Semangat Memberi Dimasa Pandemi

Review anda

Hari : Rabu, 7 Oktober 2020
Grup : Akhwat RDI
Muwajjih : Ustadz Herman
Tema : Semangat Memberi Dimasa Pandemi
Admin :
Moderator : Galuh
Notulen : Galuh

〰〰〰〰〰〰〰〰〰〰
MUQADDIMAH
————————

بسم الله الر حمن الر حيم
السلام عليكم ورحمة الله وبركاته
إِنّ الْحَمْدَ ِللهِ نَحْمَدُهُ وَنَسْتَعِيْنُهُ وَنَسْتَغْفِرُهُ
وَنَعُوْذُ بِاللهِ مِنْ شُرُوْرِ أَنْفُسِنَا و مِنْ َسَيّئَاتِ أَعْمَالِنَا
مَنْ يَهْدِهِ اللهُ فَلاَ مُضِلّ لَهُ وَمَنْ يُضْلِلْ فَلاَ هَادِيَ لَهُ

Puji syukur kehadirat Allah SWT yang masih memberikan kita nikmat iman, islam dan Al Qur’an semoga kita selalu istiqomah sebagai shohibul qur’an dan ahlul Qur’an dan dikumpulkan sebagai keluarga Al Qur’an di JannahNya..

Shalawat beriring salam selalu kita hadiahkan kepada uswah hasanah kita, pejuang peradaban Islam, Al Qur’an berjalan, kekasih Allah SWT yakninya nabi besar Muhammad SAW, pada keluarga dan para sahabat nya semoga kita mendapatkan syafaat beliau di hari akhir nanti. insyaaAllah..
Aamiin

========================
Materi :
فَأَمَّا مَنْ أَعْطَى وَاتَّقَى (٥) وَصَدَّقَ بِالْحُسْنَى (٦) فَسَنُيَسِّرُهُ لِلْيُسْرَى (٧) وَأَمَّا مَنْ بَخِلَ وَاسْتَغْنَى (٨) وَكَذَّبَ بِالْحُسْنَى (٩)فَسَنُيَسِّرُهُ لِلْعُسْرَى (١٠

Terjemah Surat Al Lail Ayat 5-10

5. Maka barang siapa memberikan (hartanya di jalan Allah)dan bertakwa,

6. dan membenarkan (adanya pahala) yang terbaik (surga),

7. maka akan Kami mudahkan baginya jalan menuju kemudahan (kebahagiaan)

8. Dan adapun orang yang kikir dan merasa dirinya cukup (tidak perlu pertolongan Allah)

9. serta mendustakan (pahala) yang terbaik

10. maka akan Kami akan mudahkan baginya jalan menuju kesukaran (kesengsaraan)
Dalam ayat ini dijelaskan bahwa barang siapa ingin mendapatkan yusro yaitu kebahagiaan baik di dunia dan akhirat maka harus melakukan 3 hal yaitu bershadaqah, bertaqwa dan meyakini balas kebaikan dari Allah yaitu berupa surga,pahala dll.
Tetapi barang siapa yang kikir, merasa cukup tdk membutuhkan Allah dan tdk yakin akan balasan kebaikan Allah maka akan mendapatkan kesengsaraan di dunia dan akhirat
Dalam kondisi sulit seperti ini maka agar Allah memberikan pertolongan maka kita jalankan 3 hal diatas.
Khususnya dalam hal Shadaqah maka Shadaqah dalam kondisi sulit memiliki keutamaan.

Dari Abu Hurairah dan ‘Abdullah bin Hubsyi Al Khots’ami, bahwa Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam pernah ditanya sedekah mana yang paling afdhol. Jawab beliau,

جَهْدُ الْمُقِلِّ

“Sedekah dari orang yang serba kekurangan.” (HR. An Nasai)

Hadits di atas ada beberapa tafsiran. Ada ulama yang mengatakan maksudnya adalah keutamaan sedekah saat susah. Ada yang mengatakan bahwa sedekah tersebut dilakukan dalam keadaan hati yang senantiasa “ghina” yaitu penuh kecukupan. Ada juga yang mengatakan maksudnya adalah bersedekah dalam keadaan miskin dan sabar dengan kelaparan. (Lihat ‘Aunul Ma’bud, 4: 227)

•••••••••••••••••••••••••••••••••••••••••••••••••••••••••••••••••••
REKAP TANYA JAWAB
1. Ummi Fatum
ijin bertanya ustd.. Apakah kita boleh sedekah kpd non Muslim apalg disaat pandemik bgini.. Misal sedekah nasi bungkus kita berikan kpd siapa sja yg membutuhkan?
Jawab : Shadaqah yg utama adalah kepada keluarga , selanjutnya kepada saudara muslim dan bisa juga ke orang kafir bu

2. Meily Dwi Asmari
Dulu pernah denger utamakan mushollin..apakah benar itu ustadz
Jawab : Betul bu yang saya maksud adalah dari sekala prioritas semakin sholeh seseorang bukan hanya masalah sholat dan dia membutuhkan maka paling prioritas dibantu

3. Yusi_RDI 10
Assalamu’alaikum… Ustad, di salah satu aplikasi belanja online ada donasi berupa beras atau masker. Aplikasi ini mengemas donasi ini seperti merawat tanaman pas panen baru donasi itu kita klaim dr pihak aplikasi bekerja sama dg perusahaan ziswaf yg akan menyalurkan. Apakah ini bisa di kategorikan sedekah, ustad?
Jawab : Wa’alaikumussalam. Insya Allah ini termasuk Shadaqah juga bu

4. Fanny Oktavia
Izin tanya ustd ..skr lagi banyak sedekah via online ustd .baiknya bagaimana ustd kita dluin sekitar kita atau via online trsbt ?
Jawab : Shadaqah online bertujuan menyebarkan Shadaqah ke tempat yg lebih jauh secara merata dan sangat membutuhkan. Untuk itu perlu dibuat skala prioritas dari tingkat kesulitan atau kebutuhan nya dan bisa juga dibagi shadaqah dalam berbagai keperuntukan.
Misal :
– utk saudara / tetangga
– untuk bencana alam
– untuk dunia islam seperti palestina, suriah dll
Secara umum memang diutamakan untuk muslimin, bila muslimin sdh cukup dibantu maka bisa ke yg kafir
———————-oOo———————-
PENUTUP

Marilah kita tutup majelis ilmu kita hari ini dgn membaca istighfar, hamdallah serta do’a kafaratul majelis
الْحَمْدُ لِلَّهِ رَبِّ الْعَالَمِين

dan istighfar

أَسْتَغفِرُ اَللّهَ الْعَظيِمْ

: Doa penutup majelis :

سُبْحَانَكَ اللَّهُمَّ وَبِحَمْدِكَ أَشْهَدُ أَنْ لاَ إِلهَ إِلاَّ أَنْتَ أَسْتَغْفِرُكَ وَأَتُوْبُ إِلَيْكَ ٭
Artinya:
“Maha suci Engkau ya Allah, dan segala puji bagi-Mu. Aku bersaksi bahwa tiada Tuhan melainkan Engkau. aku mohon ampun dan bertaubat kepada-Mu.”

Wassalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh

~~~~~~~~~~~~~~
®Rumah Dakwah Indonesia

———————-oOo———————-

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *