah dengan begitu, rahmat Allah ta’ala dan sakinah akan menjadi warna keluarga karena pengabdian kita kepadaNya, menghidupkan ruh ibadah dalam keluarga kita.

Karena kita ingin bersama hingga ke Surga..

Wallahu’Alam bishowab

Jakarta, 6 Agustus 2016 – 09:40

*Ummu Saarah*

〰〰〰〰〰〰〰〰〰〰

*REKAP TANYA-JAWAB*

—————————–

1⃣Ukh Ayu

Brp jam minimal klo lg marahan…

▶ Idealnya tdk lebih dari 3 hari, minimal secepat mungkin segera di selesaikan dan dicari akar penyebab konfliknya..

Usahakan agar setiap masalah yang terjadi jangan sampai ditunda penyelesaiannya, karena masalah yang mengendap akan menjadi bom waktu meluap dengan kencang tiba2 ketika muncul pemantiknya

Wallahu’Alam

2⃣Bunda Shokhikha

Bagimanakh cara kita utk tetap mnghidupkan kebersamaan dlm semangatt spiritual di dalam kluarga ..krn seiring dgn waktu kebersamaan yg sudah berkurang krn kesibukan masing” anak dan orgtua sehingga terkesan ada jarak..

▶ Biasakan membangun komunikasi berkualitas antara anggota keluarga, sempatkan menjalin komunikasi walaupun hanya sekedar saat sarapan pagi bersama, shalat maghrib berjamaah isya berjamaah, murojaah hafalan bersama.

Ingatkan selalu keluarga dg visi keluarga yg sdh dibuat… misalnya ‘kita ingin di Surga sama2, maka setiap anggota keluarga harus bersikap sebagaimana layaknya calon penghuni Surga sesuai perannya masing2 dirumah..apakah sbg anak, orgtua, kaka, adik, dan lain lain’. Itu hanya contoh, banyak yg lainnya. Bahkan sarana gadget pun bs mendekatkan kita jika bs memanfa’atkan dg baik

Wallahu Alam

3⃣Ukh Mya

Assalamualaikum, tdk bs dipungkiri dlm RT mengalami kejenuhan baik dgn rutinitas or pasangan, kira2 sbb nya apa? Dan solusinya apa ya ?

▶Betul sekali bunda Mya, rutinitas perkerjaan rumah tangga seringkali membuat jenuh jika kita tdk pandai mengelola aktifitas…

Barangkali sdh fitrah manusia merasa bosan dan jenuh.. terlebih jika semua aktifitas tersebut kita jadikan sebagai beban… yg ada hanya perasaan mengeluh tanpa sedikitpu bersyukur atas karunia Nya yg begitu besar.

Sesekali ajaklah keluarga utk refreshing… jalan jalan keluar kota atau sesuai budget keluarga, agar kembali fresh menjalani aktifitas.

Kunci dari semua itu adalah hati yg selalu ridho dan bersyukur, insyaAllah semua rutinitas akan mendatangkan kebahagiaan dan kelapangan hati..

Wallahu’Alam

4⃣Ukh Eni

Apa kiat khusus yg harus di siapkan sebelum menikah?

▶Ilmu terkait pernikahan…

Mental yang ikhlas dan ridho…

Juga senantiasa qanaah terhadap apapun ketetapan Allah kepada kita nanti setelah menikah..

Karena mahligai pernikahan tdk seindah yg terbayangkan..dan tak serumit perkiraan. Semua akan bs kita jalani jika hati kitaselalu merasa dekat dg Allah Swt.

InsyaAllah.

Wallahu’Alam

5⃣Ukh Ana

Bagaimana kiat” mencairkan suasana saat lagi marahan

Sedang kita nya sama” tdk bnyk bicara..

▶Sebagai pasangan suami istri tentu nya sedikit banyak sudah memahami tabi’at / karakter masing2 pasangan kita . Dalam hal ini kita sebagai istri, tentunya sdh paham betul apa yg disukai maupun tdk disukai oleh suami ya..

Dalam kondisi sdg emosi, jangan temui suami dulu, segeralah berwudhu.. kemudian tunaikan sholat sunah.. setelah sholat kita mencoba introspeksi dg mereview kembali sumber penyebab konflik , jika memang kita penyebabnya segeralah meminta maaf. Jika suami penyebabnya, maafkanlah ia, dan perbuat hal2 yg menyenangkannya… misalnya membuat jus kesukaan, makanan kesukaan dsb..

InsyaAllah sakinah akan hadi jika kita sdh bs ikhlas dg hal2 demikian..

Wallahu’Alam

====================

 Clossing Statement :

Pernikahan ibarat kapal yang tengah mengarungi samudera luas..

Diayun ombak, diterjang badai, ditimpa hujan, dipanasi matahari…

Kita memerlukan kerjasama yang kuat, agar kapal dapat bertahan dalam pelayarannya.

Tidak mungkin bila semua menjadi nahkoda, maka suami kitalah sang nahkoda itu. Kita harus ikhlas..taat, agar perjalanan kapal sampai kepada tujuan yang diharapkan. Saling membantu, menghargai, mendukung, memahami…merupakan energi yang akan memperkuat pernikahan kita, insyaAllah…

———————-oOo———————-

PENUTUP

Marilah kita tutup majelis ilmu kita hari ini dgn membaca istighfar, hamdallah serta do’a kafaratul majelis

الْحَمْدُ لِلَّهِ رَبِّ الْعَالَمِين

dan istighfar

أَسْتَغفِرُ اَللّهَ الْعَظيِمْ

: Doa penutup majelis :

سُبْحَانَكَ اللَّهُمَّ وَبِحَمْدِكَ أَشْهَدُ أَنْ لاَ إِلهَ إِلاَّ أَنْتَ أَسْتَغْفِرُكَ وَأَتُوْبُ إِلَيْكَ ٭

Artinya:

“Maha suci Engkau ya Allah, dan segala puji bagi-Mu. Aku bersaksi bahwa tiada Tuhan melainkan Engkau. aku mohon ampun dan bertaubat kepada-Mu.”

Wassalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh

~~~~~~~~~~~~~~

®Rumah Dakwah Indonesia

———————-oOo———————-

1 Comment

  1. Siti ernawati Reply

    Bagaimana jika di awal pernikahan itu tnyata terdapat suatu kebohongan?apa yang mesti dilakukan?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *