Rawatlah Imanmu

Review anda

Grup : Kajian Akhwat RDI
Muwajjih : Ustadz Abdullah Haidir
Tema : Rawatlah Imanmu
Admin :
Moderator : Mira
Notulen : Sari M

〰〰〰〰〰〰〰〰〰〰

MUQADIMAH
————————

بسم الله الر حمن الر حيم

السلام عليكم ورحمة الله وبركاته

إِنّ الْحَمْدَ ِللهِ نَحْمَدُهُ وَنَسْتَعِيْنُهُ وَنَسْتَغْفِرُهُ
وَنَعُوْذُ بِاللهِ مِنْ شُرُوْرِ أَنْفُسِنَا و مِنْ َسَيّئَاتِ أَعْمَالِنَا
مَنْ يَهْدِهِ اللهُ فَلاَ مُضِلّ لَهُ وَمَنْ يُضْلِلْ فَلاَ هَادِيَ لَهُ

Puji syukur kehadirat Allah SWT yang masih memberikan kita nikmat iman, islam dan Al Qur’an semoga kita selalu istiqomah sebagai shohibul qur’an dan ahlul Qur’an dan dikumpulkan sebagai keluarga Al Qur’an di JannahNya..

Shalawat beriring salam selalu kita hadiahkan kepada uswah hasanah kita, pejuang peradaban Islam, Al Qur’an berjalan, kekasih Allah SWT yakninya nabi besar Muhammad SAW, pada keluarga dan para sahabat nya semoga kita mendapatkan syafaat beliau di hari akhir nanti. InsyaAllah..
Aamiin

========================oOo========================

Materi :
————-
Baik kita mulai kajiannya ya…. tentang merawat keimanan.

Mengapa merawat keimanan?
karena iman bukan sesuatu yang mati tapi dia sesuatu yang hidup… bukan sesuatu yang statis tapi dia dinamis. Bisa tumbuh berkembang, namun dapat layu dan lesu..
Itu semua tergantung dan erat kaitannya dengan sejauh mana perawatan kita terhadap iman kita….

sebagaimana halnya misalnya seperti tumbuhan di pekarangan rumah kita
Para ulama mengatakan iman itu dapat bertambah dan berkurang. Bertambah dengan ketaatan berkurang dengan kemaksiatan
الإِيمَانُ يَزِيدُ وَيَنْقُصُ يَزِيدُ بِالطَّاعَة وَيَنْقُصُ بِالمَعْصِيَة
Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam bersabda,

إِنَّ الْإِيمَانَ لَيَخْلَقُ فِي جَوْفِ أَحَدِكُمْ كَمَا يَخْلَقُ الثَّوْبُ فَاسْأَلُوا اللَّهَ تَعَالَى أَنْ يُجَدِّدَ الْإِيمَانَ فِي قُلُوبِكُمْ

Sesungguhnya iman itu dapat lapuk dalam hati kalian seperti lapuknya baju… mohonlah kepada Allah taala agar selalu memperbarui iman dalam hati kalian (HR. Hakim dan Thabrani)
Apa yang dapat kita lakukan untuk merawat iman kita?

Umumnya perkara-perkara ketaatan Amal Soleh ibadah ketakwaan adalah perkara-perkara yang dapat merawat iman kita sebagaimana ungkapan Ulama di atas
Namun ada beberapa langkah-langkah praktis yang spesifik dapat kita lakukan… di antaranya;
Pertama adalah berdoa.

Kita mohon kepada Allah semoga iman kita diberikan kekuatan bahkan disadari atau tidak Hal itu selalu kita panjatkan saat kita membaca surah al-fatihah ketika kita mohon agar diberi petunjuk ke jalan yang lurus.

Banyak doa-doa dalam al-quran atau hadits agar kita diberikan keteguhan dalam iman… misalnya
رَبَّنَا لَا تُزِغْ قُلُوبَنَا بَعْدَ إِذْ هَدَيْتَنَا وَهَبْ لَنَا مِن لَّدُنكَ رَحْمَةً ۚ إِنَّكَ أَنتَ الْوَهَّابُ [آل عمران : 8]

Bahkan diantara doa yang sering dibaca Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam sebagaimana dikatakan istrinya Ummu Salamah adalah

يَا مُقَلِّبَ الْقُلُوبِ ثَبِّتْ قَلْبِي عَلَى دِينِكَ

Wahai yang membolak-balikkan hati teguhkan hatiku dalam agamamu (HR. Ahmad)

Kedua adalah tholabul Ilmi atau menuntut ilmu

karena iman harus dibangun berdasarkan ilmu, maka jika ilmunya lemah, Iman pun akan lemah dan sangat mudah digoyahkan
Karenanya terkait dengan Lailahaillallah Allah perintahkan kita untuk memahami bukan sekedar mengucapkan….

فَاعْلَمْ أَنَّهُ لَا إِلَٰهَ إِلَّا اللَّهُ [محمد : 19]

Ketiga menjaga ukhuwah dan persatuan…

Karena keimanan pun butuh teman lingkungan dan pergaulan yang satu sama lain saling menguatkan. Sebaliknya jika ukhuwah dan persatuan lemak akan dapat melemahkan keimanan
Perhatikan Surat Ali Imron 102 dan 103.

Pada ayat 102 kita diperintahkan untuk bertaqwa dengan sebenar Taqwa yang tentu saja dapat menguatkan keimanan. Sedangkan pada ayat 103 nya kita diperintahkan untuk berpegang teguh kepada tali Allah dan jangan bercerai berai , artinya adalah kita harus bersatu dan menjaga Ukhuwah agar dapat mewujudkan keimanan dan ketakwaan yang sesungguhnya

keempat: Berinteraksi maksimal dengan Alquran..

Karena Alquran adalah wahyu Allah yang dapat menguatkan keimanan, dengan catatan jika interaksi kita maksimal baik dalam hal keyakinan bacaan pemahaman dan pengamalan…

Sayyid qutub berkata Alquran akan memberikan kepada kita seukuran dengan perhatian kita terhadap Alquran
‬ إِنَّمَا الْمُؤْمِنُونَ الَّذِينَ إِذَا ذُكِرَ اللَّهُ وَجِلَتْ قُلُوبُهُمْ وَإِذَا تُلِيَتْ عَلَيْهِمْ آيَاتُهُ زَادَتْهُمْ إِيمَانًا وَعَلَىٰ رَبِّهِمْ يَتَوَكَّلُونَ [الأنفال : 2]

Kelima berdakwah dan berjuang membela agama Allah

Sebab Allah sudah berjanji jika kita membela agama Allah, Allah akan tolong kita Dan teguhkan kaki-kaki Kita (iman kita)… sebagaimana firmannya;
يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا إِن تَنصُرُوا اللَّهَ يَنصُرْكُمْ وَيُثَبِّتْ أَقْدَامَكُمْ [محمد : 7]

Keenam; Jalsah keimanan yaitu acara atau agenda pertemuan yang di dalamnya dapat menumbuhkan nilai-nilai keimanan seperti tilawah berdzikir atau saling menasehati….
Terkenal ungkapan di kalangan para sahabat

Hayya bina najlis nu’minu saa’atan

هيا بنا نجلس نؤمن ساعة

Mari kita duduk-duduk sesaat untuk menyegarkan keimanan kita
Wallahualam sampai disini Semoga bermanfaat Wassalamualaikum

=======================oOo========================

Tanya Jawab

1. Poppy RDI 1 Medan

Ustadz, menjaga iman agar tetap Istiqomah sangat sulit di tengah lingkungan yg 50:50.. ingin tetap di jalan Allah mengambil segala keputusan,tapi terhalang aturan dunia .
Saya berusaha keras menghindar dari manusia yg akan menjerumuskan saya ke hal yg merusak iman,tapi ..tak berdaya karena tuntutan pekerjaan

Jawab :
Dalam Surat Al Ankabut ayat 2 Allah memang sudah menyatakan bahwa Siapa saja yang menyatakan keimanan pasti diuji, jadi yang namanya ujian itu Kapan saja dimana saja pasti ada dengan caranya yang berbeda-beda. Intinya adalah Justru dengan itu kita dituntut untuk selalu menguatkan dan merawat keimanan..

2. Chasy RDI 13 Riau

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh ustadz..
Saya mau tanya..

apa benar masuknya tikus ke rumah karna dosa sang penghuni rumah ??

Jawab :
Wallahualam. Setahu saya tidak ada Nash yang menyebutkan demikian… itu masalah kondisi rumah saja biasanya..

3. Vita-RDI 150- Solo
Ustadz , mau menanyakan tentang apakah sesorang yg hubungan nya dengan Allah baik(dilihat dari zahirnya dia shalat , ngaji, kajian rajin) tapi hubungan dengan manusia buruk(terhadap teman perilakunya buruk, sering marah dan egois), apakah itu menandakan keimanan asli org trsebut/ bagaimana Ustadz

Jawab :
Banyak ayat atau hadis yang mengaitkan hubungan sosial kita thd lingkungan kita atau orang di sekeliling kita dengan kualitas iman kita. Jadi ini masalah yang tidak boleh dipisahkan.

Ingin agar hubunganmu kepada Allah dianggap baik maka konsekuensinya selain menjaga hubngan baik kpd Allah, harus baik pula dengan orang-orang di sekitar kita.

4. Fadlia RDI 05 06 – Bogor

Bismillah…
Ustadz, untuk point kelima terkait *berdakwah dan berjuang membela agama Allah* bagaimana adab”nya jika ini dilakukan oleh seorang muslimah?

Jawab :
Wah…. ini jawabannya butuh pertemuan khusus. Mungkin bisa lain waktu atau minta pemateri khusus

Lanjut pertanyaan no
4. Maksudnya dsni cara” berdakwah… apakah sama dengan kaum” ikhwan yg boleh nampak wajah sprti di youtube” kajian?

Jawab :
Tentu ada yg sama ada yg berbeda…

5. Sharing ya ustadz..

Saya sering takut untuk mendoakan seseorang, misalnya doa agar saudara saya selalu dlm lindungan allah, tp beberapa hari setelah doa tsb saudara saya mengalami hal buruk, saya tau bahwa itu ujian dr allah seberapa kuat iman saya, tp kadang saya takut ustadz..
Takut untuk mendoakan orang² yg saya sayangi..
Takut doa saya yg baik² dibalik sm allah

Jawab :
Itu dpt masuk dlm was was setan. Jgn dituruti… husnuzhan kpd Allah. Kalaupun ada musibah yg menimpa… itu memang takdir Allah… sedangkan mendoakan kebaikan kpd saudara adalah perintah Allah…

6. Wulan RDI_07 Assalamualaikum ustad, izin bertanya, bagaimana mengembalikan iman yg sempat down, karena memaksakan berada dilingkungan yg kurang baik?
Tapi sekrang sudh tidak berada di lingkungan itu

Jawab :
Lakukan langkah2 di atas secara bertahap dan sedikit demi sedikit….. insyaAllah iman akan ter upgrade

———————-oOo———————-

PENUTUP

Marilah kita tutup majelis ilmu kita hari ini dgn membaca istighfar, hamdallah serta do’a kafaratul majelis
الْحَمْدُ لِلَّهِ رَبِّ الْعَالَمِين

dan istighfar

أَسْتَغفِرُ اَللّهَ الْعَظيِمْ

: Doa penutup majelis :

سُبْحَانَكَ اللَّهُمَّ وَبِحَمْدِكَ أَشْهَدُ أَنْ لاَ إِلهَ إِلاَّ أَنْتَ أَسْتَغْفِرُكَ وَأَتُوْبُ إِلَيْكَ ٭
Artinya:
“Maha suci Engkau ya Allah, dan segala puji bagi-Mu. Aku bersaksi bahwa tiada Tuhan melainkan Engkau. aku mohon ampun dan bertaubat kepada-Mu.”

Wassalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh

~~~~~~~~~~~~~~
®Rumah Dakwah Indonesia

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *