Tadabur Quran, perspektif pendidikan dan sejarah

Review anda

Hari : Senin, 1 Juni 2020
Grup : Kajian Ikhwan RDI
Muwajjih : Ustaz Alif Friendy
Tema : Tadabur Quran, perspektif pendidikan dan sejarah
Moderator : Beni
Notulen : Abu Qaisheer F
〰〰〰〰〰〰〰〰〰〰〰

MUQADIMAH
______

بسم الله الر حمن الر حيم

السلام عليكم ورحمة الله وبركاته

إِنّ الْحَمْدَ ِللهِ نَحْمَدُهُ وَنَسْتَعِيْنُهُ وَنَسْتَغْفِرُهُ
وَنَعُوْذُ بِاللهِ مِنْ شُرُوْرِ أَنْفُسِنَا و مِنْ َسَيّئَاتِ أَعْمَالِنَا
مَنْ يَهْدِهِ اللهُ فَلاَ مُضِلّ لَهُ وَمَنْ يُضْلِلْ فَلاَ هَادِيَ لَهُ

Puji syukur kehadirat Allah Subhanahu Wa Ta’Ala yang masih memberikan kita nikmat iman, islam dan Al Qur’an semoga kita selalu istiqomah sebagai shohibul qur’an dan ahlul Qur’an dan dikumpulkan sebagai keluarga Al Qur’an di JannahNya..

Shalawat beriring salam selalu kita hadiahkan kepada uswah hasanah kita, pejuang peradaban Islam, Al Qur’an berjalan, kekasih Allah Subhanahu Wa Ta’Ala yakninya nabi besar Muhammad Shallallahu ‘Alaihi Wa Sallam, pada keluarga dan para sahabat nya semoga kita mendapatkan syafaat beliau di hari akhir nanti. In syaa Allaah..
Aamiin

==========================

MATERI :
_____

Assalamualaikum wrwb

Semoga Allah tetap melimpahkan nikmat Iman dan Islam, dan semoga kita tetap diberi Karunia untuk mampu mensyukuri semua karunia itu.

Ada beberapa data yang menjadi acuan dan motivasi serta menumbuhkan keyakinan kita terhadap ideolog kita dan keyakinan kita selama ini

Bahwa Nabi kita Muhammad Salallahualaihiwassalam yang berpengaruh di dunia dan juga memasuki nominasi no 1 disebuah buku Thomas Charlie, bahwa gambaran ini beliau sudah membuktikan dan memberikan gambaran secara jelas kepada kita, bahwa kita sebagai muslim memiliki karakter kepahlawanan dan keberanian dan sebagai contoh kepada masyarakat dan lingkungan sekitar kita, data yang lain di sebuah buku, buku ini meneliti hasil karya yang merubah dunia, dan Rasulullah masuk nominasi pertama yang merubah tatatan masyarakat yang awalnya bodoh menjadi pintar, tidak tau menjadi tak tau, dihina menjadi terhormat, dari jazirah Arab lah Islam berkembang.

13 abad bukanlah masa yang pendek, masa yang sangat panjang. Masa ini meyakinkan kita, bahwa muslim itu memiliki kebermanfaatan bagi lingkungan nya.

Dalam masa Daulah Abasiyah dan Umayyah, juga lahir beberapa ilmu pengetahuan dan ilmuan muslim, bahkan penjelajahan dunia Ibnu Batutah yang lebih luas daripada Christopher Columbus, dari sana, maka tak ada alasan untuk kita tak siap menghadapi tantangan zaman dan tak siap memimpin sebuah peradaban.

Kita ambil yang di masa itu, dan adopsi di masa sekarang, kita akan jadi orang yang memiliki hasil karya yang mengagumkan.

Marcus meniliti moralnya Nabi, orang nomor 1 yang memiliki keberanian dalam Moral nya baik bijak adalah Rasulullah, dalam buku Sirah Nabawiyah yang Rasul pernah berikan makanan pada nenek Yahudi disebuah pasar, yang mana dilembutkan dahulu nasinya dan akhirnya nenek tersebut masuk Islam dan banyak lagi sikap sikap Rasullullah.

Gelar Al Amin yang diperoleh Rasulullah sebelum jadi Nabi. Beliau sudah punya moral dan karakter luar biasa, dipercaya di jazirah Arab, apa yang didapatkan itu lah yang beliau sampaikan, ketika di Thaif beliau dicerca dan segala macam, tapi balasan Rasululullah, kata malaikat ingin memberangus kan kota Thoif dan menghancurkan mereka, namun jawab Rasululullah, jangan nanti anak cucu mereka akan masuk Islam, dan akhirnya sekrang terbukti.

Kita semua sudah merasakan hasil dari apa yang Rasulullah lakukan. Maka, tak ada kata lain sebagai umat Islam, bahwa Nabi adalah sosok yang luar biasa mengajarkan kepada kita kesiapan untuk menghadapi perubahan zaman dan menjadi pemimpin, Islam menjadi rahmatan Lil alamin.

Kita harus tahu mempelajari Sirah Nabawi dan banyak hal yang diungkap dan menyadari pembelajari Sirah tak ada habisnya.

Mulai dari muamalah, strategi perang, akhlaq dan banyak lainnya. Muncul orang orang yang diperlihatkan Allah, dimana orang yang fasik, munafik dan yang tetap berpedoman pada Allah dan Rasul, sama seperti masa Rasulullah.

Rasulullah mengajarkan bagaimana berinteraksi dengan orang munafik, ketika dapat berita dari mereka dan non muslim, dengan tabayun dan konfirmasi kita perlu was was, itu salah satu cara Qur’an mengajarkan kita interaksi dengan mereka.

Bagaimana juga berita bohong ketika terjadi fitnah pada Ibunda Aisyah. Banyak hal lainnya yang terkait dengan fenomena sekarang pernah terjadi di masa lalu.

Ilmuwan kita muslim juga sudah canggih, cuma kita sebagai rakyat sedang distorsi untuk hadapi zaman ini dengan pemahaman islam di kehidupan modern. Ingat perang khondak ketika Rasulullah memukul batu dengan palu percukan pertama Rasul pertama, Persia takluk, pukul lagi Romawi takluk, dan itu terbukti. Islam itu selalu mendahului segala bentuk kemajuan zaman. Kita sedang di distorsi sejarah. Kita hanya tau penemu dari non muslim, padahal banyak penemu muslim yang menemukan pertama kali.

Ini patut disampaikan pada generasi Islam, kebanggaan sebagai seorang muslim itu sangat tinggi dan adanya kesiapan mental hadapi zaman, tak ada kalimat Al Qur’an sudah usang, Islam sudah ketinggalan zaman, itu kalimat yang hanya ingin mendeskriditkan Islam, mereka khawatir Islam jadi ideologi untuk kenyamanan semuanya.

Ketika Islam menguasai dunia dari Umar Bin Khatab hingga Turkey Ustmani, umat lainnya merasa aman.

Saat ini kita lihat melihat terkait tatanan negara/dunia saat ini, kita kemana? Bagaimana cara mensejahterakan nya, kalau kita sebagai pribadi muslim, tau bagaimana menebarkan kebaikan Islam.

Kalau kita berdakwah harus dengan Hasan/baik dengan hikmah. Saat ini untuk membahas terkait dengan muslim, kita buka membuka ayat Al Qur’an , itu memang sudah berikan jaminan kepada kita seorang muslim menjadi orang berpengaruh dan kebermanfaatan. Harus adanya Istiqomah dan dilakukan secara masif. Banyak keutamaan dalam berjamaah. Ketika kita tak bisa baca Al Fatihah, ketika kita ikuti imam, maka kita akan dapat pahala yang sama.

Hanya ketika berbicara Maslah tauhid dan keimanan, maka masing-masing harus memiliki ketauhidan dan keimanan. Maka jauh lebih ringan pekerjaan dengan bersama daripada sendiri melakukan penyeruan kebaikan.

Hendaklah mencegah kepada kemungkaran.

Beriman kepada Allah, orang yang dalam kelompok kebaikan itu harus beriman, jika tak maka akan sulit karena tidak satu visi.

Allah telah berikan wanti wanti kita semua jangan meninggalkan generasi yang lemah, kita harus jadi generasi yang kuat, pelopor menguasai finansial, ilmu pengetahuan dan pemahaman karena ini faktor untuk khoiru umat, caranya :

1. Persiapkan pribadi kita sendiri menjadi pribadi muslim yang dekat dengan Qur’an dan sunah

2. Mempelajari tokoh tokoh Islam dan sirah para sahabat

Pertanyaan ke 1
Aben – Bekasi

Apakah dengan era digital sekarang ini bisa merata dalam penyebaran agama Islam di Indonesia setahu sy ada beberapa yg gaptek juga

Jawaban :

Internet memang susah dibeberapa daerah, sedangkan media cetak dan cetak menjadi konsusmsi publik secara keseluruhan, untuk penyebaran Islam masalah konsep ibadah wajib dan sunah, kita dapat lakukan kerjasama Dengan pihak terkait seperti RRI yang kerjasama dengan Kemendikbud dalam hadapi pandemi covid 19 dengan materi pembelajaran, untuk bidang agama bisa dilakukan seperti ini dan jangkauan lebih luas bisa didengar oleh masyarakat pada umumnya.

Untuk di kalangan pemuda, ada komunikasi android, mereka biasa mencari di balai desa/kantor pemerintahan yang disediakan satelit/Indihome bisa share di media sosial.

Pertanyaan ke 2
Abu Qaisheer – Padang

Bagaimana umat terutama kalangan muda untuk dapat ikut berdakwah melalui media sosial? Apakah ada syarat dan ketentuan untuk menyebar dakwah di medsos?

Jawaban :

1. Perkataan yang disampaikan adalah baik dan positif.

2. Informasi benar/tak hoax, agar dapat diketahui nanti siapa yang menyampaiakan dan dapat dipertanggungjawabkan.

Dengan membentuk grup diskusi/komunitas anak muda sesuai dengan hobinya masing masing, nanti bisa disana di syiarkan masalah anak remaja kekinian.
Pertanyaan ke 3
Iyan – Cikarang

Assalamualaikum ustadz, banyak dari umat muslim di era modern mengandalkan adanya teknologi yaitu internet untuk mengaji ataupun mencari hukum suatu perkara, dengan adanya teknologi ini memudahkan umat muslim dapat secara instant mendapatkan jawaban dari suatu hukum dan akibat Internet ini juga banyak orang yang tidak bertanggung jawab yang memposting untuk menyesatkan umat muslim, pertanyaan pertama ustadz bagaimana hukumnya jika seorang muslim mencari hukum suatu perkara lalu mempercayai suatu hukum tersebut dan mengamalkannya, ternyata hukum yg disampaikan di internet itu salah. Nah bagaimana hukum orang tersebut yang sudah terlanjur mempercainya dan sempat mengamalk

Pertanyaan kedua ustadz bagaimana cara kita memfilter suatu jawaban tentang hukum suatu perkara yang sifatnya urgent? Apakah kita mencari banyaknya postingan atau video yang mengatakan jawaban hukum yang sama?

Syukron ustad

Jawaban :

1. Memiliki guru yang mendampingi dan kita percaya bahwa guru yang sholeh, baik dan pemikiran sesuai Qur’an dan sunah serta tak melenceng dari hal itu dan dipercaya ilmunya agamanya/konsultasi intens dengan beliau.

2. Jika kita tak mengetahui kesalahan dari awal apa yang kita amalkan, insha Allah akan diampuni, namun jika ia sudah tau itu salah, kita laksanakan maka itulah nanti jadi maksiat/dosa

3. Saat ini kita mulai harus kembali kepada buku buku induk( tafsir, hadist ), banyak anak muda Islam sekarang banyak buku yang dibaca adalah buku sekunder. Kita adalah penuntut ilmu, maka jika ada keraguan/iktikaf, selama dalil yang digunakan shohih dan hasan silakan di ambil.
••••••••••• ═══ ~~~ ═══ ••••••••••

PENUTUP
____

Marilah kita tutup majelis ilmu kita hari ini dgn membaca istighfar, hamdallah serta do’a kafaratul majelis

الْحَمْدُ لِلَّهِ رَبِّ الْعَالَمِين

dan istighfar

أَسْتَغفِرُ اَللّهَ الْعَظيِمْ

Doa penutup majelis :

سُبْحَانَكَ اللَّهُمَّ وَبِحَمْدِكَ أَشْهَدُ أَنْ لاَ إِلهَ إِلاَّ أَنْتَ أَسْتَغْفِرُكَ وَأَتُوْبُ إِلَيْكَ

Artinya:
“Maha suci Engkau ya Allah, dan segala puji bagi-Mu. Aku bersaksi bahwa tiada Tuhan melainkan Engkau. Aku mohon ampun dan bertaubat kepada-Mu.”

Wassalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh

~~~~~~~

®Rumah Dakwah Indonesia

_____•••••••_____

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *