Hadapi Pandemi dengan Plan-Demi

Review anda

Hari : Selasa/ 20 Oktober 2020
Grup : Ikhwan
Tema : *Hadapi Pandemi dengan Plan-Demi*
Muwajih : *Ustadz Erwan*
Moderator : Beni
Notulen : Abu Qaisheer

〰〰〰〰〰〰〰〰〰〰

*MUQADDIMAH*
————————

بسم الله الر حمن الر حيم
السلام عليكم ورحمة الله وبركاته

إِنّ الْحَمْدَ ِللهِ نَحْمَدُهُ وَنَسْتَعِيْنُهُ وَنَسْتَغْفِرُهُ
وَنَعُوْذُ بِاللهِ مِنْ شُرُوْرِ أَنْفُسِنَا و مِنْ َسَيّئَاتِ أَعْمَالِنَا
مَنْ يَهْدِهِ اللهُ فَلاَ مُضِلّ لَهُ وَمَنْ يُضْلِلْ فَلاَ هَادِيَ لَهُ

Puji syukur kehadirat Allah SWT yang masih memberikan kita nikmat iman, islam dan Al Qur’an semoga kita selalu istiqomah sebagai shohibul qur’an dan ahlul Qur’an serta dikumpulkan sebagai keluarga Al Qur’an di JannahNya..

Shalawat beriring salam selalu kita hadiahkan kepada uswah hasanah kita, pejuang peradaban Al Qur’an berjalan, kekasih Allah SWT yakni nabi besar Muhammad SAW, pada keluarga dan para sahabatnya semoga kita mendapatkan syafaat beliau di Hari Akhir nanti. Insya Allah.. Aamiin

========================

Good People Warga RDI yang dirahmati Allah… Tahun ini terasa berbeda dibanding tahun2 sebelumnya. Tahun ini, kaum muslimin di seluruh belahan dunia menghadapi pandemi COVID-19.

Walau demikian Insya Allah tetap banyak keutamaan yang bisa kita raih, walaupun di tengah pandemi. Bahkan mungkin keutamaanya lebih dibanding saat kondisi normal.

Karena tema yg diamanahkan ke saya utk didiskusikan bersama Good People di sini adalah tentang pandemi. Pada bagian pertama ini saya ingin menyampaikan tentang kondisi aktual pandemi di Indonesia.

Dengan harapan qta mengetahui kondisi/medan, sehingga qta dpt mengambil langkah or sikap terbaik.

Berdasarkan data dr Worldmeter per 19 Oktober 2020, total kasus positif covid-19 ada di angka 365.240. Indonesia termasuk 20 besar infeksi terbanyak di dunia. Dari trend grafik ini kasus covid 19 di Indonesia msh terus naik, alias blm mencapai puncak.

Dlm konsep epidemiologi, trend pandemi (infeksi) mencapai puncak lalu berangsur2 turun. Namun itupun seringkali ada 2nd wave gelombang ke 2. Di Jepang puncak pandemi (1st wave) sekitar bulan April 2020, ank2 sdh msk sekolah bulan Mei saat infeksi menurun, setelah Maret-April sekolah ditutup. 2nd wave Juni-Juli 2020. ini sdh turun lg.

Total inveksi di Indonesia ada di angka 368.842. Tapi saya yakin jumlah sebenarnya lbh dr itu. Karena data hanya dihimpun dr org yg di tes. Jmlh yg meninggal per 19 Oktober 2020 adalah 12.734 org.

Case Fatality Rate (CFR) 3.75%. lbh tinggi dibandingkan CFR dunia yg 2%. CFR adalah jumlah org meninggal dr jmlh org yang terinfeksi. Walaupun CFR kecil tp infeksinya cepet sekali.

Orang terinfeksi dapat dr droplet, tetesan cairan (batuk/bersin) yg terhirup, maupun dr droplet yg ada dipermukaan benda (meja/handle pintu, tombol lift, dll) yg tersentuh lalu masuk melalui mata or mulut.

Setelah mengetahui resiko n proses infeksinya, ditambah sampai saat ini belum ada obat/vaksin maka yg bs dilakukan adalah ikhtiar melindungi diri sendiri dan melindungi org lain n then tawakkal pd Allah.

FYI walau sering ada pemberitaan ttg Indonesia akan mendatangkan vaksin dr China or dr England dan segala macem. Spt yg Good people sdh ketahui, cz pandemi ini sdh berlangsung kurang lbh 10 bln.

Untuk menghadapi pandemi, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam mengajarkan dalam hadits dari Usamah bin Zaid Radhiyallahu ‘anhu, dari Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam, beliau bersabda,

إِذَا سَمِعْتُمُ الطَّاعُونَ بِأَرْضٍ، فَلاَ تَدْخُلُوهَا، وَإِذَا وَقَعَ بِأرْضٍ، وأنْتُمْ فِيهَا، فَلاَ تَخْرُجُوا مِنْهَا. متفق عَلَيْهِ

“Apabila kalian mendengar wabah tha’un melanda suatu negeri, maka janganlah kalian memasukinya. Adapun apabila penyakit itu melanda suatu negeri sedang kalian ada di dalamnya, maka janganlah kalian keluar dari negeri itu.” (HR. Bukhari, no. 3473 dan Muslim, no. 2218)

Dlm riwayat lain jg disebutkan. Dari ‘Aisyah Radhiyallahu ‘anha, ia berkata kepada Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam tentang ath-tha’un (wabah), kemudian Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam menyampaikan,

‎أَنَّهُ كَانَ عَذَاباً يَبْعَثُهُ اللَّهُ عَلَى مَنْ يَشَاءُ فَجَعَلَهُ رَحْمَةً لِلْمُؤْمِنِينَ فَلَيْسَ مِنْ رَجُلٍ يَقَعُ الطَّاعُونُ فَيَمْكُثُ فِى بَيْتِهِ صَابِراً مُحْتَسِباً يَعْلَمُ أَنَّهُ لاَ يُصِيبُهُ إِلاَّ مَا كَتَبَ اللَّهُ لَهُ إِلاَّ كَانَ لَهُ مِثْلُ أَجْرِ الشَّهِيدِ

“Wabah adalah azab yang Allah turunkan pada siapa saja yang Allah kehendaki. Namun, wabah itu dijadikan oleh Allah sebagai rahmat untuk orang beriman. Ketika terjadi wabah, siapa pun *tinggal di dalam rumahnya* dalam keadaan sabar, mengharap pahala dari Allah, ia tahu bahwa tidaklah wabah itu terkena melainkan dengan takdir Allah, maka ia akan mendapatkan pahala syahid.

So pedoman utk social / phisical distancing n himbauan utk di rumah saja sebenrnya sdh ada tuntunanya sejak zaman Rasulullah.

Good People Kakak2 jamaah RDI yg dirahmati Allah. Tak hanya dalam rangka menjaga diri qta sendiri, jg dalam rangka mencegah infeksi virus bg org lain.

‎عَنْ  أَبِـيْ  سَعِيْدٍ سَعْدِ بْنِ مَالِكِ بْنِ سِنَانٍ الْـخُدْرِيِّ  رَضِيَ اللهُ عَنْهُ أَنَّ رَسُوْلَ اللهِ صَلَّـى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ : لَا ضَرَرَ وَلَا ضِرَارَ

Dari Abû Sa’îd Sa’d bin Mâlik bin Sinân al-Khudri Radhyallahu anhu, Rasûlullâh Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Tidak boleh ada bahaya dan tidak boleh membahayakan orang lain (HR. Ibnu Mâjah)

مَنْ ضَارَّ ضَرَّهُ اللهُ وَمَنْ شَاقَّ شَقَّ اللهُ عَلَيْه

Barangsiapa membahayakan orang lain, maka Allâh akan membalas bahaya kepadanya dan barangsiapa menyusahkan atau menyulitkan orang lain, maka Allâh akan menyulitkannya.”

Dalam konteks menjaga diri sendiri n org lain dr infeksi tp tetep dpt beribadah dg maksimal ada panduanya pula dr Rasulullah.

‎حَدَّثَنَا زُهَيْرُ بْنُ حَرْبٍ حَدَّثَنَا جَرِيرٌ عَنْ الْأَعْمَشِ عَنْ أَبِي الضُّحَى عَنْ مَسْرُوقٍ عَنْ عَائِشَةَ قَالَتْ صَنَعَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَمْرًا فَتَرَخَّصَ فِيهِ فَبَلَغَ ذَلِكَ نَاسًا مِنْ أَصْحَابِهِ فَكَأَنَّهُمْ كَرِهُوهُ وَتَنَزَّهُوا عَنْهُ فَبَلَغَهُ ذَلِكَ فَقَامَ خَطِيبًا فَقَالَ مَا بَالُ رِجَالٍ بَلَغَهُمْ عَنِّي أَمْرٌ تَرَخَّصْتُ فِيهِ فَكَرِهُوهُ وَتَنَزَّهُوا عَنْهُ فَوَاللَّهِ لَأَنَا أَعْلَمُهُمْ بِاللَّهِ وَأَشَدُّهُمْ لَهُ خَشْيَةً حَدَّثَنَا أَبُو سَعِيدٍ الْأَشَجُّ حَدَّثَنَا حَفْصٌ يَعْنِي ابْنَ غِيَاثٍ ح و حَدَّثَنَاه إِسْحَقُ بْنُ إِبْرَاهِيمَ وَعَلِيُّ بْنُ خَشْرَمٍ قَالَا أَخْبَرَنَا عِيسَى بْنُ يُونُسَ كِلَاهُمَا عَنْ الْأَعْمَشِ بِإِسْنَادِ جَرِيرٍ نَحْوَ حَدِيثِهِ

Telah menceritakan kepada kami Zuhair bin Harb; Telah menceritakan kepada kami Jarir dari Al A’masy dari Abu Adh Dhuha dari Masruq dari ‘Aisyah ia berkata: Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam memberikan suatu keringanan pada salah satu perintah beliau. Lalu hal itu sampai kepada sebagian sahabatnya dan mereka pun seperti kurang suka dan berlepas dari hal itu. Maka sampailah kabar mengenai sikap mereka itu kepada Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam sehingga beliau pun berdiri dan berkhutbah: ”Kenapa ada orang yang telah sampai kepada mereka suatu urusan dariku yang aku mendapatkan keringanan karenanya lalu mereka membencinya dan berlepas darinya?! Demi Allah, sungguh aku adalah orang yang lebih mengenal Allah daripada mereka dan aku adalah orang yang paling takut kepadaNya”. Telah menceritakan kepada kami Abu Sa’id Al Asyaj; Telah menceritakan kepada kami Hafsh yaitu Ibnu Ghiyats; Demikian juga diriwayatkan dari jalur lainnya, Dan telah menceritakannya kepada kami Ishaq bin Ibrahim dan ‘Ali bin Khasyram keduanya berkata; Telah mengabarkan kepada kami ‘Isa bin Yunus keduanya dari Al A’masy melalui sanad Jarir yang serupa dengan Haditsnya. (H.R. Muslim No. 4345)

So menjaga nyawa qta n menjaga nyawa org lain itu disyariatkan. Dalam riwayat lain jg disebutkan

“Allah lebih menyukai rukhshoh-rukhshohNya diterima dan diamalkan sebagaimana seorang hamba menyukai pengampunanNya.” (H.R. Ath Thobari)

“Allah lebih menyukai rukhshoh-rukhshohNya dilaksanakan sebagaimana Dia membenci dilanggar laranganNya.” (H.R. Ahmad)

So fix, adaptasi kebiasaan baru dlm beribadah pun disyariatkan. Contohnya kek gimn? Majelis2 taklim/yasinan/tahlilan bs libur dl. bahkan halaqoh/liqo utk saat ini msh online.

Karena seringkali berkumpulnya org dlm ruangan dg ventilasi minimalis membuat rawan infeksi. Dengan adanya pandemi ini mengharuskan qta lbh banyak di rmh (Work From Home). Banyak aktifitas produktif yg bs dilakukan ketika di rmh (ibadah).

Hikmah terbesarnya adalah mengembalikan fungsi rumah utk menggembleng / membina para rijal (generasi). Yg selama ini rumah hanya sbg t4 menyimpan barang2 n t4 naruh badan (nyelehke awak) setelah banyak beraktivitas di luar rmh.

Saat qta diharuskan lbh banyak di rumah. Maka bagaimana qta memfungsikan rumah utk membina generasi yg tak dilalaikan dunia, tak dilalaikan mengingat Allah, tdk lalai mendirikan sholat, tdk lalai membayar zakat n tdk lalai kpd Hari Akhir.

Di antara karunia Allah pada hambaNya, adalah Allah kan tetapkan pahala yang sama seperti yang seseorang biasa lakukan jika dia terhalangi dari mengerjakan kebaikan tersebut karena satu hal yang diizinkan syar’i.

Kondisi saat ini qta bs mengembalikan fungsi rmh sebagaimana seharusnya. Oya itu td bagian kedua ttg pedoman ibadah di masa pandemi.

Good People Kisanak jamaah RDI yg ditahmati Allah. Pd bagian ketiga dan terakhir ini saya akan sampaikan bagaimana qta menjalani hari2 qta ditengah pandemi?

Saya ingin sharing sedikit. 2 tahun ini menjadi pengalaman saya n keluarga tinggal di negeri dengan muslim minoritas. Kebetulan krn sdg lanjut studi saya n keluarga skrg berdomisili di Jepang. Walau demikian alhamdulillah kami punya komunitas muslim Indonesia di Sendai (KMIS), kota t4 kami tinggal saat ini.

Bs dimengerti cz banyak warga muslim Indonesia di Sendai sini yg sdh tinggal bertahun2 n jarang berkesempatan mudik ke Indonesia. Kebanyakan mrk mahasiswa n keluarganya, yg pulang hanya setelah lulus.

Beberapa bulan yg lalu, kami, Keluarga Muslim Indonesia Sendai (KMIS) br kelar menyusun proker, kami punya cita2 membuat kegiatan2 keIslaman yg semendekati nuansa di tanah air. Kami sdh rancang agenda/kegiatan semendekati nuansa di Indonesia. Tp qodarullah pandemi melanda n kami dipaksa utk lbh banyak dirmh.

Hal tsb memaksa kami utk menyesuaikan ulang agenda2 kegiatan. Kami mencoba mengembalikan kembali fungsi rumah sebagaimana saya sampekan td. Kegiatan2 online utk pembinaan spiritual n fikriyah dimaksimalkan. Kegiatan2 offline dilakukan scr terbatas dg SOP yg ketat :
– Ukur suhu badan, yg 37 derajat g boleh dtg
– yg demam, batuk n pilek g boleh dtg
– wajib masker
– wajib disediakan handzanitizer
– duduk berjarak 1m
– no jabat tangan, cipika/ki n pelukan
– isi presensi (utk kebutuhan tracking)
– pertemuan hanya dit4 terbuka n tdk di ruangan

Kegiatan2 apa yg dilakukan di rumah saat pandemi spt ini? Kl dikelompok pengajian saya ada mutabaah yaumiyah
: 1. Puasa
: 2. Memperbanyak interaksi dg Al Qur’an

Mumpung WFH kesempatan utk puasa. Apalagi saat musim panas kmrn, lbh nyaman utk berpuasa. Biar berat badan jg terjaga. Tilawah Al Quran, tadabur, murojaah. Tadarusan online, pk jitsi meet misalnya. Aplikasi spt zoom (utk video conference) tanpa batasan waktu 40’. Bs sampe 75 org. Ini jg bs dipk buat kajian online

3. Ngaji online
Pdhl biasanya utk menghadirkan mrk itu susahnya minta ampun

4. Sholat malam ( tahajud n witir) n sholat sunah yg lain (Rawatib n Dhuha)

Bahkan Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam menganjurkan sholat sunah itu di rumah
صَلُّوا أَيُّهَا النَّاسُ فِي بُيُوتِكُمْ ، فَإنَّ أَفْضَلَ الصَّلاَةِ صَلاَةُ المَرْءِ في بَيْتِهِ إِلاَّ المَكْتُوبَةَ
“Shalatlah kalian, wahai manusia, di rumah-rumah kalian, karena sebaik-baiknya shalat adalah shalat seseorang di rumahnya, kecuali shalat wajib.” (HR Bukhari , Muslim)

sholat wajib n sholat Jumat alhamdulillah sdh bs di masjid. tp utk anak2 usia 14 th blm boleh

Protokol pencegahan covid 19 di masjid Sendai :
1. Bawa sajadah sendiri
2. cuci tangan pk sabun/hand sanitizer saat msk masjid
3. Demam/batuk/pilek n suhu 37 tdk boleh dtg ke masjid
4. Warga di luar Kota Sendai tdk boleh ke masjid
5. isi presensi utk keperluan tracking
6. selesai sholat doa seperlunya lalu langsung pulang, sholat sunah di rumah, tdk boleh ngobrol di masjid

5. Dzikir pagi n petang

6. I’tikaf
Kl biasanya qta diburu2 berangkat kerja di pagi hr n perjalanan pulang dr tempat kerja di sore hr shg tidak sempet dzikir. Dg banyaknya pembatasan aktifitas spt skrg peluang dan kesempatan itu luas dan fleksible

ثم إن العُرف خصص المسجد بالمكان المهيّأ للصلوات الخمس، حتى يخرج المُصلّى المجتمع فيه للأعياد ونحوها، فلا يُعطى حكمه

Kemudian, masyarakat muslim memahami bahwa kata masjid hanya khusus untuk tempat yang disiapkan untuk shalat 5 waktu. Sehingga tanah lapang tempat berkumpul untuk shalat id atau semacamnya, tidak dihukumi sebagai masjid. (I’lam as-Sajid bi Ahkam Masajid, az-Zarkasyi, hlm. 27, dinukil dari al-Masajid, Dr.Wahf al-Qahthani, hlm. 5).

Berdasarkan keterangan di atas, secara istilah syariah, mushola termasuk masjid. Karena musholah merupakan tempat yang disediakan khusus untuk shalat jamaah.

So beberapa ulama berpendapat bhw bl di rumah ada mushola/ruangan yg difungsikan sbg tempat sujud/sholat berjamaah maka tempat tsb pun boleh dipake utk i’tikaf. Hal ini dikuatkan dg argumen sebagaimana saya sampekan sebelumnya.

Di antara karunia Allah pada hambaNya, adalah Allah kan tetapkan pahala yang sama seperti yang seseorang biasa lakukan jika dia terhalangi dari mengerjakan kebaikan tersebut karena satu hal yang diizinkan syar’i.

7. Memberi makan org lain
jd bg org yg terdampak covid 19:
– Org yg berhenti baito (kerja part time)
– Orangg yg terinveksi dan hrs isolasi mandiri
-Org yg habis bepergian

Mereka ini susah mencukupi kebutuhan hari hari. Orang orang yang influenza aja sekarang gak boleh keluar rmh. Krn gejalanya sama dengan covid 19. Biasanya kita bikin bento dan dicantolin ke pintu apato (apartemen) mereka. Kalau di Indonesia bisa pesan grabfood/gofood kirim ke orang lain bayar pakai ovo or Gopay. Kita bantuin belanja kebutuhan sehari hari juga. Semua kegiatan kegiatan tersebut dilakukan bersama keluarga; isteri dan anak

Contoh, untuk interaksi dengan Al Qur’an; ada lomba menghafal Al Quran n Baca Al Quran by online. Untuk bapak bapak dan Ibu ibunya malah kita kadang tahsin dan setoran hafalan dengan ustadz di timur tengah atau tanah air

اِ نْ شَآ ءَ اللّهُ
Itu yg bs sampekan. Silahkan bila ada yg hendak didiskusikan.

Good people Yg dirahmati Allah. Semua org terdampak pandemi covid19. Hampir seluruh negara2 di dunia jg terinfeksi covid 19. Semua menghadapi situasi yg sama. Yg membedakan adalah bagaimana setiap individu/setiap negara mengambil sikap terbaik thd pandemi.

Memanfaatkan setiap kesempatan utk mengupgrade diri dan generasi selanjutnya pasca pandemi

Alangkah beruntungnya pada saat kita harus membatasi bersosialisi di luar rumah, kita dapat menjadikan momentum ini untuk menghadirkan jiwa-jiwa istiqomah yang faqih, ‘alim, sehat, bugar, n berwawasan luas
📚📚 *Pesan Singkat* 📚📚

الطائر الوحيد الذي يجرؤ على نقر نسر هو الغراب. يجلس على ظهره ويعض رقبته. لكن النسر لا يستجيب ولا يحارب الغراب. لا يضيع الوقت أو الطاقة على الغراب. فقط افرد جناحيك وابدأ في الارتفاع في السماء. وكلما ارتفعت الرحلة، زادت صعوبة تنفس الغراب ثم يسقط الغراب بسبب نقص الأكسجين. توقف عن إضاعة الوقت مع الغربان. فقط اصطحبهم إلى ارتفاعاتك وسوف يسقط

Satu-satunya burung yang berani mematuk elang cuma gagak, bertengger di pundak dan tengkuk sang elang, tetapi burung perkasa itu tidak peduli, enggan terpancing dan membuang waktu atau energinya meladeni si gagak. Maka laksana sang elang, cukup kembangkan dan kepakkan sayapmu di langit. Semakin tinggi terbang, semakin sulit si gagak bernapas, lalu pasti terjatuh karena kehabisan udara. Maka berhentilah membuang waktu melayani gagak pengganggu, cukup tingkatkan kualitas dirimu setinggi mungkin, kelak pengganggu itu jatuh sendiri.
📚 *Maa syaa ALLAH TabaarakALLAH.* 📚
————————————-

*TANYA JAWAB*

*Pertanyaan 1*

Assalamualaikum tadz @⁨❄️R-One – エルワン❄️⁩ gimana perkembangan islam di negara jepang banyak kah mualaf

Jawaban :

Nah unfuk ibu2 yg menikah dengan orang Jepang, Nihon Jin. Di Sendai kita ada pengajian khusus. Utk mensupport mrk membimbing suami n anak-anak mereka

وَعَلَيْكُمْ السَّلاَمُ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ
Dakwah Islam di Jepang ckp kondusif.
Krn tdk ada agama yg dominan, shinto itu lbh sbg budaya alih2 agama.

Warga Jepang jg sangat toleran thd muslim.

Utk data mualaf di Jepang saya tdk punya, tp setiap bulan ada mualaf baru yg bersyahadat di masjid Sendai. Yg cukup banyak krn pernikahan campuran or mix married


———————-oOo————
———-
*PENUTUP*

Marilah kita tutup majelis ilmu kita hari ini dgn membaca istighfar, hamdallah serta do’a kafaratul majelis
الْحَمْدُ لِلَّهِ رَبِّ الْعَالَمِين

dan istighfar

أَسْتَغفِرُ اَللّهَ الْعَظيِمْ

: Doa penutup majelis :

سُبْحَانَكَ اللَّهُمَّ وَبِحَمْدِكَ أَشْهَدُ أَنْ لاَ إِلهَ إِلاَّ أَنْتَ أَسْتَغْفِرُكَ وَأَتُوْبُ إِلَيْكَ ٭
Artinya:
“Maha suci Engkau ya Allah, dan segala puji bagi-Mu. Aku bersaksi bahwa tiada Tuhan melainkan Engkau. aku mohon ampun dan bertaubat kepada-Mu.”

Wassalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh

~~~~~~~~~~~~~~
®Rumah Dakwah Indonesia

———————-oOo———————-
———————————————-
Follow us:
👥 FB : bit.ly/FanpageRDI
🌐 Web : rumahdakwah.id
🎥 Youtube : bit.ly/YoutubeRDI
📷 IG : bit.ly/IGRDI
〰〰〰〰〰〰〰〰〰〰〰〰〰
🗳Donasi Operasional & Pengembangan Dakwah
Rumah Dakwah Indonesia
| 💳 Bank BNI Syariah
| No. Rek : *0847274672 (Kode : 427)*
| A.N : *FADHLURROHMAN N*
| Konfirmasi Transfer :
📱 wa.me/+6285655326997
••••••••••••••••••••••••••••••••••••••

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *