Pandangan Mata Ke Telunjuk Saat Duduk Tasyahud, Sunnahkah?

Review anda

Oleh: Ustadz Farid Nu’man Hasan
(Muwajjih Rumah Dakwah Indonesia)

Pandangan Mata Ke Telunjuk Saat Duduk Tasyahud, Sunnahkah?

——————————

+62 838-2320-xxxx:

Assalamu’alaikum, Ustadz..

Dari kecil saya melihat ujung telunjuk ketika tahiyat dalam shalat. Apakah benar seperti itu?
Apa makna kita melihat ujung jari telunjuk ketika shalat?
Terimakasih, Ustadz..
———————

Wa’alaikumussalam wa Rahmatullah wa Barakatuh ..

Saat duduk tasyahud, pandangan mata ke telunjuk itu SUNNAH menurut mayoritas ulama.

Dari Abdullah bin Az Zubeir Radhiyallahu’Anhu:

أن رسول الله صلى الله عليه وسلم كان إذا قعد في التشهد وضع كفَّه اليسرى على فخذه اليسرى، وأشار بالسبابة لا يجاوز بصرُه إشارتَه.

Bahwasanya Rasulullah ﷺ jika duduk tasyahud meletakkan tangan kirinya di atas paha kiri dan telunjuknya memberikan isyarat serta pandangannya tidak henti melihat kepadanya.
*(HR. Abu Daud, An Nasa’i, Ahmad, Ibnu Khuzaimah, Ibnu Hibban)*

Syaikh Abdullah Al Faqih mengatakan:

فالنظر إلى السبابة أثناء التشهد حتى الانتهاء منه هو السنة عند أكثر أهل العلم، كالشافعية, والحنابلة

_Maka memandang ke telunjuk saat tasyahud sampai selesai merupakan sunnah menurut mayoritas ulama; Syafi’iyyah, dan Hanabilah._
(Fatawa Asy Syabakah Al Islamiyyah no. 217405)

Imam Abu Thayyib Syamsul ‘Azhim Rahimahullah berkata dalam _’Aunul Ma’bud_:

والمعنى: لا ينظر إلى السماء حين الإشارة إلى التوحيد, كما هو عادة بعض الناس، بل ينظر إلى إصبعه, ولا يجاوز بصره عنها.

_Maknanya; janganlah melihat ke langit saat mengisyaratkan tauhid seperti kebiasaan sebagian orang, tapi hendaknya dia lihat jarinya dan janganlah berpaling darinya._ (Selesai)

Demikian. Wallahu a’lam

🖋 Farid Nu’man Hasan

BP2A-RDI/082/5/III/1440

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *