Adab Makan dan Minum

Notulensi Kajian Bulanan Rumah Dakwah Indonesia
~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~

Hari : Kamis 27 Oktober 2016
Grup : 02 Akhwat
Muwajjih : Ustad Erwan
Tema : Adab Makan dan Minum
Admin : Dwi & Naina
Moderator : Dwi
Notulen   : Naina

MUQADIMAH
————————

بسم الله الر حمن الر حيم

السلام عليكم ورحمة الله وبركاته

إِنّ الْحَمْدَ ِللهِ نَحْمَدُهُ وَنَسْتَعِيْنُهُ وَنَسْتَغْفِرُهُ
وَنَعُوْذُ بِاللهِ مِنْ شُرُوْرِ أَنْفُسِنَا و مِنْ َسَيّئَاتِ أَعْمَالِنَا
مَنْ يَهْدِهِ اللهُ فَلاَ مُضِلّ لَهُ وَمَنْ يُضْلِلْ فَلاَ هَادِيَ لَهُ

Puji syukur kehadirat Allah SWT yang masih memberikan kita nikmat iman, islam dan Al Qur’an semoga kita selalu istiqomah sebagai shohibul qur’an dan ahlul Qur’an dan dikumpulkan sebagai keluarga Al Qur’an di JannahNya..

Shalawat beriring salam selalu kita hadiahkan kepada uswah hasanah kita, pejuang peradaban Islam, Al Qur’an berjalan, kekasih Allah SWT yakninya nabi besar Muhammad SAW, pada keluarga dan para sahabat nya semoga kita mendapatkan syafaat beliau di hari akhir nanti. InsyaaLlah..
Aamiin

========================

Materi :
————-
بِسْــــــــــــــــــمِ اﷲِالرَّحْمَنِ الرَّحِيم

السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ
‎إِنَّ الْحَمْدَ لِلَّهِ نَحْمَدُهُ وَنَسْتَعِيْنُهُ وَنَسْتَغْفِرُهُ، وَنَعُوذُ بِاللهِ مِنْ شُرُوْرِ أَنْفُسِنَا وَمِنْ سَيِّئَاتِ أَعْمَالِنَا، مَنْ يَهْدِهِ اللهُ فَلاَ مُضِلَّ لَهُ وَمَنْ يُضْلِلْ فَلاَ هَادِيَ لَهُ ،َأَشْهَدُ أَنْ لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللهُ وَحْدَهُ لاَشَرِيْكَ لَهُ، وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ.، أَمَّا بَعْدُ؛

‎ رٓ بِّ اشْرَحْ لِىْ صَدْرِىْ وَيَسِّرْلِىْ اَمْرِىْ وَاحْلُلْ عُقْدَةً مِنْ لِسَانِىْ يَفْقَهُوْاقَوْلِى
‎يَا أَيُّهَا الرُّسُلُ كُلُوا مِنَ الطَّيِّبَاتِ وَاعْمَلُوا صَالِحًا إِنِّي بِمَا تَعْمَلُونَ عَلِيمٌ

Hai para rasul, makanlah yang baik-baik, dan kerjakanlah amal shalih. Sesungguhnya Aku Maha Mengetahui apa yang kamu kerjakan.
(QS. Al-Mu`minun: 51)
Segala puji bagi Allah, kita memuji-Nya dan meminta pertolongan, pengampunan,dan petunjuk-Nya. Kita berlindung kepada Allah dari kejahatan diri kita dan keburukan amal  kita. Barang siapa mendapat dari petunjuk Allah maka tidak akan ada yang menyesatkannya, dan barang siapa yang sesat maka tidak ada pemberi petunjuknya baginya. Aku bersaksi bahwa tidak ada Tuhan selain Allah dan bahwa Muhammad adalah hamba dan Rasul-Nya. Ya Allah, semoga doa dan keselamatan tercurah pada Muhammad dan keluarganya, dan sahabat dan siapa saja yang mendapat petunjuk hingga hari kiamat.
Good People jamaah RDI  yg dirahmati Allah.
Pd kesempatan malam hr ini saya diminta menyampekan ttg Adab Makan n Minum.
inilah Islam, mengatur semua aspek dlm kehidupan qta.
sampe urusan makan minum ja diatur.
Anyway Mengapa adab makan n minum ini penting?.
1. krn makanan yg msk kedlm tubuh qta itu mempengaruhi kehidupan akhirat qta kelak.
Ada sebuah riwayat yg qta bs dapati dituturkan olh Imam Bukhari   dlm kitab shahihnya:

Khalifah Abu Bakar didatangi seorg pemuda.

Suatu ketika datang kepada Abu bakar seorang pemuda dg membawa sesuatu untuk dimakan dan Abu Bakar pun memakannya.

Setelah selese pemuda itu berkata kepada Abu Bakar; apakah engkau tahu, makanan apa yang baru saja engkau makan wahai Khalifah?”

Abu Bakar bertanya, “Apakah itu?”

Pemuda itu berkata, “Aku pernah meramal seseorang pada masa jahiliyyah, sebetulnya aku tidak pandai meramal, aku hanya menipunya saja.

Tiba-tiba tadi aku bertemu dengannya dan dia memberiku makanan yang engkau makan.”

Mendengar hal itu, Abu Bakar langsung memasukkan tangannya ke dalam tenggorokannya untuk memuntahkan semua makanan yang sudah masuk ke dalam perutnya.
Si pemuda lantas berkat;
“Semoga Allah menyayangimu, apakah semua ini hanya karena satu suapan saja?”

Abu Bakar menjawab, “Demi Allah, jika makanan ini tidak bisa keluar lagi kecuali dengan keluarnya nyawaku, niscaya akan kukeluarkan.

Aku pernah mendengar Rasulullah saw  besabda, “Setiap tubuh yang tumbuh dengan barang haram, maka neraka lebih berhak untuknya. Aku takut akan tumbuh sesuatu dalam la jasadku karena suapan ini.”
gegara makanan pengaruhnya bs sampe neraka.
2. Karena mempengaruhi dikabulkan atau tdk dikabulkannya doa.
Dari Abu Hurairah, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda;

‎« أَيُّهَا النَّاسُ إِنَّ اللَّهَ طَيِّبٌ لاَ يَقْبَلُ إِلاَّ طَيِّبًا وَإِنَّ اللَّهَ أَمَرَ الْمُؤْمِنِينَ بِمَا أَمَرَ بِهِ الْمُرْسَلِينَ فَقَالَ ( يَا أَيُّهَا الرُّسُلُ كُلُوا مِنَ الطَّيِّبَاتِ وَاعْمَلُوا صَالِحًا إِنِّى بِمَا تَعْمَلُونَ عَلِيمٌ) وَقَالَ (يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا كُلُوا مِنْ طَيِّبَاتِ مَا رَزَقْنَاكُمْ) ». ثُمَّ ذَكَرَ الرَّجُلَ يُطِيلُ السَّفَرَ أَشْعَثَ أَغْبَرَ يَمُدُّ يَدَيْهِ إِلَى السَّمَاءِ يَا رَبِّ يَا رَبِّ وَمَطْعَمُهُ حَرَامٌ وَمَشْرَبُهُ حَرَامٌ وَمَلْبَسُهُ حَرَامٌ وَغُذِىَ بِالْحَرَامِ فَأَنَّى يُسْتَجَابُ لِذَلِكَ ».
“Wahai sekalian manusia, sesungguhnya Allah itu thoyyib (baik). Allah tidak akan menerima sesuatu melainkan dari yang thoyyib (baik). Dan sesungguhnya Allah telah memerintahkan kepada orang-orang mukmin seperti yang diperintahkan-Nya kepada para Rasul. Firman-Nya: ‘Wahai para Rasul! Makanlah makanan yang baik-baik (halal) dan kerjakanlah amal shalih. Sesungguhnya Aku Maha Mengetahui apa yang kamu kerjakan.’ Dan Allah juga berfirman: ‘Wahai orang-orang yang beriman! Makanlah rezeki yang baik-baik yang telah kami rezekikan kepadamu.’” Kemudian Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam menceritakan tentang seorang laki-laki yang telah menempuh perjalanan jauh, sehingga rambutnya kusut, masai dan berdebu. Orang itu mengangkat tangannya ke langit seraya berdo’a: “Wahai Tuhanku, wahai Tuhanku.” Padahal, makanannya dari barang yang haram, minumannya dari yang haram, pakaiannya dari yang haram dan diberi makan dari yang haram, maka bagaimanakah Allah akan memperkenankan do’anya?” (HR. Muslim no. 1015).
Segala syarat dikabulkannya doa melekat pd Laki2 ini;
– Dia sdg syafar
– sdg kesusahan
– mengangkat tangan n memohon pd Allah.
tp Allah tak perkenankan doanya.
Gegara makanan yg ia makan haram.
Ada riwayat lain, ttg Saad bin Abi Waqash.
Malam itu, Sa’ad bin Abi Waqqash mengambil giliran menjaga Nabi Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam yang sedang beristirahat.

Dengan siaga, pemanah ulung dari kalangan sahabat yang mulia ini tidak berani memejamkan mata hingga Nabi Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam bangun dan beranjak mendirikan shalat Tahajjud.

Sosok yang tidak pernah meleset dalam 100 bidikan panahnya ini pun segera menghampiri Nabi seraya memberikan bejana berisi air untuk berwudhu.

Dengan penuh hormat, sang sahabat ini menunggui Rasulullah. Menunduk.

Baginda Nabi Rasulullah saw yang menyaksikan akhlak mulia sahabatnya ini pun berkata, “Mintalah sesuatu padaku, hai Sa’ad.” Lanjut Rasulullah penuh kelembutan, “Aku akan mendoakan kepada Allah Ta’ala untukmu.”

“Mintakanlah pada Allah Ta’ala, ya Rasulullah,” jawab Sa’ad penuh hormat, “agar doaku mustajab.”

Nabi Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam pun tersenyum ketika mendengar permintaan Sa’ad bin Abi Waqqash.

Maka sebagai jawaban atas permintaan Sa’ad bin Abi Waqqash ini, Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam menjawab, “Bantulah aku, wahai Sa’ad, dg memperbaiki makananmu.”
So ada korelasi antara keterkabulan doa dg makanan.
3. agar makanan n minuman yg masuk kedalam tubuh berkah.

kemanfaatan senantiasa bertambah seiring waktu.
Makanan yg masuk ketubuh qta itu menjadikan badan qta sehat.
Dg badan sehat qta mampu beribadah n beramal sholih dg baik.
Mampu menjemput Rizki demi keluarga.
Rizki yg dijemput memberi  kemanfaatan bagi masa depan keluarga qta.dst….dst..
4. karena makanan yg masuk kedalam tubuh qta mampu mempengaruhi apakah qta mudah melakukan ibadah n amal sholih or malah menjadikan qta mudah bermaksiat.
Ko bisa yah….
Apa hubungannya?
Ada sebuah hadist yg panjang yg bercerita ttg Rasulullah saat i’tikaf dijenguk isteri beliau Shofiyah binti Huyay.
عَنْ صَفِيَّةَ ابْنَةِ حُيَىٍّ قَالَتْ كَانَ رَسُولُ اللَّهِ – صلى الله عليه وسلم – مُعْتَكِفًا ، فَأَتَيْتُهُ أَزُورُهُ لَيْلاً فَحَدَّثْتُهُ ثُمَّ قُمْتُ ، فَانْقَلَبْتُ فَقَامَ مَعِى لِيَقْلِبَنِى . وَكَانَ مَسْكَنُهَا فِى دَارِ أُسَامَةَ بْنِ زَيْدٍ ، فَمَرَّ رَجُلاَنِ مِنَ الأَنْصَارِ ، فَلَمَّا رَأَيَا النَّبِىَّ – صلى الله عليه وسلم – أَسْرَعَا ، فَقَالَ النَّبِىُّ – صلى الله عليه وسلم – « عَلَى رِسْلِكُمَا إِنَّهَا صَفِيَّةُ بِنْتُ حُيَىٍّ » . فَقَالاَ سُبْحَانَ اللَّهِ يَا رَسُولَ اللَّهِ . قَالَ « إِنَّ الشَّيْطَانَ يَجْرِى مِنَ الإِنْسَانِ مَجْرَى الدَّمِ ، وَإِنِّى خَشِيتُ أَنْ يَقْذِفَ فِى قُلُوبِكُمَا سُوءًا – أَوْ قَالَ – شَيْئًا »

Dari Shofiyah binti Huyay, ia berkata, “Pernah Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam sedang beri’tikaf, lalu aku mendatangi beliau. Aku mengunjunginya di malam hari. Aku pun bercakap-cakap dengannya. Kemudian aku ingin pulang dan beliau berdiri lalu mengantarku. Kala itu rumah Shofiyah di tempat Usamah bin Zaid. Tiba-tiba ada dua orang Anshar lewat. Ketika keduanya melihat Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam, mereka mempercepat langkah kakinya. Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam lantas mengatakan, “Pelan-pelanlah, sesungguhnya wanita itu adalah Shofiyah binti Huyay.” Keduanya berkata, “Subhanallah, wahai Rasulullah.” Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Sesungguhnya setan menyusup dalam diri manusia melalui aliran darah. Aku khawatir sekiranya setan itu menyusupkan kejelekan dalam hati kalian berdua.” (Muttafaqun ‘alaih. HR. Bukhari no. 3281 dan Muslim no. 2175).
diakhir hadist Rasulullah menyampekan ttg setan yg menyusup melalui aliran darah.
Qta jadi berat melakukan ibadah2 n beramal sholih.
Bila makanan itu haram maka sari2 makanan itu akan bereaksi dg setan yg menyusup dlm aliran darah.
Lalu lbh mudah dalam melakukan kemaksiatan.
Spt qta tau bahwa sari2 makanan yg qta makan didistribusikan ke bagian2 tubuh qta melalui aliran darah.
Makanan haram yg qta konsumsi beresonansi dg setan dalam aliran darah qta.
Itulah urgensi Islam mengatur adab2 makan n minum.
May b good People sdh mengetahui n bahkan mengamalkannya.
Qta review kembali, sambil qta pahami kembali bersama dalil2nya.
1. Memakan makanan dan minuman yang halal dan baik.
inilah adab yg pertama lagi utama.
Efeknya ada pd Ruhani n jasmani qta.
makanan yg halal lg baik menyehatkan Ruhani qta shg memudahkan qta dlm beribadah n beramal sholih.
Serta menyehatkan jasmani qta

Bhw jasad qta ini fitrahnya suci, bersih. Maka menerima makanan yg suci n bersih pula

Ibarat mobil bagus ya hrs diisi pertamax, bukan premium. Krn mesin bs menurun kemampuannya.
2.Mengucapkan Tasmiyah.
Dari ‘Aisyah radhiyallahu ‘anha, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
إِذَا أَكَلَ أَحَدُكُمْ فَلْيَذْكُرِ اسْمَ اللَّهِ تَعَالَى فَإِنْ نَسِىَ أَنْ يَذْكُرَ اسْمَ اللَّهِ تَعَالَى فِى أَوَّلِهِ فَلْيَقُلْ بِسْمِ اللَّهِ أَوَّلَهُ وَآخِرَهُ
“Apabila salah seorang di antara kalian makan, maka hendaknya ia menyebut nama Allah Ta’ala. Jika ia lupa untuk menyebut nama Allah Ta’ala di awal, hendaklah ia mengucapkan: ‘Bismillaahi awwalahu wa aakhirohu (dengan nama Allah pada awal dan akhirnya)’.“
Ibnu Hajar Al Asqolani rahimahullah mengatakan, “Yang dimaksud dengan tasmiyah ketika makan adalah bacaan ‘bismillah’.

Adapun yg disebut Basmalah adalah:
بِسْــــــــــــــــــمِ اﷲِالرَّحْمَنِ الرَّحِيم
3.Makan dengan tangan kanan.
Dalam Shahih Muslim disebutkan sebuah riwayat,
« إِذَا أَكَلَ أَحَدُكُمْ فَلْيَأْكُلْ بِيَمِينِهِ وَإِذَا شَرِبَ فَلْيَشْرَبْ بِيَمِينِهِ فَإِنَّ الشَّيْطَانَ يَأْكُلُ بِشِمَالِهِ وَيَشْرَبُ بِشِمَالِهِ ».
“Jika seseorang di antara kalian makan, maka hendaknya dia makan dengan tangan kanannya. Jika minum maka hendaknya juga minum dengan tangan kanannya, karena setan makan dengan tangan kiri dan minum dengan tangan kirinya pula.”
Beberapa waktu yg lalu ada seorg dosen liberal yg membela mati2-an tokoh yg didukungnya saat pilpres lalu.
Ketika ybs makan atau minum pke tangan kiri.
Ketika banyak yg protes n meluruskan eh si dosen ini malah nyolot; emang tau dr mana setan makan n minum pk tangan kiri.
ya Rasulullah yg bilang lwt hadist shahih yg diriwayatkan olh Imam Muslim.
Kalau qta mah lbh percaya sm Rasulullah n Ulama Hadist Imam Muslim dibanding si dosen, iya kan.
Nah terkait hal ini qta sering g sadar,makan nasi pke krupuk.
Nasinya disuap pk tangan kanan, eh kerupuknya dimakan pk tangan kiri.
Trus makan gorengaan sama cabe.
Gorengan nya dipegang n dimakan pk tangan kanan, cabenya dimakan pk tangan kiri.
Hati-hati yah.Gak mau kan kita di samakan kaya setan.
4. Tidak menjelek2kan makanan yang tidak disukai.
Dari Abu Hurairah, ia berkata,
مَا عَابَ النَّبِىُّ – صلى الله عليه وسلم – طَعَامًا قَطُّ ، إِنِ اشْتَهَاهُ أَكَلَهُ ، وَإِنْ كَرِهَهُ تَرَكَهُ
“Tidaklah Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam mencela suatu makanan sekali pun dan seandainya beliau menyukainya maka beliau memakannya dan bila tidak menyukainya beliau meninggalkannya (tidak memakannya).”
krn mencela makanan adalah bentuk penolakan ths Rizki dr Allah.
5. Saat makan bersama, makanlah yg ada dihadapannya/yg dekat dgnya.
Dari ‘Umar bin Abi Salamah, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda padanya,
يَا غُلاَمُ سَمِّ اللَّهَ ، وَكُلْ بِيَمِينِكَ وَكُلْ مِمَّا يَلِيكَ
“Wahai anak, sebutlah nama Allah, dan makanlah dengan tangan kananmu, serta makanlah yang ada di hadapanmu.”
G nyaman kn kl pas qta makan bersama, trus ada org tangannya kemana, comot ini itu.
kl qta ingin makan yg jauh dr qta, krn kebetulan yg deket qta g berselera. Caranya ditunggu beberapa saat sampe yg dekat mengambil makan tsb, lalu meminta tolong org yg dekat tsb mendekatkan or mengambilkan makanan tsb kpd qta.
6.Tidak membiarkan makanan yang terjatuh.
Dari Jabir bin ‘Abdillah, ia berkata bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallambersabda,
إِذَا وَقَعَتْ لُقْمَةُ أَحَدِكُمْ فَلْيَأْخُذْهَا فَلْيُمِطْ مَا كَانَ بِهَا مِنْ أَذًى وَلْيَأْكُلْهَا وَلاَ يَدَعْهَا لِلشَّيْطَانِ
“Apabila suapan makanan salah seorang di antara kalian jatuh, ambilah kembali lalu buang bagian yang kotor dan makanlah bagian yang bersih. Jangan dibiarkan suapan tersebut dimakan setan.” ini adab lho bukan nya jorok.
7. Menjilat tangan sebelum mencuci atau mengusapnya.
Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallambersabda,
وَلاَ يَمْسَحْ يَدَهُ بِالْمِنْدِيلِ حَتَّى يَلْعَقَ أَصَابِعَهُ فَإِنَّهُ لاَ يَدْرِى فِى أَىِّ طَعَامِهِ الْبَرَكَةُ
“Janganlah dia sapu tangannya dengan serbet sebelum dia jilati jarinya. Karena dia tidak tahu makanan mana yang membawa berkah.”
Qta g  tau di manakah barokah yang ada pada makanan.

Makanan yang disajikan pada orang yang makan benar-benar ada barokahnya. Namun tidak diketahui apakah barokahnya ada pada makanan yang dimakan, atau pada makanan yang tersisa pada jari atau pada mangkoknya, atau pada suapan yang terjatuh.

Oleh karena itu, sudah sepatutnya seseorang memperhatikan ajaran ini agar ketika makan pun bisa meraih barokah.
Ini benar2 dipraktikkan olh Imam Syafi’i ketika hadir di jamuan makan di rumah Imam Ahmad bin Hanbal.
Imam syafi’i memakan tandas tanpa sisa makanan yg disajikan.
Sampe2 ank dr tuan rumah heran; ini org rakus bingit ya.
Lalu olh ayahnya Imam Ahmad bin Hanbal si anak diminta bertanya sendiri pd sang tamu.
Lantas jawab sang tamu Imam Syafi’i
“Nak,” jawab Imam Syafi’i dg lembut, “aku tahu, semua makanan di rumah keluarga Ahmad bin Hanbal berasal dari sumber makanan yang paling halal di muka bumi ini. Terjamin halalnya.”

Makanan halal itulah yang menjadi sebab utama keberkahan. “Demi Allah,” lanjut Imam Syafi’i, “aku berharap berkah dari menikmati jamuan di rumah ini. Berkah itu amat berharga, berkah inilah yang membuat kita kuat untuk menaati Allah Ta’ala di setiap keadaan.”
8.Tidak makan n minum sambil berdiri.
Buruknya makan sambil berdiri dan boleh minum sambil berdiri, tetapi yang lebih utama sambil duduk.

Dari Amir Ibn Syu’aib dari ayahnya dari kakeknya radhiyallahu ’anhum, dia berkata, “Saya melihat Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam minum sambil berdiri dan sambil duduk.” (HR. Tirmidzi, hadits hasan shahih)

Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam melarang seorang laki-laki minum sambil berdiri. Qatadah radhiyallahu ‘anhu berkata, “Kami bertanya kepada Anas, ‘Kalau makan?’ Dia menjawab, ‘Itu lebih buruk -atau lebih jelek lagi-.’” (HR. Muslim).
buat yg sering hadir kondangan pernikahan, prasmanan or standing party, cari kursi utk duduk

Tp jgn duduki kursi mempelai / pengantin ya.
9.Memuji Allah dan berdoa seusai makan.
Dari Mu’adz bin Anas, dari ayahnya ia berkata, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
مَنْ أَكَلَ طَعَامًا فَقَالَ الْحَمْدُ لِلَّهِ الَّذِى أَطْعَمَنِى هَذَا وَرَزَقَنِيهِ مِنْ غَيْرِ حَوْلٍ مِنِّى وَلاَ قُوَّةٍ. غُفِرَ لَهُ مَا تَقَدَّمَ مِنْ ذَنْبِهِ
“Barang siapa yang makan makanan kemudian mengucapkan: “Alhamdulillaahilladzii ath’amanii haadzaa wa rozaqoniihi min ghairi haulin minnii wa laa quwwatin” (Segala puji bagi Allah yang telah memberiku makanan ini, dan merizkikan kepadaku tanpa daya serta kekuatan dariku), maka diampuni dosanya yang telah lalu.”

Namun jika mencukupkan dengan ucapan “alhamdulillah” setelah makan juga dibolehkan berdasarkan hadits Anas bin Malik, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallambersabda,
إِنَّ اللَّهَ لَيَرْضَى عَنِ الْعَبْدِ أَنْ يَأْكُلَ الأَكْلَةَ فَيَحْمَدَهُ عَلَيْهَا أَوْ يَشْرَبَ الشَّرْبَةَ فَيَحْمَدَهُ عَلَيْهَا
“Sesungguhnya Allah Ta’ala sangat suka kepada hamba-Nya yang mengucapkan tahmid (alhamdulillah) sesudah makan dan minum”

Imam Nawawi rahimahullahmengatakan, “Jika seseorang mencukupkan dengan bacaan “alhamdulillah” saja, maka itu sudah dikatakan menjalankan sunnah.”
Urusan berdoa setelah makan bisa diampuni dosanya yg telah lalu.
seringnya saking kenyangnya hbs makan qta lupa berdoa.
Padahal ada keutamaan di sana.
Yg terakhir good People

10. Mendo’akan orang yang menyajikan makanan.ini juga sering kita lupa.
Setelah makan enak, kenyang lalu lupa mendoakan org yg menyajikan makanan.
Do’a yang bisa dibaca:
اللَّهُمَّ أَطْعِمْ مَنْ أَطْعَمَنِى وَأَسْقِ مَنْ أَسْقَانِى
“Allahumma ath’im man ath’amanii wa asqi man asqoonii” [Ya Allah, berilah ganti makanan kepada orang yang memberi makan kepadaku dan berilah minuman kepada orang yang memberi minuman kepadaku].
Sebenernya banyak yah adab abad makan n minum.
Khawatir sampe shubuh kl qta bhs semua,misalnya gak boleh makan pke  wadah perak or emas.
Gak boleh di tiup makanan or minuman yang panas.
Minum tiga kali tegukan seraya mengambil nafas di luar gelas.

Bukan mengambil nafas di dlm gelas.Dan lain-lain.
اِ نْ شَآ ءَ اللّهُ
Itu yg bs saya sampekan.
Silahkan kl ada yg ingin didiskusikan.

〰〰〰〰〰〰〰〰〰〰

REKAP TANYA-JAWAB
—————————————

1.Assalamu’alaikum ustadz.. sy ingin bertanya.. bgmna makanan itu bisa dikatakan halal atau sbaliknya…

Jawab:
وَعَلَيْكُمْ السَّلاَمُ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ

Kaidah asalnya semua makanan itu halal/boleh dimakan kecuali yg diharamkan

Nah apa yg diharamkan

‏﴿٣﴾ حُرِّمَتْ عَلَيْكُمُ ٱلْمَيْتَةُ وَٱلدَّمُ وَلَحْمُ ٱلْخِنزِيرِ وَمَآ أُهِلَّ لِغَيْرِ ٱللَّهِ بِهِۦ وَٱلْمُنْخَنِقَةُ وَٱلْمَوْقُوذَةُ وَٱلْمُتَرَدِّيَةُ وَٱلنَّطِيحَةُ وَمَآ أَكَلَ ٱلسَّبُعُ إِلَّا مَا ذَكَّيْتُمْ وَمَا ذُبِحَ عَلَى ٱلنُّصُبِ وَأَن تَسْتَقْسِمُوا۟ بِٱلْأَزْلٰمِ ۚ ذٰلِكُمْ فِسْقٌ ۗ ٱلْيَوْمَ يَئِسَ ٱلَّذِينَ كَفَرُوا۟ مِن دِينِكُمْ فَلَا تَخْشَوْهُمْ وَٱخْشَوْنِ ۚ ٱلْيَوْمَ أَكْمَلْتُ لَكُمْ دِينَكُمْ وَأَتْمَمْتُ عَلَيْكُمْ نِعْمَتِى وَرَضِيتُ لَكُمُ ٱلْإِسْلٰمَ دِينًا ۚ فَمَنِ ٱضْطُرَّ فِى مَخْمَصَةٍ غَيْرَ مُتَجَانِفٍ لِّإِثْمٍ ۙ فَإِنَّ ٱللَّهَ غَفُورٌ رَّحِيمٌ

(3) Diharamkan bagimu (memakan) bangkai, darah, daging babi, (daging hewan) yang disembelih atas nama selain Allah, yang tercekik, yang terpukul, yang jatuh, yang ditanduk, dan diterkam binatang buas, kecuali yang sempat kamu menyembelihnya, dan (diharamkan bagimu) yang disembelih untuk berhala. Dan (diharamkan juga) mengundi nasib dengan anak panah, (mengundi nasib dengan anak panah itu) adalah kefasikan. Pada hari ini orang-orang kafir telah putus asa untuk (mengalahkan) agamamu, sebab itu janganlah kamu takut kepada mereka dan takutlah kepada-Ku. Pada hari ini telah Kusempurnakan untuk kamu agamamu, dan telah Ku-cukupkan kepadamu nikmat-Ku, dan telah Ku-ridhai Islam itu jadi agama bagimu. Maka barang siapa terpaksa karena kelaparan tanpa sengaja berbuat dosa, sesungguhnya Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.

(Al Maidah 5:3).
Yg diharamkan:
1. Bangkai
2. Darah
3. Daging babi
4. Hewan yang disembelih atas nama selain Allah.
Para ulama jg bersepakat termasuk yg haram adalah makanan yg diperoleh dg cara2 yg bertentangan dg syariat

hsl korupsi, mencuri, penipuan (spt kisah Abu Bakar di atas).

2.Ustad izin bertnya…

Ketika makan sambil berbicara itu boleh gak yah? Syukron ustad.

Jawab:
nah ttg hal ini ada sebuah riwayat:

Bahwa Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam pernah meminta istrinya untuk diambilkan lauk. Namun dijawab , ‘Kami tidak punya lauk apapun selain cuka.’

Beliau tetap minta diambilkan cuka, dan makan dengan lauk cuka dan mengatakan,

نِعْمَ الْأُدُمُ الْخَلُّ ، نِعْمَ الْأُدُمُ الْخَلُّ

Sebaik-baik lauk adalah cuka… sebaik-baik lauk adalah cuka… (HR. Muslim 2052)

Imam Nawawi menjelaskan hadis di atas,

وَفِيهِ اِسْتِحْبَاب الْحَدِيث عَلَى الْأَكْل تَأْنِيسًا لِلْآكِلِينَ

Dalam hadis ini terdapat anjuran untuk berbicara ketika makan, untuk membuat suasana akrab bagi orang-orang yang ikut makan.
para ulama menganjurkan untuk berbicara ketika makan.
Terutama pembicaraan yang isinya pujian terhadap makanan dan pujian kepada Allah yang memberi makan
Imam Ahmad bin Hanbal makan sambil mengatakan alhamdulillah dan bismillah setelah itu beliau mengatakan,

“Makan sambil memuji Allah itu lebih baik daripada makan sambil diam.”

3.izin bertnya ustad…
diatas dijelaskan kita tdk boleh mencela makanan.
gmn status seseorang yg pekerjaan nya sbg pencicip makanan, otomatis dia akan mengkritik makanan/minuman tsb.

Jawab:
Mencicip makanan bs menyampaikan; sebaiknya makan ini ditambah ini itu, tanpa mencelanya

Maksudnya tdk spt chef Juna gitu kn .

Mohon maaf bila ada kekeliruan or bila ada hal2 yg kurang berkenan

السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ

Clossing Statement :

……..

———————-oOo—–—————–
PENUTUP

Marilah kita tutup majelis ilmu kita hari ini dgn membaca istighfar, hamdallah serta do’a kafaratul majelis
الْحَمْدُ لِلَّهِ رَبِّ الْعَالَمِين

dan istighfar

أَسْتَغفِرُ اَللّهَ الْعَظيِمْ

: Doa penutup majelis :

سُبْحَانَكَ اللَّهُمَّ وَبِحَمْدِكَ أَشْهَدُ أَنْ لاَ إِلهَ إِلاَّ أَنْتَ أَسْتَغْفِرُكَ وَأَتُوْبُ إِلَيْكَ ٭
Artinya:
“Maha suci Engkau ya Allah, dan segala puji bagi-Mu. Aku bersaksi bahwa tiada Tuhan melainkan Engkau. aku mohon ampun dan bertaubat kepada-Mu.”

Wassalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh

~~~~~~~~~~~~~~
®Rumah Dakwah Indonesia

———————-oOo—–—————–

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *