Pentingnya menjaga Hati

Notulensi Kajian Bulanan Rumah Dakwah Indonesia
~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~
Hari : Senin
Grup : Ruqayyah
Muwajjih : Ust. Qosim
Tema : Pentingnya menjaga Hati
Admin : G6-G10
Moderator : Zara & Fildzah
Notulen   : Eni
MUQADIMAH
————————
بسم الله الر حمن الر حيم
السلام عليكم ورحمة الله وبركاته
إِنّ الْحَمْدَ ِللهِ نَحْمَدُهُ وَنَسْتَعِيْنُهُ وَنَسْتَغْفِرُهُ
وَنَعُوْذُ بِاللهِ مِنْ شُرُوْرِ أَنْفُسِنَا و مِنْ َسَيّئَاتِ أَعْمَالِنَا
مَنْ يَهْدِهِ اللهُ فَلاَ مُضِلّ لَهُ وَمَنْ يُضْلِلْ فَلاَ هَادِيَ لَهُ
Puji syukur kehadirat Allah SWT yang masih memberikan kita nikmat iman, islam dan Al Qur’an semoga kita selalu istiqomah sebagai shohibul qur’an dan ahlul Qur’an dan dikumpulkan sebagai keluarga Al Qur’an di JannahNya..
Shalawat beriring salam selalu kita hadiahkan kepada uswah hasanah kita, pejuang peradaban Islam, Al Qur’an berjalan, kekasih Allah SWT yakninya nabi besar Muhammad SAW, pada keluarga dan para sahabat nya semoga kita mendapatkan syafaat beliau di hari akhir nanti. InsyaaLlah..
Aamiin
========================
Materi :
————-
Menjaga Hati (Muraqabah)
*Qosim Nursheha Dzulhadi
بسم الله الرحمن الرحيم
الحمد لله رب العالمين، والصلاة والسلام على أشرف الأنبياء والمرسلين وعلى آله وصحبه أجمعين، أما بعد:
Insya Allah, pada malam hari ini kita akan bercengkrama seputar “menjaga hati”, biasa juga disebut dengan Muraqabah (merasa diawasi oleh Allah). Semoga  nanti ada manfaatnya. Berikut ini ada beberapa ulasannya secara sederhana:
1. Yakinlah bahwa Allah itu segala hal yang tersembunyi dan yang nyata (Qs. Ar-Ra‘d:9-10). Bahkan, sebiji sawi pun dari ciptaan-Nya bahkan lebih kecil atau lebih besar, kecuali Allah mengetahuinya (Qs. Saba’: 3).
2. Kunci-kunci hal yang ghaib ada pada pengetahuan (ilmu) Allah SWT. Bahkan, sehelai daun yang jatuh diketahui oleh Allah SWT (Qs. Al-An‘am: 59). Jadi, apapun yang ada di dunia ini, termasuk apa yang ada dalam hati, pasti diketahui Allah SWT.
Cara Menumbuhkan Muraqabah
     Diantara cara menghidupkan hati agar selalu terjaga adalah dengan hal-hal berikut ini:
1. Merenungi asal kejadian. Bahwa kita ini diciptakan dari air sperma yang hina (Qs. At-Thariq: 5-7, as-Sajdah: 7-9). Maka, apakah patut kita menyombongkan diri?
2. Memperbanyak Zikir
Kata seorang penyair,
Zikir merupakan pintu Tuhan yang tergabung,
Maka masuklah pintu itu dengan gairah dan segera.
Usai shalat, zikir (Qs. An-Nisa’: 103) karena dengan zikir hati menjadi tenang (Qs. Ar-Ra‘d: 28)
Nabi Muhammad Saw bersabda,
“Sesungguhya Allah Azzam WA Kalla berfirman, ‘Aku bersama hamba-Ku selagi ia mengingat-Ku dan bergerak kedua bibirnya dalam mengingat-Ku.” (HR. Ibn Makah dan Ibn Hibban).
3. Menghisap (Introspeksi) Diri
Karena Allah berpesan,
“Hai orang2 beriman, bertakwalah kepada Allah dan hendaklah setiap diri memperhatikan apa yang telah disiapkan untuk esok (akhirat), dan bertakwalah kepada Allah. Sesungguhnya Allah mengetahui apa yang kalian kerjakan.” (Qs. Al-Hasyr: 18)
4. Menjauhkan diri dari hawa nafsu dan ketergantungan kepada dunia
Sungguh, kata Allah, nafsu itu selalu menyuruh kepada kejahatan (Qs. Yusuf: 53).
Dan Allah mengingatkan kita bahwa harta dan keturunan adalah ujian berat (Qs. Al-Anfal: 28, lihat Qs. Al-Kahfi:  46).
Bahkan, tidak sedikit istri dan anaknya yang jadi musuh kita dalam berjuang (Qs. At-Taghabun: 14)
5. Mengekang Hawa Nafsu
Jangan turuti hawa nafsu, karena mencegah dari lezatnya ibadah, menjauhkan kita dari Allah dan surga-Nya.
Nafsu, kata Allah, akan menyesatkan kita dari jalan-Nya (Qs. Shad: 26). Maka, takutlah kepada Allah, maka kita masuk surga (an-Nazi‘at: 37-41)
6. Memperhalus rasa malu
Nabi Saw bersabda, “Jika engkau tidak punya rasa Malu, maka buatlah apapun yang kau suka.” (HR. At-Tirmidzi)
7. Segera bertobat
Karena taubat membawa pelakunya masuk surga (Qs. An-Nur: 31, at-Tahrim: 222).
8. Mengingat Mati
Karena setiap jiwa pasti mati (Qs. Al Imran: 185); semua makhluk akan binasa, yang kekal hanya Sang Khaliq (al-Qashash: 88, al-Jumu‘ah: 8)
Penutup
Demikian sedikit tips agar bagaimana kita bisa menjaga hati (batin), agar tetap jernih, bersih, dan sensitif. Sehingga senantiasa merasa terus diawasi Allah SWT. Semoga kita termasuk kepada golongan orang-orang yang dapat menjaga hatinya. Amin ya Rabbal ‘Alamin. []
والسلام عليكم ورحمة الله وبركاته
〰〰〰〰〰〰〰〰〰〰
REKAP TANYA-JAWAB
—————————————
1. Ustadz, adakah doa khusus agar hati kita bs melupakan rasa sakit krn orang lain?
sementara dzikir, sholat taubat, dll juga sudah dilakukan.. hanya hati tampaknya begitu tersakiti
Jawab:
بسم الله الرحمن الرحيم،
Mintalah ikhlas kepada Allah. Karena obat sakit hati hanya ikhlas. Kita masih sakit hati karena kita merasa terhina. Padahal, awal penciptaan kita saja sudah “hina”.
Ini tidak mudah, tapi harus diupayakan. Diantara doa yang dapat kita panjatkan adalah:
اللهم آت نفسي تقواها وزكها أنت خير من زكاها، أنت وليها ومولاها
_Allahumma aati nafsi taqwaha, WA zakkiha Anta Khairu man zakkaha Anta waliyyuha wa maulaha_
(ya Allah, berilah kepada jiwaku ketakwaannya. Sucikanla ia, karena Engkau sebaik-baik yang mensucikannya. Engkaulah pemiliknya dan penguasanya)
2. Ustadz jd saya punya temen, nah tmn saya itu sering ikut kajian dan sdh paham lah. Tp dia merasa dirinya lebih baik, jika ada org yg melakukan kesalahn dikit bagusnya dia mengingatkan, tp di sni dia jg yg menunjukan bahwa dirinya lbh baik dr org lain, dan merasa dirinya itu jauh lbh baik di atas org tersebut. Nah jatohnya itu kya yg ujub, berarti itu masuk ke penyakit hati kn ya ustadz. Nah pertanyaan saya, utk mengingatkn tmn saya agar tdk terlalu yg membanggakan diri itu gmn? Dan utk kita bs menjauhi agar tdk merasa diri ini lbh baik gmn ya ustadz? Terimakasih
Jawab:
بسم الله الرحمن الرحيم،
Jika rasa lebih baik dari orang dia ungkapkan di hadapan orang lain, namanya _kibr_ alias sombong atau _takabbur_. Ini tidak boleh, Karen sifat Iblis, yang sebabkan dia tak layak masuk surga.
لايدخل الجنة من كان فى قلبه مثقال ذرة من كبر
_Tidak masuk surga orang yang dalam hatinya ada sebiji sawi kesombongan_ (HR. At-Tirmidzi)
Jika rasa lebih baik dan lebih utama dari orang lain hanya dalam hatinya, namanya _ujub_ (bangga diri).
Dalam hadits yang disampaikan oleh Abdullah ibn Abi Aufa, beliau mengatakan bahwa Nabi Saw. Bersabda,
المهلكات ثلاث: إعجاب المرء بنفسه، وشح مطاع، وهوى مضل
_Perkara yang membinasakan itu ada tiga: seorang yang bangga akan dirinya, kikir yang diikuti, dan hawa nafsu yang mrnyesatkan_
Sampaikan hadits-hadits Nabi Saw tersebut krpadanya, agar menjadi pelajaran penting. Semoga bermanfaat. Bisa lewat ceramah, lewat grup WA, dll. Semoga dapat mengubah perilakunya. _Wallahu A‘lam bis-Shawab_. []
〰〰〰〰〰〰〰〰〰
Clossing Statement :
……..
———————-oOo—–—————–
PENUTUP
Marilah kita tutup majelis ilmu kita hari ini dgn membaca istighfar, hamdallah serta do’a kafaratul majelis
الْحَمْدُ لِلَّهِ رَبِّ الْعَالَمِين
dan istighfar
أَسْتَغفِرُ اَللّهَ الْعَظيِمْ
: Doa penutup majelis :
سُبْحَانَكَ اللَّهُمَّ وَبِحَمْدِكَ أَشْهَدُ أَنْ لاَ إِلهَ إِلاَّ أَنْتَ أَسْتَغْفِرُكَ وَأَتُوْبُ إِلَيْكَ ٭
Artinya:
“Maha suci Engkau ya Allah, dan segala puji bagi-Mu. Aku bersaksi bahwa tiada Tuhan melainkan Engkau. aku mohon ampun dan bertaubat kepada-Mu.”
Wassalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh
~~~~~~~~~~~~~~
®Rumah Dakwah Indonesia
———————-oOo—–—————–

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *