Jangan Remehkan Kebaikan

Review anda

Hari : Selasa / 06 Oktober 2020
Grup : Ikhwan
Tema : *Jangan remehkan kebaikan*
Muwajih : *Ustadz Undang*
Moderator : Ray
Notulen : Abu Qaisheer

〰〰〰〰〰〰〰〰〰〰

*MUQADIMAH*
————————

بسم الله الر حمن الر حيم

السلام عليكم ورحمة الله وبركاته

إِنّ الْحَمْدَ ِللهِ نَحْمَدُهُ وَنَسْتَعِيْنُهُ وَنَسْتَغْفِرُهُ
وَنَعُوْذُ بِاللهِ مِنْ شُرُوْرِ أَنْفُسِنَا و مِنْ َسَيّئَاتِ أَعْمَالِنَا
مَنْ يَهْدِهِ اللهُ فَلاَ مُضِلّ لَهُ وَمَنْ يُضْلِلْ فَلاَ هَادِيَ لَهُ

Puji syukur kehadirat Allah SWT yang masih memberikan kita nikmat iman, islam dan Al Qur’an semoga kita selalu istiqomah sebagai shohibul qur’an dan ahlul Qur’an dan dikumpulkan sebagai keluarga Al Qur’an di JannahNya..

Shalawat beriring salam selalu kita hadiahkan kepada uswah hasanah kita, pejuang peradaban
Al Qur’an berjalan, kekasih Allah SWT yakninya nabi besar Muhammad SAW, pada keluarga dan para sahabat nya semoga kita mendapatkan syafaat beliau di hari akhir nanti. InsyaaLlah..
Aamiin

========================

Segalanya milik Alloh apa yang ada di langit dan bumi, kenikmatan dan kesusahan asalnya dari Alloh sudah selayaknya kita panjatkan puji dan syukur hanya kepada Alloh SWT.

Agama Islam adalah agama yang mengangkat dan membebaskan manusia dari jaman jahiliah jaman kegelapan menuju ke jaman yang terang benderang, sudah selayaknyalah kita sebagai umatnya senantiasa menghaturkan sholawat dan salam hanya kepada Nabi Muhammad SAW

Allah berfirman:
*”Barang siapa yang mengerjakan kebaikan seberat zarah pun niscaya dia akan melihat balasannya. Dan barang siapa mengerjakan kejahatan seberat zarah pun dia akan melihat balasannya.”*
(QS al-Zalzalah: 7-8).

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam berkata pada Jabir bin Sulaim,⁣⁣
*“Janganlah meremehkan kebaikan sedikit pun walau hanya berbicara kepada saudaramu dengan wajah yang tersenyum kepadanya. Amalan tersebut adalah bagian dari kebajikan.”*
(HR. Abu Daud no. 4084 dan Tirmidzi no. 2722. Al Hafizh Abu Thohir mengatakan bahwa sanad hadits ini shahih. Al Hafizh Ibnu Hajar menyatakan bahwa hadits ini shahih).⁣⁣
⁣⁣
Syaikh Muhammad bin Shalih Al ‘Utsaimin rahimahullah ketika menjelaskan penggalan hadits di atas mengatakan,⁣⁣
⁣⁣
“Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam memerintahkan pada Jabir bin Sulaim agar tidak meremehkan kebaikan sekecil apa pun.

Setiap kebaikan hendaklah dilakukan baik itu ucapan maupun perbuatan. Kebaikan apa pun jangan diremehkan.

Kebaikan itu adalah bagian dari berbuat ihsan. Allah mencintai orang-orang muhsin (yang berbuat baik).⁣⁣”

Terkadang manusia sering berfikir ingin melakukan kebaikan-kebaikan yang besar.

Dan meremehkan melakukan kebaikan-kebaikan kecil, misalnya menyingkirkan krikil di jalan, atau kebaikan kecil lainnya.

Padahal, itu adalah pemikiran yang kurang tepat.

Dalam melakukan kebaikan Allah SWT tidak melihat kecil atau besar.

Bahkan kita diingatkan oleh Nabi Muhammad SAW agar umatnya jangan sampai meremehkan amal kebaikan meskipun amal kebaikan tersebut terlihat sangat kecil.

Rasul mengingatkan kepada semua, agar terus melakukan kebaikan meskipun kebaikan yang kita lakukan terlihat sangat kecil.

Sampai hanya tersenyum saat bertemu dengan saudara, ini di mata Allah merupakan suatu kebaikan yang agung.

Apa yang disabdakan oleh baginda nabi Muhammad SAW seharusnya memotivasi kita semua untuk terus meningkatkan dalam melakukan amal shalih.

Jangan pandang remeh suatu kebaikan.

Berapa banyak amal yang terlihat remeh dan kecil namun bisa menghatarkan kepada pelakunya masuk kedalam Surga.

Seperti disabdakan oleh Nabi Muhammad yang diriwayatkan oleh Al-Bukhari (no.171) dari Abu Harairah nabi mengatakan ada seseorang yang masuk surga hanya karena memberi minum seekor anjing yang sedang kehausan.

Dalam kehidupan sosial sebagai muslim kita harus menebar kebaikan kepada siapapun, baik kepada sesama muslim, non muslim, bahkan kepada mahluk ciptaan Allah yang lain (Bintang dan tumbuhan).

Jika umat muslim senantiasa menebar kebaikan kepada sesama maka Islam akan menjadi rahmat bagi alam semesta.

Ada suatu kaedah yang bisa mengingatkan seseorang untuk terus berbuat baik pada orang lain

yaitu hadits dari Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam,

وَمَنْ كَانَ فِى حَاجَةِ أَخِيهِ كَانَ اللَّهُ فِى حَاجَتِهِ

“Siapa yang menolong saudaranya dalam kebutuhannya, maka Allah pun akan menolongnya dalam kebutuhannya” (HR. Bukhari no. 2442 dan Muslim no. 2580, dari Ibnu ‘Umar).

Cobalah renungkan bagaimana jika sampai Allah menolongmu?

Apakah suatu urusan jadi sulit ketika Allah langsung yang menolong?

Jawabnya tentu saja tidak.

Hadits itu maksudnya, jika engkau menolong saudaramu, maka Allah juga akan menolongmu.

Suatu urusan yang sulit akan jadi mudah tanpa ragu lagi.

Jadi yakinlah bahwa jika engkau menolong saudaramu, maka Allah pasti akan menolongmu pula dalam urusanmu. Karenanya, perbanyaklah kebaikan dan bantulah terus orang lain.

Jangan remehkan satu kebaikan sedikit pun walau itu sepele.

Rasul shallallahu ‘alaihi wa sallam katakan,

يَا نِسَاءَ الْمُسْلِمَاتِ لاَ تَحْقِرَنَّ جَارَةٌ لِجَارَتِهَا ، وَلَوْ فِرْسِنَ شَاةٍ

“Wahai para wanita muslimah! Janganlah salah seorang di antara kalian meremehkan pemberian tetangganya walau pemberiannya hanyalah kaki kambing.” (HR. Bukhari no. 2566 dan Muslim no. 1030, dari Abu Hurairah). Walau itu sesuatu yang sedikit jangan dianggap remeh.

Terakhir ana ingatkan buat ana pribadi khususnya
Teruslah berbuat baik sekecil apapun.
Karena tak ada seorangpun yang tahu amalan mana yang akan membawa kita mendapatkan surgaNya
————————————-

*TANYA JAWAB*

*Pertanyaan 1*

Assalamualaikum…
Mhn ijin bertanya Ustadz🙏
Bgmn cara agar menumbuhkan keikhlasan dlm berbuat baik disaat tdk mndpt penghargaan dr manusia?
*Jawaban :*

Jadkan dulu kebaikan itu sebagai habbit Atau kebiasaan sehari2 tumbuhkan empati bukan simpati dalam diri dalam segala hal.
Ada tidaknya pengakuan dari manusia tidak akan membuat kami sebagai relawan kemanusiaan untuk berhenti peduli pada sesama
Lakukan saja apa yang terbaik.
Dan yakin Alloh Maha Melihat apa yang kita perbuat.

Itu menurut pandangan ana sbg relawan wallahualam

———————-oOo————
———-
*PENUTUP*

Marilah kita tutup majelis ilmu kita hari ini dgn membaca istighfar, hamdallah serta do’a kafaratul majelis
الْحَمْدُ لِلَّهِ رَبِّ الْعَالَمِين

dan istighfar

أَسْتَغفِرُ اَللّهَ الْعَظيِمْ

: Doa penutup majelis :

سُبْحَانَكَ اللَّهُمَّ وَبِحَمْدِكَ أَشْهَدُ أَنْ لاَ إِلهَ إِلاَّ أَنْتَ أَسْتَغْفِرُكَ وَأَتُوْبُ إِلَيْكَ ٭
Artinya:
“Maha suci Engkau ya Allah, dan segala puji bagi-Mu. Aku bersaksi bahwa tiada Tuhan melainkan Engkau. aku mohon ampun dan bertaubat kepada-Mu.”

Wassalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh

~~~~~~~~~~~~~~
®Rumah Dakwah Indonesia

  1. ———————-oOo———————-

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *