NIKAH MUDAH ? NGGA TAKUT…

Review anda

Notulensi Kajian Mingguan

DPA Rumah Dakwah Indonesia

Hari : Minggu, 14 Agustus 2016

Grup : Kajian DPA RDI JABODETABEK

Muwajjih : Bunda Dewi Suryati

Tema : Nikah Muda ? Ngga takut

Moderator : Siti Sukaesih

Notulen   : Nevi

MUQADIMAH

————————

بسم الله الر حمن الر حيم

السلام عليكم ورحمة الله وبركاته

إِنّ الْحَمْدَ ِللهِ نَحْمَدُهُ وَنَسْتَعِيْنُهُ وَنَسْتَغْفِرُهُ

وَنَعُوْذُ بِاللهِ مِنْ شُرُوْرِ أَنْفُسِنَا و مِنْ َسَيّئَاتِ أَعْمَالِنَا

مَنْ يَهْدِهِ اللهُ فَلاَ مُضِلّ لَهُ وَمَنْ يُضْلِلْ فَلاَ هَادِيَ لَهُ

Puji syukur kehadirat Allah SWT yang masih memberikan kita nikmat iman, islam dan Al Qur’an semoga kita selalu istiqomah sebagai shohibul qur’an dan ahlul Qur’an dan dikumpulkan sebagai keluarga Al Qur’an di JannahNya..

Shalawat beriring salam selalu kita hadiahkan kepada uswah hasanah kita, pejuang peradaban Islam, Al Qur’an berjalan, kekasih Allah SWT yakninya nabi besar Muhammad SAW, pada keluarga dan para sahabat nya semoga kita mendapatkan syafaat beliau di hari akhir nanti. InsyaaLlah..

Aamiin

========================

MATERI

Menanamkan bulir cinta di penjuru hati yang dalam pada bingkai syukur atas nikmat yang bertabur. Semoga ukhuwah makin terukur hidup makin makmur jauh dari future.

Alhamdulillah malam yang penuh rahmat walau tangan tak berjabat mata tak saling lihat semoga hati dan ukhwah kita amatlah dekat. Sholawat dan shalam mari kita curahkan pada baginda Rasulullah SAW…Seorang kiyadah yang luar biasa memiliki cinta yang istimewa kpd ummatnya yaitu kita…

Seseorang yang gigih tanpa pamrih

Seseorang yang sabar tanpa harus koar koar

Yang memiliki pribadi terhebat sepanjang zaman

Semoga diri kita mampu meneladani beliau dalam memupuk himpunan cinta sehingga dahan-dahannya menjadi indah dengan ketakwaan yang terukur dengan kebaikan yang continue dengan kebahagian yang utuh

Mau dibilang ngga….ngga enakkan ananya…

Mau dibilang iya…gimana gitu ya ..

Karena ana tuh maunya

Klo ana nyampein sesuatu ana siapkan juga

Misal ana nih ada ikhwan siap nikah dan ada akhwat siap nikah juga

Kan kece abis kajian ada yang nikah.

Terlebih dari itu ana berdoa sahaja sama Allah semoga itu kenyataan adanya…habis ini dapat undangan… Aamiin

Mana tahu Allab kabulkan …ayoo berdoa…untuk yang belum nikah…

Ya Rabbku yang jiwaku ada ditanganMu

Beriikanlah hati yang bersih dan tulus untuk meraih jodoh terbaikmu, jagalah dari nafsu yang menyesatkan dan sabarkan dengan  shaum yang terbaik.

Jika jauh jodohku maka dekatkan

Jika belum terlihat maka lihatkan

Jika belum berani ikhwannya maka beranikan

Berilah jodoh yang terbaik dunia dan akhirat…  Aamiin

Lalu apa saja kiatnya?

1. MENANTI PASANGAN

Dalam menanti pasangan ini tentunya amatlah menyita waktu bagi yang ingin buru-buru. Menyita perhatian bagi yang ingin duluan. Menyita malu bagi yang dituju-tuju…

Masa penantian adalah masa dimana  kita melangitkan karya, mempersiapkn ilmu, berkarya guna untuk ummat. Jangan setiap hari nikaaaah….aja yang difikirin. Nikah memag harus difikirin tapi kebaikan yang membentangkan pahala jangan dibiarin. Jodohmu ada….sabarlah menunggu…

Sampai kapan sabarnya?

Sampai Allah berikan jalannya

Lalu?

Teruslah beraktivitas. Teruslah beramal. Teruslah berdoa. Nikmati aja hidup ini. Dan Allah akan memberikan yang terbaik untukmu.

This is the real

Ana kenal sama seorang akhwat dari belum ana nikah . Ada nih sekarang  akhwat mungkin usianya sdh kira-kira 37, beliau tidak mengeluh mengenai jodohnya. Dia terus beraktivitas…Alhamdulillah sabtu kemarin beliau nikah…masyaAllah…

Allah tahu banget kapan saat yang tepat. Oh ya ana nikah usia 22, suami 27 tahun.

Ana itu punya kriteria suami, sekarang masih ada catatannya. Baik dari fisik mapun lainnya. Misal :

Fisik : Harus tinggi kurus dan rapi. Kalau gemuk harus pake kacamata dan kutu buku. Tidak merokok

Memang kita boleh buat kriteria?

Boleh aja asal jangan buta. Artinya…saklek tanpa melihat diri kita sendiri juga

Apa yang terjadi…sahabat? Allah kirim jodoh ana yang tinggi dan rapi tidak merokok dan bisa nyetir terus memang juga doa agar nikah sama orang yang belum ana kenal…bukan temen organisasi atau apa. Oppa ana alias suami ana tingginya 183 cm ana klo berdiri sedada dia. Dari kriteria yang ana tulis sekitar 75 pesan ada di dia. Ana oke aja…

Pokoknya intinya…saat menanti jangan diam diri. Isilah masa penantianmu dengan melangitkan  karya, menjungjung guna, dan menabung pahala. Untuk yang ikhwan juga sama…siapkan segalanya…Kalau bisa semua dari jerih payah antum.

Alhamdulillah ana dan suami nikah biaya kami berdua…no orangtua…

Apakah saya punya uang…pas mau nikah? Tidak juga…nanti dibahasan selanjutnya

2 . NIAT MENIKAH

“Pernikahan  adalah kolabirasi penyatuan rasa, cinta, cita dalam bingkai hidup agar hidup makin hudup”

Maksudnya gimana nih kawan-kawan?

Korelasi niat nikah itu….

(Tanggapan Peserta)

Penyatuan visi misi, pemikiran, antara suami dan istri

Bisa juga  pernikahan. Merupakan titik temu 2 rasa yang bersahaja,  titik temu 2 insan yg saling berdo’a, dan 2 harapan yang menjadi satu tujuan

 Daaannn….karna nikah itu bukan hanya menyatukan dua hati, tapi menyatukan dua keluarga juga

Karena dengan menikah mungkin kita bisa lebih kuat untuk menjalani hidup,dalam arti melangkah maju sama-sama berdakwah salah satunya..menyatukan cita-cita dari dua insan juga bisa..jadi hidup dari keduanya bisa makin bermakna

Dari  menyatukan dua orang yang berbeda menjadi satu

Nah dengan pernikahan.. dua insan bersatu dgn tujuan surga bersama.. belajar bersama.. dan mrubah diri menjadi lebih baik.. berguna bagi keluarga.. masyarakat dan negara..Juga  Dengan menikah, sama sama mendekatkan diri kepada Allah

Selain itu…Bentuk rasa syukur atas nikmat Allah berupa cinta, rasa, cita untuk mencapai rido Allah

Pokoknya… Dengan menikah hidup kita sempurnaa~ *eh bukan ya?

Bagaimana???

Niat ini niat yang kita bahas disini niat menikah berarti sudah ada calonnya ya. Nah yang tadi pada dijawab itu lebih ke tujuan nikah…Kalau korelasinya niat itu dengan hati dan kepada Rabb, hati ingin bersama membina ruas ruas rindu. Bersama melangitkan kalam Rabb semesta . Bersama menuai berkah, dll.

Kemudian penyatuan 2 keluarga itu juga sama kita niatin dihati untuk ibadah. Artinya disini nikah untuk ibadah. Tadi dibahas pertama…Ana ada bilang, apakah ana punya uang saat akan menikah? Nah ana niatin nikah untuk ibadah. Jujur ana hanya punya uang 400 rb saja waktu itu tahun 2007 itu juga gaji mengajar bulan april. Nah karen niatnya ibadah…Masyaa Allah…setelah ana bilang mau nikah, hampir semua pada bayar pinjamannya. Dari temen-temen…kadang kalau gajian ana ambil setangahnya suka dipijam. Dan rupanya calon suami juga gitu pas bilang mau nikah semua pada transfer ke suami. Yang tadinya ana mau akad aja…berkah dari Allah semuanya jadi ada resepsi dll

“ALLAH selalu mudahkan segalanya”

Jadi saat sudah bener-bener siap maka niat nikah untuk ibadah…itu harus benar-benar dlm jiwa kita. So kalau benar-benar nikah untuk ibadah…nikah ….ga takut….

3. MEMPERSIAPKAN MENTAL DAN FISIK

Maksudnya apa?

(Tanggapan peserta )

Mempersiapkan diri yang baik, fisik dalam arti sehat lahir batin, dan siap menempuh hidup baru. Bukan begitu ukht ?

Mental dlm menghadapi lika liku rumah tangga,siap mngayomi ..fisik dalam arti sehat,lahir dan batin dalam mmenuhi kebutuhan stelah menikah

Mempersiapkan jiwa untuk jd pemimpin keluarga.. menjadi ibu.. menjadi org tua.. menjaga amanah yg diberikan Allah..

Mempersiapkan fisik..yg tentunya berbeda dgn sebelum menikah.. bekerja lebih giat semangat..

Mental itu seperti kita harus siap nantinya pas nikah tentu akan banyak ujian, kenyataan hidup tentu juga akan banyak menghadang. kalo mental intinya lebih ke bagaimana nantinya kita menjalani pernikahanlah

Persiapan mental dalam menjalani kehidupan berumah tangga, kalau fisik secara biologis

Mempersiapkan diri utk mnhadapi kmungkinan” yg terjadi atas Qadha Allah

Makin dekat waktu pernikahanmu hendaknya berbanding lurus dengan kedekatan pada Rabb mu

Karena  disanalah akan bermula segala hidup bersamanya dlm rengkuhan takwa dalam balutan dua jiwa dalam indahnya cinta. Jalan terjal jika berdua takkan terasa. Badai menghadang takkan goyah karena bersama. Masalah jadi anugrah karena Lillah.

Kenapa perlu sehat?

Karena pas nikah apalagi resepsi kan berdiri tuh lama …apalagi banyak undangannya dll. Kalau akhwat biasa takut sama malam pertama. Nah mental saat itu juga akhwat dan ikhwan harus tetap terjaga karena Allah. Karena setelah akad Allah akan singkap perlahan rasa malu diantara kalian

Cinta itu tidak menyakiti tapi membawa berkah dalam izzah dan mualah

4. MEMPERSIAPKAN ACARA

Nah sebaiknya acara dengan kesepakatan antar dua belah pihak…tanpa memberitakan pihak manapun. Baiknya acara itu bukan dilihat dari megahnya ,tapi dari khidmahnya. Yang bagus itu menurut ana pas akad banyak yang mendoakan. Kalau resepsi…baiknya tidak berhutang. Jangan sampai habis nikah banyak bayarin hutang sana sini demi sebuah gensi

Mudahkan aja segalanya. Jika ada yang mau resepsi besar-besaran juga tdk mengapa, ingat selalu niatkan ibadh apapun itu. Artinya kita saling memahami kemampuan satu sama lain. Khidmatlah pas akadnya….

5. SETELAH NIKAH BUATLAH RENCANA

Kenapa harus dibuat karena disinilah awal kita akan berpijak dalam hidup dan menghidupkan  hati cinta rindu asa  dan  cita. Contoh kecil, ana diskusi sama suami kalau sudah nikah maksimal 1 bulan tinggal sama ortu. Alhamdulillah ga ngontrak, karena ada abang angkat dokter melanjutkan study S2nya di Bandung rumahnya kami tempati sekitar 3 tahun. Beliau pilih kami daripada yang ngontrak. Padahal kalau dikontrak setahun 10 juta. Itu jalan Allah…Setelah itu kami menabung dan alhamdulillah sekarang sudah punya tanah dan gubuk cinta sendiri. Habis itu ana juga merancang, usia punya anak

Alhamdulillah sesuai rencana dengan pola 3…4. Anak nikah 3 bulan ke 4 bulan hamil. Anak petama 3 tahun ana hamil anak ke dua. Anak pertama 4 tahun lahir anak kedua. Anak kedua 3 tahun hamil anak ke 3. Anak ke dua 4 thn lahir anak ke 3

Yah begitulah Allah sesuai prasangka kita. Kita hanya berusaha yang terbaik untuk hadapi yang baik. Berdoa dan berdoa.

Jalan cinta itu indah .

Saat kita bisa memapah.

Jalan cinta itu resah.

 Saat hati selalu gundah.

 Jalan cinta itu lama.

Jika kita tak berdaya guna. Jalan cinta itu galau. Jika malas tak kita halau.

================================

TANYA – JAWAB

~ Alberza-sumsel

1.Umur ana 19 Aktifitas Kerja Banyak orang Bilang ana udah pantas nikah dan banyak menganjurkan menikah dan calonnya atau akhwatnya udah ada juga yang siap kalau ana melamar. Tapi ana sekarang belum ada niatan yang kuat/keberanian dan ana juga masih mau bahagian orang tua mungkin alasan ini alasan lain juga ana belum pernah jatuh cinta . Yang saya mau tanya seharusnya ana gimana ya? Kadang ana cuek sama cewek salah, kadang akrab nambah salah. Kadang diam juga salah.

Jawab :

Bismillah…

Ikhwan kan tetapi bisa membahagiakan ortu walau udah nikah kan memang tanggung jawabnya jua kan. Sikap ade itu harus punya komitmen…misalnya komit ana insyaa Allah akan nikah usia….

Komit sebelum nikah mau umrahin ortu dulu dll (tapi jangan yg maksakan…)

Bismillah aja…dengan trus blajr dan bertanya pada guru ade. Saatnya tiba…insyaa Allah…Allah akan jatuh kan hati setelah akad kalau bisa.Genggam cinta  dg utuh agar indah saat halal tersuluh.

Wallahualam bishowab

~Jiah – semarang

2. Bundew gini, ,saya sudah ada calon,orang tua sebenarnya setuju dengan calon saya tapi masalahnya mereka masih belum sepenuhnya rela kalo saya nikah muda, ,baiknya gimana ya bun

Jawab :

Bismillah….

Bawa mereka dalam doa-doa terbaik kita. Jelaskan perlahan dengan bahasa ahsan. Memang butuh perjuangan. Alfin aja  sampai sidang untuk izin nikah dipengadilan agama bogor…agar dapat izin nikah…karena usianya 17 thn. Semoga perjuangan untuk menjadikan kebaikan itu Allah mudahkan ya de. Teruslah mendoakannya karena Allah Maha Membulak-balikan hati.

Wallahualam bishowab

3. ~Rahmania

Bagaimana hukum nya kalau punya niat ingin menikahi akhwat nanti, tapi tidak jadi .. Karena ikhwan tersebut takut dia kurang taat dgn perintah Allah itu ukh syukron jazakillah

Jawab :

Afwan ana bukan fukoha…kalau masalah hukum ana dhoif…tapi ana kan berusaha nanti cari tahu jawabnnya dengan bertanya kpd ustadzah ana ya. Asif jiddan.

Kalau menurut ana jawabannya. Baiknya ikhwan jangan gitu. Jika kalian menyakiti wanita kalian kan pasti punya entah anak wanita atau ibu kalian juga…berfikir lah saat akan menyakiti seseorang.

Untuk akhwatnya…

Berhati-hati juga jangan terayu oleh laki-laki. Dan kalau ga jadi…mungkin Allah sudah siapkan seseorang yang terbaik  ukhti.

Wallahualam bishowab

4. ~Desi rosiana / Rdi 06/ kerja

Bunda bolehkah kita berdoa agar dijodohkan dengan dia misal orang yang kita kenal?

Jawab :

Bismillah

Menurut ana boleh-boleh saja tapi jangan maksa sama Allah siapa tahu Allah siapkan jodoh yg terbaik untuk mu. Enakan doanya minta jodoh yg terbaik. Toh kalau dia yang terbaik di depan penghulu pasti sama dia. Allah lebih tahu mana yg terbaik untuk kita sayang…

Wallahualam bishowab

5. ~Ibnu Imran

Udah niat nikah, akhwat nya ada, tp ayah akhwatnya bilang bahwa putrinya biar selesain kuliah dulu….

Nah kira” tungguin apa tinggalin akhwatnya??

Syukron.

Jawab :

Bismilah…

Apalagi dah ke ortunya…jaga izzah…kalau akhi bisa mohon ditunggu dengan ttp menjaga hati. Diantara ade dan dia. Bijaklah dalam melakukan sesuatu ya de…

Wallahuambishowab

6. ~Jengliewa chatrine dari bekasi..

Ana mau tanya bunda.. saya menikah di usia 19 skrng ana suka baper msh pengen jalan jalan ma teman.. gimana mengatasi nya ya bun.. sedangkan saya pergi harus sama suami..dan suami sibuk kerja..

Jawab :

Bismillah…

Alhamdulillah sudah nikah. Itu ada di komunikasi…

Ana sering jalan sama binaan ana sama teman-teman ana..sering jogging sama temen-temen ana. Oppa juga sama dia kadang suka main sama temen-temennya. Karena ana sama dia tidak mengekang asalkan dikasih tahu dimana dan  sama siapa. Terkadang sesekali kita boleh membebaskannnya untuk bisa bersama sahabatnya karena kita juga begitu. So komunikasikan saja.

Selain jalan sama yang lain. Ana juga sampai sekarang seminggu sekali jalan berdua sama dia. Ya nikmati aja pacaran abis nikahnya…sampe sekarang walau sudah anak 3 saya masih manggil.. aku …kamu…dia juga gitu kadang-kadang saya panggil oppa…dia panggil saya tuan putri dll…hehe

Wallahualambissowab

7. Irwan – tangerang

1.Bagaimana meyakinkan akhwat agar menikah sebagai ibadah dan bukan hanya sekedar resepsi

2.Knp tdk diselipkan kutipan2 alquran didalam point pembahan/penjelasan

Jawab :

1. menikah memang ibadah tetapi menghargai orang2 di sekitar kita bagian dari ibadah

karena menikah menyatukan 2keluarga menjadi satu

tantangan sebelum menikah saat ta’aruf adalah mengkondisikan persiapan orang tua

resepsi memang sunnah tetapi org tua akan terlihat bangga melihat anak nya duduk di atas bangku pelaminan dan menghargai itu salah satu cara berbakti terhadap org tua

2. berkaitan dalil syar’i (Al-Qur’an) memang sangat di anujurkan, tetapi terlalu tekstual kita akan terlihat kaku atau abstarak dalam memahami keadaan yg kita lihat karena hidup bukan hitam putih tetapi ada warna lain yg harus kita fahami

================================

PENUTUP

Marilah kita tutup majelis ilmu kita hari ini dgn membaca istighfar, hamdallah serta do’a kafaratul majelis

الْحَمْدُ لِلَّهِ رَبِّ الْعَالَمِين

dan istighfar

أَسْتَغفِرُ اَللّهَ الْعَظيِمْ

: Doa penutup majelis :

سُبْحَانَكَ اللَّهُمَّ وَبِحَمْدِكَ أَشْهَدُ أَنْ لاَ إِلهَ إِلاَّ أَنْتَ أَسْتَغْفِرُكَ وَأَتُوْبُ إِلَيْكَ ٭

Artinya:

“Maha suci Engkau ya Allah, dan segala puji bagi-Mu. Aku bersaksi bahwa tiada Tuhan melainkan Engkau. aku mohon ampun dan bertaubat kepada-Mu.”

Wassalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh

~~~~~~~~~~~~~~

®Rumah Dakwah Indonesia

———————-oOo———————-

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *