Tadabbur Al-Qur’an (Q.S Al Baqoroh 1-5)

Notulensi Kajian Mingguan Dpa Jabodetabek Rumah Dakwah Indonesia
~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~

Hari : Minggu/30 Oktober 2016
Grup : RDI DPA JABODETABEK
Muwajjih : Ustadz Mohammad Toharuddin
Tema : Tadabbur Al-Qur’an (Q.S Al Baqoroh 1-5)
Moderator : Naina
Notulen : Suci Mardiyani

MUQADIMAH
————————
Bismillaahirrahmaanirrahiim

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh

إنَّ الـحَمْدَ لِلّهِ نَـحْمَدُهُ وَنَسْتَعِيْنُهُ وَنَسْتَغْفِرُهُ، وَنَعُوذُ بِاللهِ مِنْ شُرُورِ أَنْفُسِنَا وَمِنْ سَيِّئَاتِ أَعْمَالِنَا، مَنْ يَهْدِهِ اللهُ فَلَا مُضِلَّ لَهُ، وَمَنْ يُضْلِلْ فَلَا هَادِيَ لَهُ، وَأَشْهَدُ أَن لاَّ إِلَهَ إِلاَّ الله وَحْدَهُ لَا شَرِيْكَ لَهُ وَأَشْهَدُ أَنَّ مُـحَمَّداً عَبْدُهُ وَرَسُولُه.
يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا اتَّقُوا اللَّهَ حَقَّ تُقَاتِهِ وَلَا تَمُوتُنَّ إِلَّا وَأَنْتُمْ مُسْلِمُونَ

Puji syukur kehadirat Allah SWT yang sampai sekarang masih memberikan kita nikmat iman, nikmat islam dan diberikan kesempatan berkumpul di majelis ilmu “Kajian DPA RDI JABODETABEK”.

Shalawat beserta salam kita haturkan suri tauladan terbaik sepanjang Zaman, yg begitu mencintai kita, bahkan ketika Allah memanggil nya yg disebut2 adalah kita, umatnya.
yakni nabi besar Muhammad SAW. Semoga kita bisa bersua dgn beliau di yaumil akhir.
Aamiin.
========================

Materi :
————-
Tafsir &Tadabbur
Topic : Q.S Al Baqoroh 1-5
_______________________________
Ayat :
الٓم
1.ٓ Ali Laam Miim

ذَٲلِكَ ٱلۡڪِتَـٰبُ لَا رَيۡبَ‌   ۛ فِيهِ‌   ۛ هُدًى لِّلۡمُتَّقِينَ

2. Kitab (Al Quran) ini tidak ada keraguan padanya; petunjuk bagi mereka yang bertakwa

ٱلَّذِينَ يُؤۡمِنُونَ بِٱلۡغَيۡبِ وَيُقِيمُونَ ٱلصَّلَوٰةَ وَمِمَّا رَزَقۡنَـٰهُمۡ يُنفِقُونَ
3. (yaitu) mereka yang beriman kepada yang ghaib, yang mendirikan shalat, dan menafkahkan sebahagian rezeki yang Kami anugerahkan kepada mereka.

وَٱلَّذِينَ يُؤۡمِنُونَ بِمَآ أُنزِلَ إِلَيۡكَ وَمَآ أُنزِلَ مِن قَبۡلِكَ وَبِٱلۡأَخِرَةِ هُمۡ يُوقِنُونَ
4. dan mereka yang beriman kepada Kitab (Al Quran) yang telah diturunkan kepadamu dan Kitab-kitab yang telah diturunkan sebelummu, serta mereka yakin akan adanya (kehidupan) akhirat.

أُوْلَـٰٓٮِٕكَ عَلَىٰ هُدًى مِّن رَّبِّهِمۡ‌    ۖ    وَأُوْلَـٰٓٮِٕكَ هُمُ ٱلۡمُفۡلِحُونَ

5. Mereka itulah yang tetap mendapat petunjuk dari Tuhan mereka, dan merekalah orang-orang yang beruntung

Tadabbur Ayat :

1. Kemuliaan orang bertaqwa dan sifat-sifat mereka yang di sebutkan oleh Allah swt dalam Al-Qur’an pada permulaan surat Albaqarah.

2. Al-Qur’an adalah satu anugrah kenikmatan besar bagi orang beriman,  sebagai petunjuk /manhaj kehidupan, membimbing manusia bagaimana cara hidup yang benar,  membacanya meraih berkah,  mentadabburinya memancing untuk semangat beramal sholeh,  mengamalkannya untuk menggapai rahmat dan balasan pahala. mendakwahkannya untuk meninggikan harkat dan martabat manusia.  Al-Qur’an menjadi ruh dan gerakan orang-orang bertaqwa.

3. Allah menyebutkan *“`Sifat-sifat orang-orang bertaqwa“`* itu

*Sifat pertama* :
Mereka menjadikan Al-Qur’an sebagai  dustur/pedoman  hidup mereka  sedikitpun meragukan   kebenaran ayat-ayat Al-Qur’an, tidak  berpaling darinya, tidak  meninggalkannya. serta  meyakini tidak ada Petunjuk/aturan, undang-undang yang lebih benar selain  daripada Al-Qur’an.

*Sifat kedua*
Orang yang bertaqwa itu mereka  yang senantiasa menyakini hal yang  ghaib, seperti alam barzakh, alam kebangkitan,  perhitungan amal, mahsyar,  shirot, neraka dan surga, keyakinan ini  menjadi magnet  bagi mereka untuk bergeliat beramal, mempersiapkan diri dalam menghadapi  semua perkara-perkara akhirat yang pasti terjadi.

*Sifat ketiga*
mereka adalah  penegak penikmat sholat,  mereka   bukan hanya sekedar mengerjakan sholat, tapi mereka  penegakkan sholat dengan memperhatikan syarat dan rukunnya, kekhusu’an sholat dan sholat mereka senantiasa menghadirkan sifat pengharapan dan rasa takut dan cinta kepada Allah, berupaya   menghidupkan sholat seperti Rasulululah saw,  mereka mengetahui bahwa  sholat adalah mi’roj seorang mukmin terhadap RabbNya,  pertemuan seorang mukmin sebelum pertemuan yang sesungguhnya yaitu pertemuan yang dapat langsung  melihat wajah Allah  yang indah disurga tanpa ada hijab

*Sifat ke empat*
Orang bertaqwa itu,  mereka yang senantiasa terjaga sifat Keikhlasan  dalam berkorban, bersedekah dengan harta yang tebaik ber infaqkan sebagian dari  hartanya,  karena mereka yakin bahwa harta yang susungguhnya bukanlah harta yang mereka timbun, mereka kumpulkan, tetapi harta mereka sesungguhnya adalah harta yang mereka infaqkan di jalan Allah.

*Sifat kelima*
orang bertaqwa itu adalah  yang mengimani semua perkara-perkara  yang diturunkan kepada Nabi Muhammad saw dan kepada nabi dan Rasul lainnya, mereka tidak ragu sedikitpun akan adanya akhirat dan balasannya. keyakinan ini mendorong mereka semakin bersemangat beramal sholeh dan tidak menyisakan sedikitpun untuk kesian-siaan.

Orang orang bertaqwa inilah yang disebutkan Allah swt sebagai orang-orang yang menang,  beruntung dan sukses.

REFERENSI :
Tafsir Quran lil Quran
Tafsir Muyassar
Tafsir Munir

REKAP TANYA-JAWAB
—————————————

Abdullah – Gorontalo

1.Dalam tafsir ini dijelaskan tentang ciri” orang yg bertaqwa… Bagaimana hukumnya orang yg sshalatnya masih bolong”… Sedangkan yg saya ketahui amalan yg dihusab pertama kali oleh Allah adalah shalat, jka baik shalatnya baik pula amalanny, jika buruk shalatnya maka buruk amalannya,. Apa masih bisa orang yg sering meninggalkan shalat dihukumi orang yg beriman?

Jawab :
Orang yang masih suka meninggalkan sholat alias bolong-bolong tidak disebut orang yang bertaqwa sebab orang bertaqwa itu adalah orang yang mengerjakan semua perintah Allah dan meninggalkan larangannya.

2.Assalamu’alaykum warahmatullah saya Uwi dr Medan ijin bertanya

Mengenai *sifat ke empat* bagaimana ya caranya mengIkhlaskan dlm berkorban? Dan setelah meraih tahap yg demikian bagaimana caranya menjaga sifat tsb?

Jawab :
Teruslah berupaya untuk  ikhlas, tidak ada jalan untuk berhati ikhlas kecuali dengan terus menjalankan amal tersebut dengan kontinu.

3.Kami adalah remaja yg masih butuh banyak pengetahuan ttng hal ini. pertanyaan ini mungkin sedikit menggelitik.
teman saya ; “nah gimana deh kalo misalkan surga sama neraka ga ada kamu masih mau sholat?”
saya hanya bisa jawab
“iya tetap kok soalnya itu bukti rasa cinta dan pengabdian aku sama Allah”

bagaimana ustadz saya takut jawaban saya kurang tepat dalam hal. Bagaimana seharusnya yg saya katakan?

Jawab :
Pertanyaan diatas adalah sesuatu yang mengada-ada sorga dan neraka sudah disediakan oleh Allah dan barangsiapa yang tidak menyakini kedua pertanda dia telah cacat keimanannya kepada hari akhirat.
Betul kita beribadah karena cinta kepada Allah,  tetapi Allah juga memberi balasan kepada setiap amal manusia.

4.Saya Azizah dari bekasi…mau bertanya.
Bagaimana cara kita bisa merasakan nikmat shalat ust??
Sya merasa smpai saat ini mash Belum bisa merasa khusu’,,,
Seperti shalat hanya menghadap kepada Allah,Tpi Ndak mampu merasakan nikmat…khususnya shalat wajib.

Jawab :
Ketika kita sudah mendirikan sholat dengan memperhatikan rukun dan syaratnya,  sholat tepat pada waktunya. sesungguhnya itu sebahagian dari sifat khusu’.

5.Pertanyaan titipan ustad bagaimana dengn org yg rajin membaca Al Quran namun dia sendiri tidak tau artinya ,(arti dari ayat2 suci Al Quran)apakah amalan nya itu di terima oleh Allah ustad,syukron

Jawab :
Membaca Alquran mengerti maknanya atau tidak tetap mendapatkan pahala dan keberkahan Alquran.

Tetapi sebaiknya juga memahami artinya sehingga bertambah rasa cinta dan pemahaman terhadap Alquran. karena Alquran adalah petunjuk hidup.

6.Ana wulan dari jak-ut ingin bertanya..
Bagaimana cara kita mengetahui apakah kita sudah mencintai allah atau belum ??
Syukron,,

Jawab :
Jika kita sudah mengerjakan perintahnya dan meninggalkan larangannya serta mencintai sunnah Rasulullah saw, senang menghidupkan sunah-sunnahnya itu adalah kita telah mencintai Allah.

7.Saya putri dari jakut ingin bertanya..
Bagaimana caranya melawan rasa futur?

Jawab :
Hadirlah di Majelis Majelis Ilmu,  Lakukan amalan yang sifatnya bergantian, seperti baca Alquran,  berzikir,  ber istighfar,  bertafakkur, bersilaturahim.

8.Ustaadz, ayat tentang pinjamkanlah pada Allah pinjaman yg baik. Maksudnya apaa?

Jawab :

Yang dimaksud pinjaman untuk Allah ta’ala adalah apa yang diberikan seorang muslim untuk membantu saudaranya tanpa mengharapkan kembalinya barang tersebut karena semata-mata untuk mengharapkan balasan di akhirat nanti. Pinjaman yang baik ini mencakup infak untuk jihad, infak untuk anak-anak yatim, para janda, orang- orang lemah, dan orang-orang miskin. Jenis ini telah disebutkan di dalam Al Quran dengan kata al qardh (pinjaman).

9.Assalamu’alaikum ustad
Saya karimah jakarta timur.
Ustad, saya mau bertanya :
Disebutkan bahwa org yg bertaqwa adalah org yg mengerjakan semua perintah Allah dan meninggalkan larangannya.
Namun di zaman skrg, banyak kaum wanita, yg tidak mengenakan hijab, mereka mengenakan hijab kalau bepergian jauh dan acara pengajian saja
tetapi banyak kaum wanita di dekat rumah saya terutama ibu2 dan remaja putri apabila adzan berkumandang selalu hadir ke masjid untuk berjama’ah ustad.

Yg saya tanyakan, apakah hukumnya apabila kaum wanita yg tidak menutup auratnya diluar rumah, tetapi ibadahnya rajin, sedekah jalan trus, apabila ada pengajian ta’lim ibu2 selalu hadir. Mohon solusinya ustad supaya saya bisa memberitahu dgn bahasa yg mudah di cerna dgn kaum ibu2 tsb?
Syukron ustad.

Jawab :
Terus berikan pemahaman tentang ajaran islam,  jgn di hujat atau dicela kebaikan yang dia lakukan seperti dia sudab gemar bersedekah dll. yang kurang disempurnakan, dan pahamkan mereka dengan islam yang benar,  hangat dan berkesan. bukan menghujat apalagi menghakimi.

10. Ustadz, saya Agatha dari bogor..
Ketika qta punya target bahwa objek dakwah qta bisa bertaqwa d mana saat ini mereka sibuk dg tugas2 penting d sekolah. Sebaikny bimbingan qta seperti apa agar walau sibuk, mereka masih sempat memikirkan keinginan u/ bertaqwa/ lebih dekat pada Allah?

Jawab :
Tetap beri perhatian kepada mereka,  jika tidak bisa dengan tatap muka, buatlah komunikasi dakwah lewat media IT. Whartapps dll.

11.Ustadz, saya Agatha lagi mau nanya kalau ada orang yg qta sayangi bahwa dulu mereka masih menunda-nunda sholat isya hingga kini. Ngerjain sholat isyany ga di sepertiga mlm akhir sih. Tp baikny qta gimana nanggapi/ ngarahinnya?

Jawab :
Terus sampaikan keutamaan menjaga sholat diawal waktu.

12.Assalamualaikum
Saya riska dari Prop kepulauan Bangka Belitung mau bertanya
Bagaimana kita mendakwahkan diri kita agar harkat dan martabat kita tinggi di mata manusia dan Allah SWT

Jawab :
Cukuplah kita melakukan dakwah demi raih kemuliaan disisi Allah,  dan tidak sedikitpun niat untuk mencari martabat kemuliaan di hadapan manusia.

13.Ust ijin satu pertanyaan lagi ya.

Jika kita dapet pekerjaan, namun pekerjaan itu menuntut kita untuk tidak menggunakan jilbab syar’i harus standar. Lalu dosakah jika kita melakukannya? Memang, sebaiknya tinggalkan. Tapi bagaimana jika ia memang membutuhkan pekerjaan itu. Mohon penjelasannya ustad.
Syukron.

Jawab :
Berusaha untuk mencari pekerjaan yang membuat kita bebas menjalankan syariat Allah,  jika hal itu belum terwujud berazamlah untuk memberi batas waktu untuk bekerja ditempat tersebut. jika pekerjaan yang bisa menjaga kemuliaan islam kita sudah di temukan silahkan meninggalkan tempat itu. demi meraih ridho dan kemuliaan disisi Allah.

〰〰〰〰〰〰〰〰

———————-oOo—–—————–
PENUTUP

Marilah kita tutup majelis ilmu kita hari ini dgn membaca istighfar, hamdallah serta do’a kafaratul majelis
الْحَمْدُ لِلَّهِ رَبِّ الْعَالَمِين

dan istighfar

أَسْتَغفِرُ اَللّهَ الْعَظيِمْ

: Doa penutup majelis :

سُبْحَانَكَ اللَّهُمَّ وَبِحَمْدِكَ أَشْهَدُ أَنْ لاَ إِلهَ إِلاَّ أَنْتَ أَسْتَغْفِرُكَ وَأَتُوْبُ إِلَيْكَ ٭
Artinya:
“Maha suci Engkau ya Allah, dan segala puji bagi-Mu. Aku bersaksi bahwa tiada Tuhan melainkan Engkau. aku mohon ampun dan bertaubat kepada-Mu.”

Wassalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh

~~~~~~~~~~~~~~
®Rumah Dakwah Indonesia

———————-oOo—–—————-

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *