Ke-Tauhidan kepada Allah

Notulensi Kajian Bulanan Rumah Dakwah Indonesia
~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~

Hari : jum’at, 23 September 2016
Grup : 09 Akhwat
Muwajjih : Ustadz Arrifudin
Tema : Ke-Tauhidan kepada Allah
Admin : Aisyah
Moderator : Mila

MUQADIMAH
————————

بسم الله الر حمن الر حيم

السلام عليكم ورحمة الله وبركاته

إِنّ الْحَمْدَ ِللهِ نَحْمَدُهُ وَنَسْتَعِيْنُهُ وَنَسْتَغْفِرُهُ
وَنَعُوْذُ بِاللهِ مِنْ شُرُوْرِ أَنْفُسِنَا و مِنْ َسَيّئَاتِ أَعْمَالِنَا
مَنْ يَهْدِهِ اللهُ فَلاَ مُضِلّ لَهُ وَمَنْ يُضْلِلْ فَلاَ هَادِيَ لَهُ

Puji syukur kehadirat Allah SWT yang masih memberikan kita nikmat iman, islam dan Al Qur’an semoga kita selalu istiqomah sebagai shohibul qur’an dan ahlul Qur’an dan dikumpulkan sebagai keluarga Al Qur’an di JannahNya..

Shalawat beriring salam selalu kita hadiahkan kepada uswah hasanah kita, pejuang peradaban Islam, Al Qur’an berjalan, kekasih Allah SWT yakninya nabi besar Muhammad SAW, pada keluarga dan para sahabat nya semoga kita mendapatkan syafaat beliau di hari akhir nanti. InsyaaLlah..
Aamiin

========================

Materi :
السلام عليكم ورحمة الله وبركاته
الحمد لله والصلاة والسلام على رسول الله وعلى آله وصحبه ومن والاه

Tema tauhid adalah tema yang cukup luas namun sangat mendasar. Luas karena memang bahasannya mencakup banyak pokok bahasan berikut sub pokok bahasan. Sedangkan sifat mendasar karena tauhid menjadi landasan utama bagi sah tidaknya apapun amal dalam Islam.

Sebagaimana banyak disebut Allah dalam alquran bahwa tidak ada Risalah para Nabi dan Rasul kecuali dalam rangka menyerukan ummat kepada tauhid dan menegakkannya dalam kehidupan mereka. Selanjutnya bahkan harus meniadakan sifat dan sikap yang berlawanan dengan tauhid tersebut seperti ketaatan kepada thaghut dan segala sesuatu amal atau keyakinan syirik.
Dari aspek kebahasaan tauhid adalah bentuk masdar dari kata kerja wahhada yuwahhidu  yang berarti membuat satu, menyatukan. Sedangkan secara terminologis Tauhid dikaitkan dengan aqidah atau keyakinan yang harus tertanam dalam jiwa utamanya terkait 3 aspek ketuhanan yaitu rububiyah, uluhiyah dan asmaa’ wash shifat.Aspek rububiyah adalah keyakinan mendalam bahwa hanya Allah yang telah menciptakan, mengatur dan memberi rizki kepada semua makhluknya. Sedangkan bila seseorang memegang  keyakinan bahwa ada selain Allah sebagai pencipta, bahwa alam semesta diatur oleh selain Allah, atau bahwa yang memberinya rizki adalah selain Allah maka ia telah melawan aspek tauhid ini. Bila ini terjadi seseorang bisa sampai terjatuh kedalam jurang syirik atau kufur. Contoh : keyakinan bahwa yang mengatur alam  semesta adalah dewa dewi tertentu.

Aspek uluhiyyah adalah konsekwensi dari aspek rububiyah. Tauhid uluhiyah berarti keyakinan tanpa ragu bahwa yang benar dan wajib disembah adalah hanya Allah. Bahwa kepadanya semata seluruh pengabdian kita dalam bentuk ibadah ditujukan. Hal ini konsekwensi dari aspek tauhid sebelumnya sebab keyakinan kita bahwa yang menciptakan, mengatur dan memberi rizki adalah Allah seharusnya menyampaikan seseorang pada keyakinan dan kesadaran penuh bahwa hanya Allah pula lah yang berhak untuk disembah berikut hak lainnya seperti hak ditakuti, dipatuhi dan dimintai pertolongan.

Sedangkan aspek ketiga adalah aspek tauhid asmaa’ wa shifat yang berarti bahwa kita pun harus meyakini bahwa hanya Allah yang memiliki nama dan sifat yang sempurna, tinggi dan agung tidak ada yang menyamai dan menyerupainya. Sama sekali tidak serupa dengan makhluk ciptaannya.
Aqidah akar katanya mengacu pada sesuatu yang disimpul kuat. Kemudian dipakaikan kepada keyakinan yang tertanam kuat dalam hati laksana sesuatu yang diikat dengan simpul tak mudah lepas. Aqidah pokok mencakup 6 rukun iman yang kita kenal. Iman kpd Allah, malaikat, Rasul, Kitab, takdir dan hari kiamat. Semua hal itu adalah rukun yng harus terikat kuat dalam hati. Bila lepas satu saja maka berarti goyahlah keimanan atau aqidah nya.
Sedangkan Akhlak adalah sesuatu yang sudah menjadi kebiasaan dalam diri kita apakah sesuatu yang bersifat batin maupun lahir. Akhlak juga berarti sikap yang sudah paten tertanam dalam jiwa sehingga menjadi ciri dan kebiasaan yang tak perlu banyak difikirkan sebelum muncul dalam bentuk tindakan atau perilaku.

Akhlak bisa menjadi sebuah kebiasaan seperti itu karena terus dilatih dan menjadi terbiasa.

Sambungan materi :
Keluasan tema tauhid dan sifat mendasar yang dibawanya tidak menjadi kendala menuju praktek tauhid yang benar dan kuat. Sebab pada dasarnya tauhid Islam adalah ajaran yang simpel dan tidak rumit. Seorang mukmin tidak dipaksa untuk memikirkan sebuah dogma misalnya seperti yang dikenal pada agama lain. Surat Al ikhlas misalnya mengandung konsepsi tauhid yang sangat tegas tidak bertele-tele. Itu juga sebabnya pada masa awal turunnya wahyu alqur’an di fase Makkah ayat yang turun umumnya bertema aqidah dan tauhid. Sehingga pola pikir manusia bisa segera berubah dengan cepat, tidak menunggu proses yang panjang. Dan inilah sebenarnya inti belajar tauhid.

〰〰〰〰〰〰〰〰〰〰

REKAP TANYA-JAWAB
—————————————

1. Bagaimana menyingkapi gempuran perang pemikiran yg mulai menggerogoti ketauhidan seorang muslim.

Jawab : tauhid perlu dipelajari dan dilakukan upaya terus menerus untuk mengaplikasikannya dlm kehidupan. Karena aspek pemikiran dan keyakinannya lebih kuat maka kita harus berupaya secara terus menerus memperkuatnya. Selain membaca dalil-dalil dalam alqur’an maupun hadits perlu juga tauhid dikaji dan ditinjau secara logika dan pola berfikir.
Contoh: keyakinan bahwa tiada yang patut untuk dimintai pertolongan selain Allah dengan berusaha berdoa dalam apapun hajat kita. Tentu tanpa mengabaikan aspek ikhtiar berusaha. Mempelajari mazhab dan aliran pemikiran yang berkembang saat ini juga perlu dilakukan dengan mengembalikan standarnya pada cara berfikir islami. Membaca ayat-ayat alqur’an yang temanya dialog tentang sesatnya pemikiran orang2 kafir serta sanggahan Allah terhadap mereka. Insyaallah hal2 ini dapat memperkuat basis pemikiran kita selaku seorang muslim.

2. Tameng apa yg harus kita miliki agar ketahuidan kita tidak mudah luntur di setiap situasi yg kita hadapi

Ungkapan bijak arab ada mengatakan : sesuatu itu akan menjadi lebih jelas saat lawannya kita lihat. Oleh sebab itu dengan mempelajari aqidah dan tauhid yang benar secara menyeluruh disambung upaya membuktikannya dalam kehidupan sehari2 serta selanjutnya dilengkapi dengan memahami persepsi atau bentuk yang menyimpang dari tauhid yang benar tersebut insyaallah semua itu adalah tameng yang bisa mementalkan upaya penggerogotan aqidah kita.

┅┅┅┅┅┅┅┅┅┅┅┅┅┅┅┅┅┅┅┅┅

2. Izin bertanya Ustadz,
Bagaimana caranya untuk bertauhid dan bertaqwa kepada Allah ?

Jawab

↠Secara sederhana dan singkatnya pahami 6 rukun iman dan laksanakan 5 rukun islam. Sebab 6 rukun iman adalah tonggak utama keimanan. Belum disebut beriman dan bertauhid bila kita tidak sah tanpa meyakini ke 6 rukun tersebut.

Sedangkan 5 rukun islam adalah praktek paling dasar dan fundamental dalam beragama. Bila kita laksanakan secara konsekwen dan istiqamah berarti kita sudah bertaqwa secara dasar. Tinggal menyempurnakan dengan amal lainnya. Seperti shadaqah, tilawah, dakwah dan jihad.

3. Assalamualaikum, izin bertanya,
di masa sekarang ini, menurut ustadz hal apa yg paling rawan dlm menggoyahkan ketauhid-an kita dan sangat patut diwaspadai.
Terimakasih.

Jawab

Yang paling rawan menurut saya adalah aspek pola pikir dan pemahaman. Sebab sesuatu yang sebenarnya salah dan sesat seringkali diusahakan agar terlihat indah, baik, dan logis. Pemikiran dan pemahaman adalah dasar kita bekerja dan beramal. Bila pemahaman sudah rusak maka amal pun jadi rusak. Sedangkan sesuatu yang sebenarnya buruk dan rusak kalau dalam pemikiran kita sudah berhasil dikaburkan dan disesatkan maka lama kelamaan menjadi sesuatu yang tertanam dalam alam bawah sadar kita.
Contoh : saat ini sedang ramai ramainya dikatakan bahwa pemimpin kafir tapi tidak korupsi lebih baik dari pemimpin muslim tapi korupsi. Padahal sebenarnya itu adalah akal akalan mereka yg ingin menjebak ummat islam agar phobia terhadap aqidahnya yang menuntut pemimpin harus muslim dan tidak korupsi.

Contoh lain : bagi muslimah digambarkan bahwa orang yg tak berhijab pun sebnarnya baik dan bisa lebih mulia dari yang berhijab. Padahal tuntutan dalam agama agar perempuan muslimah berhijab dan berakhlak mulia.

Dengan mencoba merubah pola pikir dan pemahaman mereka yang memusuhi Islam menjalankan strateginya melunturkan aqidah dan tauhid ummat. Dan ini yang paling rawan dan berbahaya.

Umat yang lemah sendi akidah tauhidnya akan mudah untuk dipengaruhi dan digoyang aqidahnya.

〰〰〰〰〰〰〰〰〰
Clossing Statement :

……..

———————-oOo—–—————–
PENUTUP

Marilah kita tutup majelis ilmu kita hari ini dgn membaca istighfar, hamdallah serta do’a kafaratul majelis
الْحَمْدُ لِلَّهِ رَبِّ الْعَالَمِين

dan istighfar

أَسْتَغفِرُ اَللّهَ الْعَظيِمْ

: Doa penutup majelis :

سُبْحَانَكَ اللَّهُمَّ وَبِحَمْدِكَ أَشْهَدُ أَنْ لاَ إِلهَ إِلاَّ أَنْتَ أَسْتَغْفِرُكَ وَأَتُوْبُ إِلَيْكَ ٭
Artinya:
“Maha suci Engkau ya Allah, dan segala puji bagi-Mu. Aku bersaksi bahwa tiada Tuhan melainkan Engkau. aku mohon ampun dan bertaubat kepada-Mu.”

Wassalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh

~~~~~~~~~~~~~~
®Rumah Dakwah Indonesia

———————-oOo—–—————–

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *