Mengenal Tauhid

Review anda

Materi 07 – Syirik jika Memakai Jimat
Mengenal Tauhid

Oleh : Dodi Abu El Jundi

‎بسم الله الرحمن الرحيم

‎السلام عليكم ورحمة اللّه وبركاته الحمد لله والصلاة والسلام على رسول الله و على آله وصحبه أجمعين

Allah Azza wa jalla adalah zat yang memberi manfaat dan mudhorot. Kalau اللّهُ menghendaki memberikan manfaat kepada seseorang maka tidak akan ada yang bisa mencegahnya.

Demikian pula sebaliknya, ketika اللّهُ menghendaki untuk menimpakan musibah kepada seseorang maka tidak akan ada yang bisa menolaknya.

Dimana اللّهُ Ta’ala berfirman,

وَلَئِنْ سَأَلْتَهُمْ مَنْ خَلَقَ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضَليَقُولُنَّ اللَّهُ قُلْ أَفَرَأَيْتُمْ مَا تَدْعُونَ مِنْ دُونِ اللَّهِ إِنْ أَرَادَنِيَ اللَّهُ بِضُرٍّ هَلْ هُنَّ كَاشِفَاتُ ضُرِّهِ أَوْ أَرَادَنِي بِرَحْمَةٍ هَلْ هُنَّ مُمْسِكَاتُ رَحْمَتِهِ قُلْ حَسْبِيَ اللَّهُ عَلَيْهِ يَتَوَكَّلُ الْمُتَوَكِّلُونَ

“Dan sungguh jika kamu bertanya kepada mereka: “Siapakah yang menciptakan langit dan bumi?”, niscaya mereka menjawab: “Allah”. Katakanlah: “Maka terangkanlah kepadaku tentang apa yang kamu seru selain Allah, jika Allah hendak mendatangkan kemudharatan kepadaku, apakah berhala-berhalamu itu dapat menghilangkan kemudharatan itu, atau jika Allah hendak memberi rahmat kepadaku, apakah mereka dapat menahan rahmat-Nya?. Katakanlah: “Cukuplah Allah bagiku”. Kepada-Nya-lah bertawakkal orang-orang yang berserah diri.” (QS. Az Zumar: 38)

Keyakinan tersebut melazimkan kita sebagai seorang muslim untuk hanya bergantungkan kepada اللّهُ semata dan merasa cukup dengan اللّهُ dalam usaha mendapatkan manfaat dan menghindari mudhorot seperti dalam mencari rezeki, mencari keselamatan, mencari kesembuhan dari penyakit dll dan tidak bergantung sekali-kali kepada benda benda yang dikeramatkan seperti jimat, wafaq, susuk dan berbagai jenisnya.

Rasulullah ﷺ bersabda :

‎مَنْ عَلَّقَ تَمِيمَةً فَقَدْ أَشْرَكَ

“Barang siapa yang mengantungkan tamimah yaitu jimat dan semisalnya maka sungguh dia sudah berbuat syirik” (Hadist Riwayat Imam Ahmad, dishahihkan oleh Syeikh Albani Rahimahumullah).

Apabila meyakini bahwa barang tersebut adalah sebab atau perantara maka ini termasuk syirik kecil karena dia menjadikan sesuatu yang bukan sebab sebagai sebab.

Padahal yang berhak menentukan sesuatu itu sebab atau tidak adalah dzat yang menciptakannya yaitu اللّهُ Subhanahu wa ta’ala. Apabila ia meyakini bahwa barang tersebut dengan sendiri memberikan manfaat dan mudhorot maka ini termasuk syirik besar yang bisa mengeluarkan seseorang dari islam.

Semoga اللّهُ Subhanahu wa ta’ala memudahkan kita dan saudara-saudara kita untuk meninggalkan perbuatan syirik yang sudah tersebar ini dan menjadikan ketergantungan hati kita dan mereka hanya kepada اللّهُ. Hasbunallahu wa ni’mal wakil.

Demikianlah materi kita kali ini, semoga اللّهُ Ta’ala melindungi kita semua.

والله تعالى أعلم والسلام عليكم ورحمة اللّه وبركاته

——————————
Tanya Jawab

1. 99. Dui RDI 07
Ijin bertanya ustad
“Padahal yg berhak menwntukan seauatu itu sebab atau tidak adalah dzat yg menciptakannya yaitu Allah….”
Pertanyaannya ustad.ada yg bilang ibu hamil jangan jahit baju,jangan mengikat ini itu,jagan membunuh hewan
Apakah perbuatan yg seperti itu juga mengarah pada perbuatan syirik ustad?
Jawab
Na’am

2. 158.dwiyanti agustini 09
Assalamu’alaikum ustad… Klw mislkan dulu ana pernah d suruh membaca surah/ayat alqur’an beberapa x setelah selesai sholat oleh nenek (rahimahullah) apakah itu termasuk syirik
Contoh : diperintahkn setiap hbs sholat subuh hrs membaca ayat al kautsar sebanyak 15x misalkan … Agar bnyak yg menyayangi,,
Jawab:
Tidak. Itu masuk kategori Bid’ah

3. 2. Risma – RDI 12
Saya mau brtanya ustd, biasa kan ada anak bayi di pkaikan peniti atau sebagainya, gunanya biar gk di ganggu setan.
Yg mau sy txkan, bgmn jika kita di posisi prnah melakukan hal trsebut, namun kemudian sadar karena sdh paham bahwa itu syirik namun sdra kita masih ttp melakukannya.
Hal apa yg harus di lakukan untuk mengarahkannya bahwa itu tdk baik..??!!
Jawab:
Ingati dan nasehati saja yaa

4. 23. Fahmi Muti’ah RDi 05
Ustadz mau tanya tentang sakit parotitis (gondongan)
Di tempat saya masih percaya kalau anaknya gondongan dipakaikan kalung mengkudu, dikasih blau..
Apakah itu termasuk syirik ustadz?
Juga kalau pas ada hajatan ditempat hajatan itu disediakan bedak. Biasanya para ibu itu mengoleskan bedak itu untuk anaknya. Itu bagaimana ustadz?
Jawab:
Jika terbukti secara medis bisa menghilangkan gondongan maka dipersilahkan

5. 70. Emma RDI 11
Ustadz mau tanya..ada tmn sy selalu merasa tdk enak perutnya spt diare trs..ibunya membawa org pintar krmh dan disampaikan jgn makan dr piring yg biasanya dia pakai..dilakukannya ustadz dan ternyata dia tdk sakit perut lg..bgmn hukumnya ustadz..jzklh khoir
Jawab:
Nda boleh mempercayai “orang pintar”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *