Candu Sosmed

Notulensi Kajian Bulanan Rumah Dakwah Indonesia
~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~
Hari : Ahad, 06 Agustus 2017
Grup : Rumah Aisyah Putri 1-3
Muwajjih : Ustadzah Rizqi Maulida
Tema : Candu Sosmed
Admin : All Admin Putri 1-3
Moderator : Emil
Notulen   : Dita
MUQADIMAH
————————
بسم الله الر حمن الر حيم
السلام عليكم ورحمة الله وبركاته
إِنّ الْحَمْدَ ِللهِ نَحْمَدُهُ وَنَسْتَعِيْنُهُ وَنَسْتَغْفِرُهُ
وَنَعُوْذُ بِاللهِ مِنْ شُرُوْرِ أَنْفُسِنَا و مِنْ َسَيّئَاتِ أَعْمَالِنَا
مَنْ يَهْدِهِ اللهُ فَلاَ مُضِلّ لَهُ وَمَنْ يُضْلِلْ فَلاَ هَادِيَ لَهُ
Puji syukur kehadirat Allah SWT yang masih memberikan kita nikmat iman, islam dan Al Qur’an semoga kita selalu istiqomah sebagai shohibul qur’an dan ahlul Qur’an dan dikumpulkan sebagai keluarga Al Qur’an di JannahNya..
Shalawat beriring salam selalu kita hadiahkan kepada uswah hasanah kita, pejuang peradaban Islam, Al Qur’an berjalan, kekasih Allah SWT yakninya nabi besar Muhammad SAW, pada keluarga dan para sahabat nya semoga kita mendapatkan syafaat beliau di hari akhir nanti. InsyaaLlah..
Aamiin
========================
Materi : *CANDU SOSMED*
————-
Allah berfirman :
“Hai orang-orang yang beriman, peliharalah dirimu dan kelurgamu dari api neraka yang bahan bakarnya adalah manusia dan batu; penjaganya malaikat-malaikat yang kasar, yang keras, yang tidak mendurhakai Allah terhadap apa yang di perintahkan-Nya kepada mereka dan selalu mengerjakan apa yang di perintahkannya (At-Tahrim :6)
Termasuk tanda kebaikan seorang jika dia mempelajari hukum agama yang di bebankan Allah atas hamba-Nya. Dalam sebuah hadist shahih Nabi bersabda : “ Barang siapa yang Allah menghendakinya suatu kebaikan, niscaya Allah fahamkan dia dalam agama (HR Al-Bukhari no 71 dan Muslim No. 1037).
 Musuh-musuh Islam telah melemparkan panahnya, berusaha sekuat tenaga merusak wanita muslim, pendidik generasi kecil dan pendamping setia kaum lelaki. Usaha mereka ternyata sukses melalui berbagai sarana sehingga para wanita melupakan agamanya. Jika seorang wanita melalaikan agama bukan dia saja yang berdosa, tetapi dosa juga di tanggung oleh waliya yang bertanggung jawab mendidiknya.
 Salah satu jalur masuk yang dilemparkan oleh ‘musuh’ Islam untuk menjerumuskan wanita –wanita muslimah adalah dengan propaganda media sosial. Fenomena media sosial saat ini bukan sekedar kebutuhan akan teknologi informasi tetapi telah menjadi candu….yang perlahan ‘menina bobokan’ penggunaanya.  Siapa yang hari ini tidak punya Whatssapp? Facebook? Instagram? Twitter? Email? Telegram? (walau sudah sebagian di blokir!), bagai dua sisi pisau, ada kebaikan juga ada keburukan di dalamnya. Menjadi ladang dakwah jika kita dapat mengelolanya dengan baik, sarana mempelajari islam dan dakwah atau malah sebaliknya.!!!!
Segala informasi cepat beredar melalui sosial media yang ‘bentuk’ nya juga sudah beragam. Tidak jarang informasi yang beredar adalah hoax alias palsu….wajib bagi kita, setiap muslim untuk memfilter, memilah apakah informasi yang beredar valid atau palsu yang membuat fitnah, menimbulkan kerusakan dan dosa….
Beberapa fenomena sosmed yang beberapa waktu lalu booming seperti;
–          Heboh di sosmed, hashtag ‘hari patah hati akhwat’ karena telah menikah seorang qori/hafidz ‘idola’
–          Banyaknya selfie muslimah yang tidak mencerminkan kepribadian muslimah, tidak ada malu yang menjadi ciri khas muslimah
–          Dan lainya….
Karena tren yang begitu fenomenal, bisa menjadikan lupa waktu, lupa kewajiban dan lainnya.
Waktu habis hanya untuk berselancar di sosmed….sedangkan untuk menuntut ilmu agama tidak ada waktu….sedangkan untuk membaca Al-Quran tidak sempat, apalagi menambah hafalan qur’an.
Waktu terlalaikan oleh sosmed sehingga tugas terbengkalai, misalnya di rumah tangga, menjaga anak, dan lainnya karena asyik ber-sosmed….
Contoh lain, ; aktivitas memang dirumah, awalnya ingin supaya ada waktu dengan anak, keluarga. Tetapi yang terjadi adalah asyik dengan jualan online,,,,,bahkan lebih sibuk daripada bekerja di luar. Sesungguhnya fisiknya ada , dekat anak, suami, keluarga tetapi jiwa nya, ruhnya tidak ada…..terlena dengan kegiatan di dunia maya yang fana…..
Dari sinilah kita wajib memikirkan soal kita, wanita, lebih-lebih di zaman sekarang ini – agar kita adpat membentangkan jalan kesuksesan serta membendung mara-bahaya bagi mereka (Dinukil adri Muqaddimah Syaikh Asraf bin Adul Maqsud dalam Fatawa Al-Mar’ah Al-Muslimah 1/3-5 Adhwa’ Salaf cet ke tiga th 1417 h).
Maka kewajiban kita sebagai kaum muslimin untuk mempelajari ilmu agama ini, dan bersemangat dalam memahami hukum-hukum agama sebelum perkara yang lainnya. Sebab mayoritas manusia sekarang ini – semoga Allah SWT membari hidayah kepada mereka – begitu cerdik dalam masalah dunia, tetapi bodoh dalam hukum dan syariat agama. Ini merupakan kejahilan dan musibah besar, karena ilmu agama wajib didahulukan dari pada ilmu-ilmu lainnya.
“ Orang-orang Yahudi dan Nasrani tidak akan senang kepada kamu sehingga kamu mengikuti agama mereka ( Albaqarah :120).
 “ Mereka ingin memadamkan cahaya (agama) Allah dengan mulut (ucapan-ucapana) mereka, dan Allah tetap menyempurnakan cahaya –Nya meskipun orang –orang kafir benci ( Ash_shat :8)
Usaha – usaha mereka seperti itu sudah tidak aneh lagi, tetapi yang aneh mengapa kaum muslimin malah kagum dan mendukung usaha mereka? waspada dari makar musuh – musuh Islam, baik berupa sosial media, gambar-gambar, tv dan lain-lainnya
Dan hadits Nabi yang di riwayatkan Abu Hurairah bahwa beliau bersabda :
“ Aku wasiatkan kalian agar berbuat baik kepada kaum wanita karena wanita diciptakan dari tulang yang bengkok, dan yang paling bengkok adalah bagian atasnya, jika engkau meluruskannya dengan kasar, engkau akan mematahkannya. Tetapi jika engkau biarkan begitu saja maka akan tetap bengkok seperti semula. Aku wasiatkan agar kalian berbuat baik kepada kaum wanita (HR Bukhari no 186,muslim 1468).
Memperhatikan pendidikan para pemudi-pemudi muslimah dengan pendidikan islam yang shahhih, khususnya di sekolah-sekolah, masjid-masjid dan universitas-universitas, yaitu dengan mengajarkan ilmu yang bermanfaat kepada mereka serta menjauhkan mereka dari majalah-majalah yang merusak akhlaq mereka. Mudah mudahan dengan cara ini atau itu akan menghasilkan generasi wanita mu;minah, yang apabila mendengarkan, seperti firman Allah :
“ Wahai Nabi katakanlah kepada istri-istrimu, anak-anak perempuanmu dan istri-istri orang mukmin,hendaklah mereka mengulurkan jilbabnya ke seluruh tubuh mereka ( Al-Ahzab:49).
Wanita dalam islam mempunyai kedudukan tinggi, martabat dan kemuliaan yang tercatat dalam Al-Qur;an dan As-Sunnah. Kaum wanita juga mempunyai peran yang besar bagi kebaikan bangsa dan manusia, karena merekalah – seharusnya- pendidik generasi kecil atgar kelak menjadi manusia yang diidamkan Islam. Dahulu dikatakan :  ibu adalah madrasah, jika engkau mempersiapkannya. Engkau mempersiapkan generasi yang berpondasi kuat dan baik.
Oleh karena itu musuh-musuh Islam tak henti-hentinya, merusak agama ini lewat kaum wanita, dengan menyeret mereka ke lubang kehinaan, ke nistaan dan kekejian. Sebab jika wanita sudah rusak, maka rusaklah generasi dambaan manusia, di karenakan telah kehilangan pendidik yang menemani mereka.
Musuh – musuh islam selalu berusaha menghancurkan kaum muslimin dengan berbagai cara, salah satunya dengan menghancrukan martabat wanita. Karena wanita mempunyai keadilan dan peran yang cukup besar bagi umat manusia, kebaikan mereka merupakan kebaikan umat, sebaliknya kehancuran mereka merupakan kehancuran umat juga. Musuh – musuh Islam berhasil menebar pemikiran-pemikiran setan, baik melalui TV, Video dan sejenisnya yang semua itu dilakukan untuk merusak kesucian wanita.
 Dr Abdul Karim Zaidan juga menjelaskan :” Adapun di negeri-negeri Islam sekarang-wlaupun tidak seperti negeri-negeri barat- suadh mulai tumbuh benih-benih kehancuran dalam negeri islam ini,sehingga rumah tangga seseorang hanya tunggu robohnya saja. Tidaklah berlebihan jika kami mengatakan, bahwa serangan-serangan musuh islam telah kencang dilancarkan, begitu beraninya mereka menipu dan menghancurkan Islam dengan berbagai macam alat modern, baik melalui buku bacaan ,karet,tv,video dan lain-lain. Tetapi sayangnya mengapa kaum muslimin lengah atas hal itu? Ataukah  sudah tidak ada lagi kecemburuan di hati mereka? Sungguh amat disesalkan, malah kaum muslimin kagun dan terpesona dengan gaya hiduop orang-orang barat.
 Wallahu’alam
-Dari berbagai sumber
REKAP TANYA-JAWAB
—————————————
1.Assalamu’alaikum warahmatullah wabarakaatuh, nama saya tati saputri. Afwan sebelumnya ustadzah, saya ingin bertanya. Menurut pendapat ustadzah bagaimanakah cara menanggapi seorang muslimah yang berdakwah disosial media dengan memposting foto selfie dirinya?
↠Wa alaikum salaam warahmatullah wabarakatuh, dakwah nya sudah baik.  Utk foto selfie apakah ada kaitan dg konten dakwah yg disampaikan? Kemudoan apakah bisa menombulkan fitnah? Kalau kawan sosmed nya akhwat semua , tak apa. Lain hal jika ada non mahram yg melihat, bisa menjadi jalan fitnah…oleh sebab itu be careful sholihaat
┅┅┅┅┅┅┅┅┅┅┅┅┅┅┅┅┅┅┅┅┅
2. Assalamu’alayikum warahmatullah wabarakatuh. Dzah saya ingin bertanya. Bagaimana pandangan islam mengenai para muslimah2 yang mengapload fhoto dirinya dengan caption2 dakwah. Sedang yg saya tau bahwa seorg muslimah dilrg untuk mengapload diri, ttpi dg caption dakwahnya itu mungkin bermanfaat bgi pengguna(teman2) yg ada disosmed. Jdi apakah boleh seperti itu?.
↠Wa alaikum salaam, apalagi dengan pose/ gaya2 yg bisa menimbulkan fitnah…karena followernya banyak yg non mahram juga. Kalau utk teman2 muslimah saja masih ada kebolehan dengan catatan non mahram tidak bisa akses ya… Karena khwataor malah membuka jalan fitnah…wallahu ‘alam
┅┅┅┅┅┅┅┅┅┅┅┅┅┅┅┅┅┅┅┅┅
3. Namun jika fito selfie kita itu kemudiab dishare oleh teman2 akhwat yang lain yang akunnya bisa diakses oleh ikhwan bagaimana?
↠Jika ada pengalaman bgtu, maka kedepannya tidak share dg konten / selfie lagi. Sebagai pelajaran yah…. Mungkin utk kepeeluan tsb bisa dengan share pemandangan atau gbr 2 yg terkait tanpa harus ekspose foto diri
┅┅┅┅┅┅┅┅┅┅┅┅┅┅┅┅┅┅┅┅┅
4. Lantas bagaimana cara menanggapi orang yang sering menguplad foto selfie tersebut, padahal dia sudah tau hukumnya tapi masih tetap melakukan hal yang sama. Dia berdalih kalau sesuatu itu tergantung niatnya, dia mengupload foto selfie bukan karena ingin dilihat
↠Hehe,
Gpp terus diingatkan….keep sabar ya. Karena menguploaf adalah pasti utk di lihat. Kalau memasak ya utk dimakan begitu kan yah
┅┅┅┅┅┅┅┅┅┅┅┅┅┅┅┅┅┅┅┅┅
5. Kalau misalnya ada akhwat yg memposting foto selfie nya tetapi masih aja nampak anak anak rambutnya, gimana tu hukumnya usdzah
↠Tidak boleh, segera hapus…diingatkan
┅┅┅┅┅┅┅┅┅┅┅┅┅┅┅┅┅┅┅┅┅
6. Ustadzah, ana punya seorang tmn dia sering bngt upload foto yang aurat nya sangat terbuka dan ketika tmn² ana mengingat kan dia jawab sirik, karna ndak bisa mengikuti dirinya? Pdhl kan kita kasian
↠Baik, jika bgtu mgkn dari pendekatan hijab nya dulu. Ybs perlu di dakwahkan dulu ttg menutup aurat….awalnya dari sini. Karena kalau ybs velum sadar dan paham wajibnua nutup aurat, adalah hal yg biasa dianggapbya jika pamer aurat di sosemed dll….
———————-oOo—–—————–
PENUTUP
Marilah kita tutup majelis ilmu kita hari ini dgn membaca istighfar, hamdallah serta do’a kafaratul majelis
الْحَمْدُ لِلَّهِ رَبِّ الْعَالَمِين
dan istighfar
أَسْتَغفِرُ اَللّهَ الْعَظيِمْ
: Doa penutup majelis :
سُبْحَانَكَ اللَّهُمَّ وَبِحَمْدِكَ أَشْهَدُ أَنْ لاَ إِلهَ إِلاَّ أَنْتَ أَسْتَغْفِرُكَ وَأَتُوْبُ إِلَيْكَ ٭
Artinya:
“Maha suci Engkau ya Allah, dan segala puji bagi-Mu. Aku bersaksi bahwa tiada Tuhan melainkan Engkau. aku mohon ampun dan bertaubat kepada-Mu.”
Wassalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh
~~~~~~~~~~~~~~
®Rumah Dakwah Indonesia

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *